Bagaimana Cara Mengatasi Multiple Sklerosis?

605
Google Image

Diedit:

Apakah Anda menderita Multiple Sklerosis? Beberapa penderitanya mungkin khawatir, apakah penyakit yang diderita ini dapat disembuhkan atau tidak. Sebenarnya Anda tak perlu putus asa, karena para dokter berupaya menangani penyakit ini dengan menghentikan atau memperlambat perkembangannya yang dapat dilihat dari gejalanya.

Apa yang seringkali dirasa penderita Multiple Sklerosis? Depresi juga sering menyertai penderita Multiple Sklerosis, namun ini tidak selalu disebabkan oleh penyakit itu. Biasanya ini muncul sebagai reaksi kaget saat pertama kali mengetahui diagnosa awal, namun pasien biasanya melewati beragam tahap kesedihan.

Perasaan ini mencakup penyangkalan diri, perasaan marah, timbulnya frustrasi, kesedihan, dan rasa tidak berdaya. Perasaan tersebut normal dan biasanya akan reda, biasanya penderita dapat berpikir lebih positif setelah melewati masa-masa ini.

Bagaimana dengan obat-obatan dan terapi obat bagi penderita Multiple Sklerosis? Setidaknya ada dua hal yang dapat mengurangi tingkat keparahan serangan itu yaitu dengan protein alami yang dibuat oleh sel kekebalan (interferon) dan obat glatiramer asetat.

Dokter juga sering meresepkan obat kortikosteroid kepada beberapa pasien untuk menekan peradangan yang timbul dan mempercepat pemulihan saat kambuh.

Sayangnya, pengobatan kortikosteroid berjangka panjang dapat menimbulkan sejumlah komplikasi medis seperti osteoporosis, timbulnya borok, dan diabetes—demikianlah yang disebutkan dalam publikasi medis The Merck Manual.

Selain itu, terapi steroid bisa jadi tidak terlalu membantu dalam perkembangan jangka panjang penyakit tersebut. Maka, para dokter lebih memilih untuk tidak mengobati serangan ringan.

Bagaimana dengan konsumsi suplemen dan vitamin? Menurut sebuah penelitian memperlihatkan bahwa antara 50 dan 60 persen pengidap Multiple Sklerosis seringkali mengonsumsi vitamin, mineral, jamu, dan suplemen lainnya.

Walaupun beberapa suplemen ini tidak membahayakan penderitanya, beberapa diantaranya dapat menghambat kesembuhan bahkan membahayakan. Jadi, sebelum pasien menempuh terapi tambahan atau suplemen apa pun, sebaiknya pertimbangkan potensi risikonya.

Apa yang dilakukan para Ahli dalam menghadapi Multiple Sklerosis? Beberapa peneliti berupaya mencoba metode yang berbeda dan mempelajari cara-cara memulihkan kerusakan pada selubung mielin. Dalam sebuah penelitian laboratorium, para peneliti telah menentukan sel-sel pendahulu yang dapat menghasilkan mielin.

Jika mereka mengetahui cara merangsang proses tersebut, ini akan memudahkan tubuh dalam memperbaiki saraf-saraf yang rusak karena Multiple Sklerosis.

Mengenai perawatan kesehatan umum bagi penderita Multiple Sklerosis, buku Harrison’s Principles of Internal Medicine menekankan pentingnya pemeliharaan kesehatan, seperti mengurangi stres, pola makan yang seimbang, menghindari kehilangan berat badan yang instan, dan cukup beristirahat.

Kebanyakan peneliti merasa bahwa stres dapat memicu kekambuhan. Oleh karena itu, sungguh bermanfaat apabila setiap penderitanya menganalisis faktor pemicu stres dengan terperinci sehingga ini dapat dihindari.

Bagaimana penderita Multiple Sklerosis dapat tetap bahagia dalam mengatasi gangguan ini? Alangkah baiknya jika penderita Multiple Sklerosis tetap mempertahankan kehidupannya senormal dan seaktif mungkin namun tidak bekerja berlebihan, sehingga mudah letih, atau terkena udara yang terlalu panas maupun dingin.

Tak ada salahnya untuk berolahraga sesuai dengan kebutuhan Anda. Buku The Merck Manual menambahkan, bahwa olahraga yang teratur seperti bersepeda di tempat, treadmill, berenang, dan latihan peregangan dapat dicoba, bahkan jika pasien berada dalam tahap yang lebih akut, mengingat olahraga dapat menjaga kebugaran jantung dan otot, mengurangi kejang-kejang, juga menghasilkan manfaat secara psikologis.