8 Manfaat Durian yang Tidak Anda Sangka-Sangka!

574

Diedit:

Buah durian identik dengan aroma menyengat yang tidak disukai banyak orang. Tetapi daging buahnya yang lembut sangat cocok jika dipadukan dengan makanan atau minuman. Tetapi siapa sangka dibalik penampilan, aroma, dan rasanya yang khas, tersimpan beragam manfaat durian bagi kesehatan Anda.

Durian sering disebut sebagai “raja dari segala buah” di negara-negara Asia Tenggara, tetapi sebenarnya buah ini berasal dari wilayah Indonesia, Malaysia, Brunei, dan mungkin juga dari Filipina. Terdapat sekitar 30 varietas buah durian, namun hanya sekitar 9 di antaranya yang biasa dikonsumsi, dan hanya 1 jenis varietas yang didistribusikan secara internasional yaitu Durio zibethinus (durian monthong).

Di Indonesia sendiri ada beberapa jenis durian yang ada di berbagai daerah. Misalnya durian minang yang berasal dari Banjarnegara, durian candimulyo yang berasal dari Magelang, durian matahari dari Bogor, durian Monthong dari Kalimantan, durian petruk dari Jepara, durian bawor dari Banyuwangi, durian bokor dari Majalengka, serta durian medan dari Medan.

Namun durian-durian ini tidak hanya dijual di daerah asalnya, misalnya ada yang jual durian medan di Jakarta atau durian monthong di Bandung. Ini karena beberapa jenis durian ini tidak hanya digemari orang di tempat asalnya, tetapi juga di tempat-tempat lain bahkan di luar negeri.

Sampai saat ini banyak orang di Asia memercayai manfaat buah durian bagi sistem kekebalan tubuh, mencegah kanker dan menghambat radikal bebas, melancarkan pencernaan, memperkuat tulang, mengatasi insomnia, mencegah penuaan dini, menurunkan darah tinggi, hingga mencegah penyakit kardiovaskular.

Beberapa manfaat durian lain yang diyakini antara lain adalah kemampuannya untuk membantu mengendalikan diabetes, mengurangi peradangan pada sendi, menjaga kesehatan tiroid, meringankan sakit kepala, serta mengurangi depresi, kecemasan, dan stres.

Durian adalah salah satu buah paling eksotis sekaligus kontroversial di berbagai wilayah Asia Tenggara. Alasan kenapa buah ini dianggap kontroversial di beberapa negara adalah karena aroma menyengatnya yang mampu mengalihkan perhatian orang-orang. Indera penciuman Anda mungkin akan punya 2 macam reaksi, antara menciumnya sebagai aroma enak atau “enek”. Karena alasan inilah buah durian dilarang dibawa dalam angkutan-angkutan umum di beberapa negara Asia.

Namun aroma kuat yang dihasilkannya tidak akan menutupi manfaat buah durian bagi kesehatan. Mari kita sekarang membahas lebih jauh mengenai manfaat-manfaat durian tersebut seperti yang dilansir oleh situs organicfacts.net.

Melancarkan Pencernaan

Durian mengandung banyak serat yang penting untuk mendukung fungsi sistem pencernaan. Serat memicu pergerakan usus sehingga membuatnya lebih mudah untuk bergerak melalui saluran usus. Serat juga merangsang gerak peristaltik dan sekresi cairan pencernaan serta lambung.

Sehingga akhirnya mempermudah seluruh proses pencernaan dengan meredakan masalah sembelit dan penyumbatan di usus, perut kembung, heartburn, mulas, kram, gangguan pencernaan lainnya, serta membantu masalah serius pada pencernaan seperti kanker kolotektal.

Sebagian besar serat dalam buah durian adalah serat tak larut yang mampu meredakan diare pada beberapa orang. Serta juga membantu mengurangi jumlah kolesterol dalam darah dengan menarik keluar kolesterol LDL dari dalam tubuh serta dengan cepat menyingkirkannya sebelum kolesterol ini menumpuk di pembuluh darah lalu menimbulkan masalah pada sistem kardiovaskular.

Menjaga Kesehatan Jantung dan Tekanan Darah

Durian kaya akan kalium. Kalium penting untuk menjaga keseimbangan cairan seluruh sel-sel tubuh, juga menstabilkan tekanan darah. Jika tubuh mendapat cukup kalium, maka pembuluh darah tidak perlu bekerja terlalu keras dan dapat mengurangi stres pada sistem kardiovaskular. Hal ini mencegah masalah aterosklerosis, serangan jantung, atau stroke.

Stres pada pembuluh darah dan arteri yang berkurang juga berarti meningkatkan aliran darah pembawa oksigen menuju otak. Penelitian pun memperlihatkan bahwa kalium yang mencukupi dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif dan memori otak, serta mengurangi risiko menderita Alzheimer maupun jenis penyakit demensia lain.

Mencegah Penuaan Dini

Dalam dunia pengobatan tradisonal, buah durian sudah sering dimanfaatkan untuk melawan penuaan dini—inilah salah satu dari banyak alasan mengapa orang-orang menyebutnya “raja dari segala buah”. Diketahui bahwa durian memiliki berbagai macam sifat antioksidan yang berasal dari kandungan vitamin dan bahan kimia organik yang aktif mengurangi jumlah radikal bebas dalam tubuh.

Mengonsumsi buah durian secukupnya dapat meningkatkan kemampuan tubuh Anda untuk menyingkirkan radikal bebas, sehingga menunda proses penuaan yang sering ditandai dengan munculnya keriput, bintik-bintik, rambut rontok, gigi keropos, artritis, kanker, penyakit jantung, dan tanda-tanda lain.

Mengatasi Insomnia

Buah durian mengandung triptofan—bahan kimia organik yang sangat memengaruhi kepulasan tidur. Jika Anda makan durian, Anda akan mendapat cukup triptofan. Triptofan akan dialirkan menuju otak kemudian diubah menjadi serotonin—hormon yang memberikan perasaan rileks serta kebahagiaan.

Serotonin kemudian melepaskan melatonin ke dalam aliran darah sehingga membuat tubuh Anda merasa lelah, mengantuk, dan akhirnya tertidur. Jika Anda menderita insomnia, cobalah makan beberapa potong durian sebelum waktu tidur agar Anda dibantu untuk bisa terlelap tidur.

Mengatasi Disfungsi Seksual

Manfaat durian yang satu ini sudah dibuktikan oleh sejumlah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui potensi daging buah durian sebagai afrodisiak (peningkat gairah seksual). Hasil dari penelitian tersebut mendapati manfaat buah durian untuk meningkatkan stamina dan libido seksual, dan juga mengurangi kemungkinan kemandulan pada pria maupun wanita, serta meningkatkan pergerakan sperma. Semua manfaat ini jelas menunjukkan bahwa buah durian adalah afrodisiak alami.

Menjaga Kesehatan Tulang

Durian adalah sumber magnesium, kalium, mangan, dan tembaga—semua mineral ini memainkan peranan penting untuk membangun dan mempertahankan kekuatan serta daya tahan tulang. Kalium juga meningkatkan efisiensi serapan zat hara oleh sel-sel, sehingga memaksimalkan manfaat mineral-mineral penting tersebut bagi kesehatan tulang. Mineral-mineral ini juga bermanfaat untuk pencegahan osteoporosis.

Mencegah Kanker

Seperti yang disebutkan sebelumnya, buah durian kaya akan nutrisi, vitamin, serta bahan kimia organik yang berfungsi sebagai antioksidan. Dalam pertempuran melawan kanker, pengaruh radikal bebas sangat vital, karena selama metabolisme sel terdapat produk sampingan yang diciptakan yaitu radikal bebas. Radikal bebas dapat merusak DNA dari sel-sel sehat sehingga membuatnya bermutasi menjadi sel-sel kanker, yang kemudian bisa bermetastasis atau membentuk tumor bahkan kanker.

Disinilah peran antioksidan yang menghambat radikal bebas pada berbagai organ tubuh. Durian dilengkapi dengan kandungan berbagai antioksidan, seperti vitamin C, vitamin B kompleks, dan vitamin E, serta fitronutrien yang berguna dalam pertempuran sel-sel kanker.

Mengatasi Anemia

Selain mengandung berbagai mineral bermanfaat, buah durian juga memiliki kandungan asam folat yang tinggi. Asam folat merupakan komponen penting dalam produksi sel darah merah. Selain itu, buah durian juga mengandung zat besi serta tembaga—dua komponen penting lainnya dari sel-sel darah merah. Apabila produksi sel-sel darah merah sudah kembali normal, maka gejala-gejala anemia seperti gangguan pencernaan, migrain, kelelahan, kecemasan, akan berkurang secara bertahap.

Berbagai manfaat buah durian dimungkinkan karena buah ini mengandung beragam vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan vitamin dalam durian antara lain: vitamin C, asam folat, tiamin, riboflavin, niasin, vitamin A, dan vitamin B6. Sedangkan kandungan mineral dalam durian antara lain: kalium, zat besi, kalsium, magnesium, natrium, zink, serta fosfor. Selain itu buah durian juga mengandung nutrisi lain seperti fitonutrien, air, protein, dan lemak diet yang bermanfaat.

Meskipun memiliki banyak manfaat, namun buah durian juga tidak lepas dari efek samping. Salah satu bahaya nyata dari memakan durian adalah karena kandungan lemaknya. Buah durian memiliki lemak sekitar 3 kali lebih banyak daripada kebanyakan buah-buahan lain, kecuali alpukat. Lemak dalam durian memang umumnya lemak sehat, tetapi bagi Anda yang sedang berjuang menurunkan berat badan, sebaiknya tahan dulu keinginan Anda untuk mencicipi durian.

Selain daripada bahaya dari lemaknya, Anda boleh menikmati kelezatan dari raja segala buah ini. Jangan biarkan aromanya yang khas menahan Anda dari mencicipi berbagai manfaat durian bagi kesehatan. Namun ingatlah bahwa apapun yang berlebihan dapat berubah menjadi tidak baik, begitu juga dengan memakan buah durian, Anda sebaiknya tidak berlebihan memakannya. Dan jika dokter sudah menganjurkan Anda tidak makan durian, sebaiknya Anda ikuti saran dari dokter.