Kebanyakan kasus kanker vagina adalah kanker sekunder dari kanker serviks. Ini karena lokasinya yang demikian dekat dengan area serviks. Biasanya pasien serviks stadium 3 sudah mulai menampakan invasinya menuju area vagina.

Meski demikian tidak menutup kemungkinan adanya kanker vagina terjadi karena kanker primer. Dan pada kasus kanker primer, penyakit kronis ini masih bisa diselamatkan.

Dan untuk memastikan apakah seseorang bebas dari kanker vagina, berikut adalah sejumlah tanda-tanda kanker vagina stadium awal yang disadur dari cancer.net,

  • Keputihan

    Vagina secara alami menghasilkan sejenis cairan yang bekerja sebagai pelumas liang vagina. Namun, pada kasus infeksi cairan akan diproduksi lebih banyak dan bercampur dengan cairan sel darah putih dan menghasilkan keputihan.

    Pada kasus kanker vagina, keputihan juga akan muncul dengan jumlah cukup masif, beraroma tajam dan tidak sedap, tampak putih kekuningan, pekat dan kadang juga terlihat bercampur dengan darah.

  • Nyeri di Area Vagina

    Perkembangan kanker vagina akan memicu terbentuknya inflamasi. Inflamasi ini bisa sangat menyakitkan dan membuat tidak nyaman. Kadang pasien juga mengeluhkan efek gatal hebat yang juga merupakan bagian dari reaksi inflamasi.

    Nyeri ini kadang muncul sewaktu-waktu, tetapi akan meningkat saat pasien melakukan aktivitas seksual atau akan buang air kecil. Ini karena dinding vagina yang rusak akibat kanker akan mengalami abses. Sel kanker yang tumbuh agresif akan menyebabkan dinding vagina menyempit dan sakit untuk aktivitas seksual.

  • Susah Kencing

    Bukan hanya kesakitan saat kencing, tanda-tanda kanker vagina yang juga kerap muncul adalah sulitnya pasien untuk buang air kecil. Liang saluran kencing menyempit akibat desakan dari liang vagina yang membengkak.

    Ini membuat kencing jadi tidak lancar dan kadang membuat pasien seolah tidak tuntas-tuntas untuk ingin kencing. Kadang pasien juga akan mengalami gangguan saluran kencing akibat masalah ini.

  • Pembengkakan pada Kaki

    Pembengkakan pada vagina akan mendesak ke banyak bagian dari tubuh. Termasuk menyebabka sumbatan pada sirkulasi air dan darah dari dan menuju kaki. Air yang tersalurkan menuju kaki sulit untuk kembali ke atas. Sehingga kaki akan sangat mudah bengkak oleh endapan air dalam sel.

  • Nyeri di Area Panggul dan Kaki

    Rasa nyeri yang muncul sebaga gejala kanker vagina bukan hanya terjadi pada area serviks dan vagina saja. Rasa nyeri bisa meluas hingga ke area pelvis atau panggul. Bahkan tidak menutup kemungkinan menyebabkan rasa nyeri pada kaki.

    Ini karena vagina yang bengkak mendesak ke banyak arah di area panggul. Mendesak panggul dan membuat tekanan yang menyakitkan. Tekanan ini yang kemudian memicu pasien kerap kesakitan di seluruh bagian panggul hingga paha dan kaki.

  • Kesulitan BAB

    Ciri-ciri kanker vagina lain adalah keluhan sulit untuk BAB. Alasannya masih sama dengan alasan kenapa pasien kanker vagina juga mengalami gangguan kencing. Feses yang seharusnya keluar tidak berhasil keluar dari rektum karena liang ini tertekan oleh desakan vagina. Ini membuat feses tertahan dalam usus besar dan membahayakan.

Meski kanker vagina lebih banyak merupakan kanker sekunder dari perkembangan kanker serviks sehingga cenderung sulit di atasi, tetapi munculnya tidak menutup kemungkinan deteksi awal ciri-ciri kanker vagina ini membantu mengurangi risiko kematian.

Mengetahui tanda-tanda kanker vagina stadium awal membantu pasien untuk mendeteksinya lebih awal dan memastikan langkah medis strategis yang tepat untuk mengatasi masalah itu.