Vitiligo: Ketika Kulit Memiliki Bercak Putih

420

Diedit:

Pernahkah Anda melihat seseorang yang memiliki bercak putih di wajah, tangan, atau kakinya? Atau Anda sendiri yang mengalaminya? Jika demikian, bukan tidak mungkin bercak putih tersebut adalah gejala dari vitiligo. Apa yang menyebabkan vitiligo dan seberapa berbahayakah penyakit kulit ini?

Semua orang dari segala etnik berpotensi terkena vitiligo, namun gejalanya mungkin lebih terlihat pada orang berkulit gelap. Vitiligo seringkali diawali dengan bercak putih kecil yang kemudian semakin lama membesar.

Apa yang Menyebabkan Seseorang Terkena Vitiligo?

Vitiligo terjadi ketika sel melanosit gagal membentuk melanin—pigmen gelap di epidermis yang menghasilkan warna kulit normal dan kemudian membentuk bercak putih di area kulit yang terlibat. Belum diketahui apa yang membuat melanosit gagal membentuk melanin.

Sejumlah dokter dan ilmuwan memiliki beberapa teori mengenai penyebab vitiligo. Ada yang berpikir bahwa penyakit ini disebabkan oleh kelainan sistem imun, yang lain lagi yakin kalau faktor keturunan memegang peranan penting.

Ada juga teori yang menunjukkan suatu kejadian atau kondisi tertentu dapat memicu vitiligo—misalnya terbakar sinar matahari dan tekanan emosi yang mendalam. Selain itu, adakalanya kasus vitiligo terjadi pada orang yang menderita melanoma (tumor ganas pada sel melanosit). Akan tetapi, tidak ada satupun dari teori diatas yang telah terbukti menjelaskan penyebab pasti vitiligo.

Apa Saja Gejala Vitiligo?

Selain bercak putih yang terlihat jelas di kulit, ada beberapa tanda dan gejala lain berkaitan dengan vitiligo, yaitu:

  • Rambut, bulu mata, alis, atau jenggot yang memutih sebelum waktunya
  • Lapisan dinding di dalam mulut yang memutih
  • Perubahan warna pada lapisan dalam mata (retina)

Seluruh area tubuh dapat terpengaruh oleh vitiligo, namun perubahan warna umumnya terjadi pada area tubuh yang terkena langsung sinar matahari—termasuk tangan, kaki, wajah, serta bibir. Seringkali, vitiligo pertama kali muncul pada rentang usia 10-30 tahun.

Ada tiga pola utama kemunculan vitiligo, yaitu:

  • Generalisasi. Ini adalah pola yang paling umum terjadi, ketika bercak putih muncul di banyak bagian tubuh. Pada pola ini, vitiligo seringkali muncul secara simetris.
  • Segmental. Perubahan warna kulit hanya terjadi di satu sisi tubuh saja. Pola kemunculan ini umumnya dialami pada usia muda, dan berkembang hanya selama 1-2 tahun.
  • Fokal. Pada pola ini bercak putih hanya terdapat pada satu atau beberapa bagian tubuh saja.

Pola kemunculan vitiligo sulit untuk diprediksi, kadang bercak putih berhenti menyebar tanpa perawatan apapun. Namun pada kebanyakan kasus, bercak putih terus menyebar bahkan ke hampir seluruh bagian tubuh.

Baca juga:  Penyakit Vitiligo: Info Lengkap bagi Anda yang Peduli Kesehatan

Seberapa Berbahayakah Vitiligo?

Sebenarnya, vitiligo tidak berbahaya secara medis dan tidak menimbulkan rasa sakit. Tidak seperti penyakit kulit lain, vitiligo tidak bersifat menular. Meski demikian, perubahan penampilan yang ditimbulkan dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan penderitanya.

Kepercayaan diri, kondisi psikis dan emosinya bisa terganggu, terlebih jika bercak putih sudah menyebar ke seluruh bagian tubuh. Jika Anda mengalaminya, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter karena bukan tidak mungkin bercak putih tersebut bisa disamarkan dengan perawatan yang tepat.

Advertisement
Alinesia