Sarang Semut sebagai Herbal Benjolan Abnormal

540
Sarang Semut sebagai Herbal Benjolan Abnormal (Herbal untuk Benjolan Abnormal atau anti Benjolan Abnormal)
Sumber Gambar: Pinterest

Diedit:

Pernahkah Anda mencurigai keberadaan benjolan yang tiba-tiba muncul dalam tubuh Anda? Tidak semua benjolan menyebabkan rasa sakit, namun keberadaannya tidak bisa diabaikan begitu saja. Saatnya bagi Anda untuk melakukan pengobatan entah dengan bantuan obat anti benjolan abnormal ataupun Sarang Semut sebagai herbal untuk atasi benjolan abnormal.

Dalam artikel ini Anda akan memperoleh informasi mengenai benjolan abnormal dan cara menangulangi keberadaannya dengan bantuan herbal. Tentu saja, info ini akan membantu Anda memberikan pilihan pengobatan yang tersedia saat serangan benjolan abnormal menyerang Anda. Mari kita simak ulasan selengkapnya!

Sarang Semut sebagai Obat Benjolan Abnormal Terbaik, Benarkah?

Anda tak perlu merasa ragu dengan keberadaan Sarang Semut dalam membantu proses pemulihan diri sekaligus pemberantasan benjolan abnormal. Mengingat Sarang Semut merupakan herbal yang sudah teruji dan banyak digunakan oleh masyarakat. Hingga sekarang hasil penelitian yang memperlihatkan kemampuan Sarang Semut sebagai obat benjolan abnormal dalam membantu meningkatkan kesehatan telah banyak beredar. Bahkan tak sedikit orang yang mencoba kombinasi pengobatan medis dengan herbal.

Tak sedikit pula ahli medis yang merekomendasikan konsumsi herbal sebagai pendukung pengobatan. Jika Anda ragu, cobalah untuk konsultasikan kondisi kesehatan Anda terlebih dahulu. Dalam upaya memberantas benjolan abnormal, Sarang Semut bukanlah herbal yang baru ditemukan tanpa adanya penelitian ataupun hanya berdasarkan pendapat semata. Adanya pendapat sehubungan dengan potensi Sarang Semut dalam menumpas benjolan abnormal telah diteliti oleh para ahli.

Sekilas Tentang Benjolan Abnormal

Saat Anda mengalami benjolan abnormal, jangan panik atau menyimpulkan bahwa Anda mengalami serangan penyakit tertentu. Mengingat adanya benjolan abnormal bisa menjadi  ciri dari beragam kondisi. Mulai dari kista, polip, tumor, hingga serangan kanker. Pemeriksaan medis merupakan upaya yang perlu Anda lakukan untuk mencari tahu penyebab benjolan abnormal tersebut. Jadi, jangan ragu atau takut untuk memperoleh diagnosis dari dokter yang merawat Anda.

Pemeriksaan medis akan membantu Anda untuk memperoleh pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda. Adanya benjolan abnormal sering disalah mengerti oleh orang awam, sebagai kondisi bengkak atau membesarnya bagian tubuh tertentu. Pembengkakan atau pembesaran organ tidak sama dengan keberadaan benjolan abnormal. Karakteristik benjolan abnormal bisa berbeda-beda, bergantung sifat atau tingkat keganasan sel abnormal tersebut.

Sel abnormal berawal dari perubahan bentuk dan fungsi sel normal menjadi tidak normal. Hal ini juga memengaruhi siklus regenerasi sel. Sel tidak normal tak akan mati dengan sendirinya, berbeda dengan sel normal yang akan mati pada saat mengalami penuaan sel dan digantikan dengan sel baru lainnya. Siklus sel abnormal ialah terus menggandakan diri tanpa henti, sehingga terjadi penumpukan sel yang memengaruhi fungsi jaringan tubuh secara keseluruhan.

Baca juga:  Apa Obat Herbal Kanker Hati Terbaik?

Maka dari itu, untuk memusnahkannya dibutuhkan bantuan untuk mengembalikan siklus normal sel. Sehingga proses regenerasi berlangsung normal. Pada siklus normal, sel yang menua akan mati dan tergantikan dengan sel baru. Sehingga tidak terjadi penumpukan sel yang menyebabkan timbulnya benjolan abnormal. Bagaimana Anda dapat mengendalikan pertumbuhan sel abnormal ini? Salah satu caranya didapat dengan konsumsi Sarang Semut sebagai obat benjolan abnormal yang memiliki kemampuan anti-proliferasi.

Kinerja Sarang Semut sebagai Obat Benjolan Abnormal

Menurut Dr. Ir. Akham Subroto, M.App.Sc, seorang Ahli Peneliti Utama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia mengatakan, “Potensi dan khasiat sarang semut sangat besar dan sudah digunakan sejak lama oleh penduduk lokal. Penelitian laboratorium mengenai efektifitas dan toksitasnya dari spesies sudah dilakukan sampai uji pre-klinis, dan masih terus diteliti. Baik obat tradisional ataupun farmasi perlu memiliki pemakaian dosis yang sesuai. Keduanya memiliki kombinasi dualisme, yaitu sebagai sitoktoksis dan sebagai penginduksi proses apoptosis.”

Fungsi sitoktoksisnya tersebut harus diperhatikan karena konsumsi obat apapun di luar anjuran yang diharuskan dapat merusak sel sehat. Selain itu, hal tersebut juga dapat memperberat kinerja hati dan ginjal. Maka dari itu, pemakaian obat apapun harus dalam pengawasan dan anjuran ahli agar tak menimbulkan efek samping.

Bagaimana kinerja Sarang semut sebagai herbal anti benjolan abnormal? Hal ini terkait dengan kandungan zat yang terdapat pada Sarang Semut sebagai obat benjolan abnormal. Misalnya; flavonoid, tanin, tokoferol, multimineral (Ca, Na, K, P, Zn, Fe, Mg, dan polisakarida). Kandungan alami tersebut membantu tubuh untuk memrogram atau memicu timbulnya kematian sel abnormal dengan cara bunuh diri (suicide cell), bisa disebut juga sebagai “program cell death” terhadap benjolan abnormal.

Flavonoid menghambat proliferasi sel kanker dengan jalan menghambat enzim MAPK (Mitogen Activated Protein Kinase). Flavonoid adalah kelas senyawa alami yang menunjukkan aktivitas sebagai reduktor radikal hidroksil, superoksida, dan peroksil. Selain itu, banyak komponen polifenol dan flavonoid yang telah terbukti menghambat proliferasi dan angiogenesis sel tumor secara in vitro (Fotsis et al., 1997) serta pada hewan percobaan (Hertog et al., 1993).

Potensi Sarang Semut sebagai Obat Benjolan Abnormal

Dalam sebuah penelitian guna mencari potensi dan komposisi Sarang Semut, ditemukan hasil yang dapat diasumsikan bahwa kandungan fitokimia dalam ekstrak Sarang Semut, yakni; flavonoid, tanin, serta pholyphenol cukup efektif terhadap keberadaan benjolan abnormal. Kandungan senyawa alami tersebut bertindak sebagai antioksidan dan antibakteri. Serta menciptakan lingkungan konduktif bagi pertumbuhan sel normal.

Baca juga:  Apa Obat Herbal Bursitis Terbaik?

Hasil ini didukung oleh analisis statistik satu arah Uji analisis varian yang menunjukkan perbedaan signifikan persentase dari viabilitas penghambatan sel antara ekstrak Sarang Semut dengan kelompok kontrol (p = 0,00 <0,05). Metode yang paling umum untuk ekstraksi bioaktif komponen dari produk alami ialah ekstraksi air mendidih. Karena itu kesederhanaan dan kemudahan pengelolaan dengan metode ini masih digunakan oleh masyarakat dalam meramu obat herbal.

Kandungan senyawa aktif fitokimia dalam ekstrak etanol 70% dan air terhadap Sarang Semut tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan ekstraksi air mendidih. Namun keberadaan senyawa aktif flavonoid khususnya dan senyawa fenolik didalamnya berperan sebagai antibakteri, antikanker dan antioksidan.

Penelitian sehubungan dengan Myrmecodia pendans etanol 70% ekstrak dalam bentuk kering tidak menunjukkan adanya pengaruh toksik pada fibroblast menggunakan uji metode MTT. Uji MTT adalah uji kolorimetri untuk menilai aktivitas metabolisme sel. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak menunjukkan peningkatan sel yang layak dan penurunan persentase penghambatan sel proliferasi. Temuan dari karya ini dapat ditambahkan untuk menilai secara keseluruhan dari potensi tanaman sarang semut yang selama ini dikenal sebagai herbal antibakteri dan antikanker.

Itulah potensi yang bisa Anda dapatkan dari Sarang Semut yang bekerja seperti obat anti benjolan abnormal. Konsumsi obat medis untuk atasi benjolan abnormal juga dapat dikombinasikan dengan herbal guna memaksimalkan proses pemulihan diri dari serangan penyakit.

Demikianlah info seputar Sarang Semut sebagai herbal untuk hilangkan benjolan abnormal. Konsumsi herbal anti benjolan abnormal dapat dilakukan setelah Anda melakukan pemeriksaan medis, guna memastikan kondisi penyakit yang sebenarnya Anda alami. Konsultasi medis dengan dokter mutlak perlu Anda lakukan sebelum melakukan tindakan pengobatan apapun.


Janti Sudiono, Ciptadhi Tri Oka, dan Pretty Trisfilha. The Scientific Base of Myrmecodia pendans as Herbal Remedies. April 27, 2015. URL: http://www.sciencedomain.org/abstract/8977.


Advertisement
Alinesia