• Home
  • Blog
  • Sambiloto
  • Sedang Banyak Dicari! Seberapa Efektif Kapsul Sambiloto untuk Pencegahan COVID-19?

Sedang Banyak Dicari! Seberapa Efektif Kapsul Sambiloto untuk Pencegahan COVID-19?


By Cindy Wijaya

Maureen
rIBUAN SuDAH KAMI BANTU
lawan penyakit dengan herbal YG TEPAT!

Belakangan ini orang-orang banyak mencari sambiloto kapsul, yang dikatakan bermanfaat untuk pencegahan dan pengobatan COVID-19. Bahkan saat kami mengecek Google Trends, hasil pencarian untuk sambiloto di Google wilayah Indonesia meningkat dengan pesat. Mengapa herbal ini sangat diminati? Apakah sambiloto kapsul benar-benar bermanfaat untuk COVID-19?

Kami mencoba menelusuri bagaimana tanaman herbal yang bernama ilmiah Andrographis paniculata ini menjadi begitu banyak dicari orang-orang. Kami menemukan bahwa ternyata awal mula terungkapnya khasiat sambiloto untuk COVID-19 adalah pada Maret 2020 silam.

Tepatnya di tanggal 3 bulan itu Rektor Universitas Airlangga (UNAIR), Prof. Mohammad Nasih, menyatakan bahwa sari dari sambiloto dapat dijadikan pencegahan masuknya virus corona ke dalam tubuh. Ia menjelaskan bahwa dari beberapa rempah yang diteliti oleh UNAIR, sambiloto merupakan salah satu yang telah mendapat pengakuan dunia.

Kami juga mendapati bahwa dalam waktu berdekatan pemerintah Thailand mulai melakukan penelitian tentang penggunaan sambiloto untuk COVID-19. Sehubungan dengan penggunaan sambiloto di Thailand akan dijelaskan di bagian selanjutnya dari artikel ini.

Kemudian baru-baru ini, di bulan Januari 2021, diberitakan pengalaman luar biasa dari seorang dokter di Semarang yang meneguhkan khasiat sambiloto untuk COVID-19. Berita itu tersebar luas dan meyakinkan banyak orang untuk memanfaatkan herbal ini.

Kami sendiri pun jadi semakin tertarik dengan khasiat sambiloto setelah membaca pengalaman tersebut. Berikut kami ceritakan ulang secara singkat.

Pengalaman Seorang Dokter di Semarang Meneguhkan Khasiat Sambiloto

Seorang dokter patologi klinik di Semarang, Nyoman Suci Widyastiti, menceritakan pengalamannya di akun sosial media pribadinya. Ia sudah sejak 10 tahun lalu rutin mengonsumsi sambiloto dan jadi lebih rajin lagi mengonsumsinya saat pandemi COVID-19 melanda.

Lalu suatu hari seorang rekan dokternya dinyatakan positif COVID-19 dan harus dirawat di rumah sakit. Ia pun menyarankannya untuk mengonsumsi sambiloto.

Rupanya setelah mengonsumsinya, rekannya tidak mengalami gejala berat dan hasil tes swab berikutnya sudah negatif sehingga diizinkan pulang.

Mulai dari saat itulah ia menyarankan dan memberikan sambiloto ke teman-temannya yang terkena COVID-19. Hasil yang baik pun didapat juga oleh teman-temannya yang mau mengikuti sarannya.

Mereka yang positif COVID-19 namun tanpa gejala menjadi lebih cepat untuk memperoleh hasil negatif pada tes swab berikutnya.

Pada mereka yang mengalami gejala, gejalanya tidak menjadi parah dan kemudian perlahan menghilang hingga sembuh.

Bahkan ada dua testimoni dari pasien yang diharuskan terapi plasma konvalesen, namun sebelum mendapat terapi mereka minum sambiloto. Ternyata kondisi mereka membaik sampai tidak perlu melakukan terapi.

Terapi plasma konvaselen adalah salah satu pengobatan untuk COVID-19, dilakukan dengan memberikan plasma (bagian darah yang mengandung antibodi) dari orang yang telah sembuh agar plasma tersebut mengeliminasi virus pada pasien yang sakit.

Pengalamannya berlanjut sewaktu dokter Nyoman tanpa sadar melakukan kontak dekat dengan 11 orang residen yang ia bimbing, yang ternyata 10 diantaranya positif COVID-19. Ia pun menjalani tes swab PCR, dan rupanya hasilnya negatif, kemungkinan karena ia rutin minum sambiloto sehingga daya tahan tubuhnya kuat. Dan belakangan diketahui 1 orang residen yang hasil test negatif COVID-19 ternyata minum kapsul sambiloto juga.

Lalu ia menyarankan mereka yang positif itu untuk mengonsumsi sambiloto. Mereka semua menerima sarannya dan mendapat hasil yang baik. Semua mendapat hasil negatif saat melakukan tes swab berikutnya dengan PCR, termasuk satu orang yang harus dirawat di rumah sakit.

Berdasarkan pengalamannya yang dianggapnya luar biasa itu, dokter Nyoman menyimpulkan bahwa mengonsumsi sambiloto dapat digunakan sebagai upaya pencegahan dan pemulihan COVID-19.

Kapsul Sambiloto
PS: Promo berlaku kelipatan dan hanya selama stok Primenoni® tersedia. Buruan pesan sekarang!

Tak Hanya Indonesia, Thailand Sudah Menggunakan Ekstrak Sambiloto sebagai Obat COVID-19

Kabar tentang khasiat sambiloto kapsul untuk COVID-19 tidak hanya ramai di Indonesia. Herbal ini juga terkenal di negeri-negeri lain, salah satunya di Thailand yang menyebut herbal ini sebagai “Fah Talai Jone”.

Seperti sudah disinggung di awal, pemerintah negeri itu sudah sejak tahun lalu mulai melakukan penelitian dan uji coba ekstrak sambiloto untuk COVID-19. Dan tepatnya sejak bulan Juni 2020 mereka menyiapkan rumah sakit khusus untuk uji coba pada pasien.

Lalu karena penelitian dan uji coba mendapat hasil baik, akhirnya pada Desember 2020 Kementrian Kesehatan Thailand secara resmi menyetujui penggunaan ekstrak tanaman herbal ini untuk pengobatan COVID-19 tahap awal.

Mereka mengatakan bahwa tanaman sambiloto digunakan untuk mengurangi keparahan wabah dan memangkas biaya pengobatannya.

Langkah ini diambil pemerintah negeri itu karena tingkat peningkatan penularan lokal di sana sudah sampai tahap mengkhawatirkan, padahal pemerintah sudah mendesak warga untuk tetap tinggal di rumah dan melarang pertemuan besar di daerah berisiko tinggi. Situasi serupa juga terjadi di negeri kita.

Bagaimana hasil penelitian dan uji coba di Thailand sehingga pemerintah percaya dengan penggunaan sambiloto? Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tanaman sambiloto dapat menghambat perbanyakan virus dan mengurangi tingkat keparahan peradangan yang disebabkan oleh infeksi virus tersebut.

Sedangkan pengujian pada manusia membuktikan bahwa kondisi pasien yang gejalanya tidak parah berhasil membaik dalam tiga hari, tanpa efek samping, jika pengobatan ekstrak sambiloto dilakukan dalam 72 jam setelah dinyatakan positif.

Saat ini pengobatan resmi menggunakan ekstrak sambiloto di negeri itu sudah dilakukan di 5 rumah sakit. Herbal ini ditargetkan penggunaannya untuk pasien berusia antara 18-60 tahun dan memiliki gejala ringan.

Ilustrasi Sambiloto Kapsul untuk COVID-19

Ilustrasi Sambiloto Kapsul (Credit Photo: coffeekai / iStock)

Pengalaman Penulis Sendiri Selama Mengonsumsi Kapsul Sambiloto

Penulis sendiri senang membagi pengalaman tentang sambiloto, dimana penulis memiliki dua anggota keluarga serumah yang dikonfirmasi positif COVID-19. Sedangkan penulis dan satu lagi anggota keluarga serumah mendapat hasil tes negatif.

Karena dua anggota keluarga yang positif tidak mengalami gejala, mereka memutuskan isolasi mandiri dengan membatasi kegiatan hanya di kamar masing-masing, kecuali untuk makan atau ke kamar mandi. Anggota keluarga yang negatif juga membatasi kegiatan di kamar masing-masing karena tidak mengungsi ke tempat lain.

Besoknya setelah konfirmasi positif, penulis memesan online sebuah produk sambiloto kapsul untuk membantu pemulihan dan pencegahan COVID-19. Penulis memutuskan mencoba sambiloto kapsul setelah diberitahu tentang manfaatnya oleh seorang rekan dan ia mengatakan herbal ini sudah resmi dijadikan tanaman obat alami melawan COVID-19 di Thailand.

Penulis pun semakin tertarik dengan sambiloto dan mencoba menelusuri sendiri bagaimana manfaatnya untuk COVID-19. Hasil penelusuran itulah yang dituangkan menjadi artikel ini.

Berdasarkan pengalaman penulis dan keluarga selama mengonsumsi kapsul sambiloto, memang hasilnya baik dimana kami terbantu untuk pemulihan dan pencegahan.

Dalam waktu kurang dari 72 jam setelah konfirmasi positif, semua anggota keluarga penulis mulai mengonsumsi kapsul sambiloto secara rutin setiap hari. Mereka yang positif mengonsumsi dua kapsul setiap hari, sedangkan yang negatif mengonsumsi satu kapsul setiap hari.

Hasilnya mereka yang positif selalu dalam kondisi baik, hingga di hari ke-11 setelah konfirmasi positif, mereka kembali menjalani tes dan hasilnya sudah negatif. Dan anggota keluarga yang negatif juga selalu dalam keadaan sehat, tidak ada tanda-tanda tertular.*

Hasil baik yang dialami ini cukup meyakinkan penulis bahwa kapsul sambiloto memang bisa membantu pemulihan dan pencegahan COVID-19. Tentunya juga harus dibarengi dengan menjalankan protokol kesehatan, seperti memakai masker saat keluar kamar, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak dengan orang serumah, juga mengonsumsi makanan yang sehat.

**) Disclaimer: Hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh masing-masing pengguna.

Apakah Tepat Menggunakan Sambiloto Kapsul untuk COVID-19?

Dari bukti-bukti yang sudah ada sampai saat ini, tampaknya sambiloto memang baik untuk melawan COVID-19. Walaupun belum banyak penelitian tentang hal ini, karena COVID-19 merupakan wabah baru.

Jadi apakah tepat menggunakan sambiloto kapsul untuk pencegahan atau pengobatan COVID-19?

Sambiloto sendiri merupakan tanaman herbal yang sudah lama dikonsumsi secara tradisional oleh masyarakat Indonesia. Sebagian dari kita mungkin sudah menggunakan resep turun-temurun dari orang tua, baik untuk menjaga kesehatan maupun untuk mengobati penyakit tertentu.

Dari penggunaan tradisional itu, tidak ada efek samping dari konsumsi herbal ini apabila digunakan sewajarnya dan dengan cara yang tepat. Jadi tidak salah untuk mencoba sambiloto kapsul untuk COVID-19, bukan? Anda lah yang memutuskan.

Akan tetapi ada yang perlu diperhatikan jika Anda ingin membeli sambiloto kapsul. Sebab tidak semua produk yang ditawarkan di toko offline atau online adalah produk yang berkualitas. Kami senang memberikan beberapa tips bagi Anda yang ingin mencoba herbal ini.

Pengingat Saat Ingin Membeli Sambiloto Kapsul

Kami ingin Anda tidak salah memilih produk yang tidak berkualitas apalagi yang palsu. Jadi bacalah baik-baik semua tips berikut dan gunakan sebagai panduan untuk mendapat produk sambiloto kapsul yang aman dan efektif untuk COVID-19.

  • Pastikan produk itu dibuat dari ekstrak sambiloto asli (Andrographis paniculata).
  • Pilih produk yang sudah terdaftar di BPOM RI sebagai Obat Tradisional dan sudah mendapat sertifikasi halal dari MUI.
  • Periksa apakah pada kemasan produk disertakan petunjuk dosis pemakaian yang jelas, sebab pemakaian herbal akan lebih efektif jika dosisnya tepat.
  • Sebaiknya hindari yang tidak bermerek, karena akan sulit untuk memastikan apakah produsen produk tersebut bisa dipercaya dan tidak ada jaminan apakah benar dibuat dari sambiloto asli.
  • Jangan tergoda dengan harga yang terlalu murah, sering kali itu bukan ekstrak tapi hanya bubuk gilingan halus sambiloto yang dikapsulkan.

Semoga tips-tips di atas membantu Anda untuk memilih produk sambiloto kapsul yang benar-benar efektif untuk pencegahan maupun pengobatan COVID-19.

Mengapa ekstrak lebih baik daripada bubuk gilingan?

Ekstrak merupakan hasil dari sebuah proses pengolahan herbal yang disebut ekstraksi. Proses ekstraksi ini mampu mengambil zat aktif dari tanaman herbal lalu mengemasnya dalam sebuah wadah, biasanya dalam kapsul.

Proses ekstraksi ini cukup rumit sehingga biasanya dilakukan oleh produsen farmasi besar dan harus mengikuti persyaratan yang sudah ditentukan, yang disebut Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB).

Hasil ekstraksi lebih unggul daripada bubuk gilingan karena memiliki kandungan zat aktif yang lebih tinggi, sehingga efeknya lebih besar untuk pencegahan ataupun pengobatan penyakit.

Sekali lagi, keputusan untuk mencoba kapsul sambiloto untuk COVID-19 adalah pilihan Anda pribadi. Kami hanya memberi keterangan tentang mengapa herbal ini banyak dicari orang-orang dan mulai ramai digunakan sebagai obat herbal penyakit ini.

Diharapkan informasi di artikel ini dapat membantu Anda mempertimbangkan langkah terbaik untuk mencegah ataupun untuk mengobati penyakit ini. Sebab ada banyak informasi yang simpang siur mengenai herbal yang diklaim manjur untuk COVID-19, tapi tidak jelas dari mana asal klaim tersebut.

Jika Anda tertarik untuk mengonsumsi sambiloto kapsul namun masih ragu, mungkin lebih baik berkonsultasi dengan orang yang lebih ahli dan berpengalaman tentang penggunaan herbal. Jika saat ini Anda sedang menerima perawatan medis untuk COVID-19, ada baiknya untuk bertanya pada dokter yang merawat Anda.

Terakhir, kami ingin mengingatkan Anda untuk tetap patuh menjalani protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan. Sebab akan jadi sia-sia mengonsumsi herbal atau obat secanggih apapun bila tidak menjalani protokol itu.

Kapsul Sambiloto
PS: Promo berlaku kelipatan dan hanya selama stok Primenoni® tersedia. Buruan pesan sekarang!
Sumber

Sumber Referensi:

GridHealth.ID. Cerita Dokter di Semarang Terkait Khasiat Sambiloto yang Mampu Percepat Kesembuhan Pasien COVID-19. URL: https://health.grid.id/read/352517371/cerita-dokter-di-semarang-terkait-khasiat-sambiloto-yang-mampu-percepat-kesembuhan-pasien-covid-19

Kompas.com. Rektor UNAIR Sebut Sari Daun Sambiloto Bisa Cegah Virus Corona. URL: https://edukasi.kompas.com/read/2020/03/04/12234921/rektor-unair-sebut-sari-daun-sambiloto-bisa-cegah-virus-corona

Bloomberg. Thailand Clears Use of Herbal Medicine for Covid-19 Treatment. URL: https://www.bloomberg.com/news/articles/2020-12-30/thailand-clears-use-of-herbal-medicine-for-covid-19-treatment

Akurat.co. 5 RS Thailand Andalkan Sambiloto untuk Obati Pasien COVID-19 Ringan. URL: https://akurat.co/news/id-1256665-read-5-rs-thailand-andalkan-sambiloto-untuk-obati-pasien-covid19-ringan

CNBC Indonesia. Obati Corona, Thailand Uji Coba Sambiloto ke Pasien. URL: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20200630114446-37-169022/obati-corona-thailand-uji-coba-sambiloto-ke-pasien

Maureen
rIBUAN SuDAH KAMI BANTU
lawan penyakit dengan herbal YG TEPAT!
{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
>