Pengertian, Gejala, dan Penyebab Gastritis


By Cindy Wijaya

Gastritis merupakan pembengkakan atau peradangan di lapisan lambung. Gastritis ini bisa berlangsung hanya untuk waktu singkat saja atau bisa juga untuk waktu hingga berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Apabila Anda bingung dengan istilah gastritis, orang awam sering menyebut gastritis dengan sakit maag. Mari baca selengkapnya.

Jenis dari Gastritis

Gastritis sendiri dibagi menjadi 2 macam, yakni:

Gastritis Kronik

Gastritis kronik merupakan suatu peradangan pada bagian mukosa lambung dengan waktu hingga menahun. Gastritis kronik ini seringkali dihubungkan ke karsinoma lambung dan juga ulkus peptik, namun hubungan sebab akibat di antara keduanya masih belum diketahui.

Gastritis Akut Erosif

Gastritis yang kedua adalah gastritis akut erosif, merupakan peradangan yang terjadi di permukaan mukosa lambung dan bersifat akut, disertai terjadinya kerusakan erosi. Untuk perjalanan penyakit umumnya bersifat ringan, walaupun terkadang bisa mengakibatkan keadaan darurat medis, yaitu pendarahan pada saluran cerna bagian atas.

Faktor Penyebab Gastritis

Terdapat beberapa penyebab seseorang mengalami gastritis, namun faktor penyebab yang umum yakni:

  • Stress bisa menyebabkan terjadinya perubahan hormonal pada bagian dalam tubuh yang bisa merangsang sel di dalam lambung secara berlebihan.
  • Jadwal makan tak teratur dapat mengakibatkan lambung menjadi sulit beradaptasi dan juga bisa menyebabkan kelebihan asam lambung, selanjutnya akan mengiritasi dinding pada mukosa lambung. Karena itu salah satu metode pencegahan gastritis yaitu dengan makan tepat pada waktunya.
  • Konsumsi minuman dengan kandungan kafein, contohnya teh dan kopi, makanan asam dan pedas, serta makanan yang memiliki kandungan gas juga dapat menyebabkan gastritis (Ubi, kol, buncis, dan lainnya).
  • Makanan dengan tekstur keras serta dimakan sewaktu panas, contohnya bakso.

Gejala atau Tanda-Tanda Gastritis

  • Keluar keringat dingin
  • Sering bersendawa, khususnya ketika perut merasa lapar
  • Suhu badan meningkat
  • Nafsu makan menurun drastis
  • Takikardia
  • Lemah dan pucat
  • Nyeri epigastrum yang terjadi khususnya tak lama sesudah minum dan makan dari unsur-unsur yang memancing, contohnya minuman alkohol, makanan yang tercemar toksik stafilokokus, dan salisilat
  • Muntah dan juga mual
Baca Juga:  Akibat Gastritis Pada Lambung Penderitanya

Metode Penyembuhan Gastritis

Untuk menyembuhkan gastritis maka Anda harus mengubah pola makan dan minum, hindari konsumsi makanan dan minuman yang dapat merangsang timbulnya gastritis, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Sebelum makan minumlah obat antasida, pola makan harus teratur dan biasakan makan 4 sehat 5 sempurna, dan hindari stress. Jika ada masalah selesaikan jangan terlalu dipikirkan terus menerus, karena dapat berakibat stress dan Anda akan terserang gastritis atau penyakit maag.

Stress ini merupakan salah satu penyebab umum orang terserang gastritis, karena itu orang yang tinggal di kota besar seringkali mengalami penyakit ini. Ketika makan juga sebaiknya porsi diatur, jangan terlalu banyak, lebih baik sering makan namun dengan porsi kecil, jaga agar lambung tidak kosong. Jika kosong Anda dapat memakan snack ringan seperti roti.

Metode Herbal untuk Penyembuhan Gastritis

Sekarang kita akan membahas sisi herbal untuk menyembuhkan penyakit gastritis. Obat herbal yang cocok untuk gastritis adalah sarang semut. Dengan konsumsi sarang semut, maka gastritis Anda dapat berkurang dan sembuh. Efek yang akan Anda rasakan juga benar-benar nyata. Bahkan sarang semut juga berguna untuk menghilangkan benjolan asing yang muncul di tubuh. Untuk informasi selengkapnya mengenai khasiat Sarang Semut, Anda bisa baca di artikel berikut: Khasiat Sarang Semut.

Segeralah lakukan pengobatan jika Anda memiliki gastritis. Penyakit ini dapat sembuh dengan cepat apabila diobati sebagaimana mestinya. Tetapi jika dibiarkan, maka dalam jangka waktu tertentu ada kemungkinan akan menyebabkan komplikasi yang lebih parah dan lebih sulit disembuhkan.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}