Menghitung Usia Kehamilan dengan Tepat dan Akurat

666

Diedit:

Menghitung usia kehamilan itu ternyata tidak sesulit yang dibayangkan sebelumnya. Cara menghitungnya memang sebaiknya dimengerti baik oleh ibu hamil maupun para suami, semua itu bertujuan agar ibu dan calon ayah dapat merawat serta menjaga kesehatan janin yang sedang dikandung.

Dengan mengetahui usia kehamilan, maka berbagai perawatan positif yang diperlukan, baik oleh janin maupun sang ibu hamil akan bisa terpenuhi dengan lebih mudah. Sekarang cara menghitung usia kehamilan ini sudah beraneka ragam, pilihan semakin banyak. Beberapa ada yang menggunakan cara manual, menghitung usia kehamilan dengan menggunakan rumus tertentu, namun ada juga yang menggunakan software tertentu.

Menghitung Usia Kehamilan Hitungan Minggu

Setelah membahas beberapa alternatif cara menghitung usia kehamilan, sekarang mari membahas dari menghitung berdasarkan hitungan minggu. Dengan Anda mengerti usia kehamilan sudah berapa minggu, maka Anda akan bisa memberikan yang terbaik untuk calon buah hati. Bahkan Anda juga bisa mempersiapkan kamar dan keperluan buah hati tersayang, jadi jika buah hati sudah lahir, Anda tak akan terlalu pusing lagi mencari kebutuhannya.

Menghitung usia kehamilan hitungan minggu ini bisa memakai cara kalender (Calendar), ini merupakan cara klasik dalam perhitungan usia kehamilan. Apabila Anda memang ingin memakai metode klasik ini, salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah Anda harus paham mengenai siklus haid Anda sendiri, untuk dasar data rumus perhitungan yang akan digunakan. Untuk detailnya dapat Anda temukan di bawah ini.

Rumus Menghitung Usia Kehamilan

Menghitung usia kehamilan yang pertama dapat memanfaatkan rumus menghitung usia kehamilan, yang tidak terlalu sulit, bahkan dapat dibilang sangat mudah. Perhitungan ini merupakan metode perhitungan manual, Anda akan membutuhkan beberapa data agar rumus dapat digunakan. HPHT atau Hari Pertama Haid Terakhir merupakan salah satu data yang akan Anda butuhkan untuk menggunakan rumus manual ini. Tetapi memang ada kelemahan dari metode perhitungan ini, yaitu rumus ini hanya bisa dimanfaatkan jika calon ibu mempunyai siklus menstruasi (Datang bulan) yang teratur saja, kurang lebih 28 hingga 30 hari. Mari pelajari rumus menghitung usia kehamilan ini sekarang:

Baca juga:  Rahasia Menyembuhkan Ambeien Saat Kehamilan

Rumus yang digunakan ini bernama rumus “Neagele”. Neagele merupakan cara menghitung usia kehamilan yang cukup populer digunakan, hasil perhitungannya pun dapat dibilang cukup akurat. Asumsikan saja HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir) Anda dengan huruf “x”, untuk bulan akan dimisalkan dengan huruf “y”, tahun dimisalkan dengan “z”. Apabila bulan ketika Anda menjalani HPHT memiliki angka lebih besar dari 3, Anda pakailah rumus ini: (x+7) – (y-3) – (z+1). Namun apabila bulan ketika Anda menjalani HPHT ternyata kurang dari 3, sebaliknya pakailah rumus ini: (x+7) – (y+9) –(z). Contoh aplikasi menghitung usia kehamilan menggunakan rumus Neagele:

HPHT pada 15 April 2014

(15+7) – (4-3) – (14+1); Jadi hari perkiraan lahir bayi Anda adalah tanggal 22 Januari 2015 (22/01/2015). Mudah bukan cara menghitung usia kehamilan menggunakan rumus, Neagele?

Menghitung Usia Kehamilan secara Online

Berikutnya selain rumus Neagele, ada alternatif cara lain. Cara alternatif menghitung usia kehamilan ini adalah menggunakan software. Anda tak perlu membeli software tersebut, karena ini hanyalah software aplikasi sederhana, dan Anda dapat menemukannya secara online. Tentunya aplikasi tersebut bersifat gratis, bahkan Anda tak perlu register untuk menggunakannya. Anda dapat langsung menggunakan software tersebut.

Software atau aplikasi yang digunakan ada yang berupa kalkulator usia kehamilan online dan lingkaran kondisi kehamilan. Tetapi mungkin memang menghitung usia kehamilan menggunakan aplikasi kalkulator usia kehamilan online lebih mudah dan lebih praktis.

Cara Menghitung Usia Kehamilan apabila Lupa HPHT

Rumus perhitungan manual di atas disebutkan bahwa kesemuanya mewajibkan Anda mengerti tentang HPHT. Namun terkadang Anda bisa saja lupa berapakah HPHT Anda sendiri, karena itu rumus kalender atau rumus manual tak bisa digunakan lagi. Tetapi ini bukanlah masalah besar, karena walaupun Anda lupa HPHT, masih ada cara menghitung usia kehamilan yang lainnya, yang juga tidak kalah akurat.

Baca juga:  7 Tanda-Tanda Kehamilan

Cara pertama yaitu menggunakan pemeriksaan USG, usia kehamilan dapat diketahui dengan mudah menggunakan alat berteknologi modern. Metode ini diberi nama USG, dan memang metode menghitung usia kehamilan menggunakan USG disarankan oleh dokter kehamilan apabila Anda ingin melakukan proses pemeriksaan kandungan. Tetapi yang harus Anda ingat yaitu jika ingin melakukan pemeriksaan USG, usia kehamilan harus di bawah 12 minggu. Tujuannya tentu saja agar pemeriksaan USG tersebut dapat memberikan hasil yang lebih akurat, karena memang itulah tujuan Anda melakukan pemeriksaan kehamilan.

Metode ini merupakan metode favorit calon ibu yang lupa akan HPHT nya. Selisih perhitungan usia kehamilan umumnya maksimal satu minggu, tidak lebih. Metode menghitung usia kehamilan menggunakan USG bisa membantu dalam mengetahui usia janin dengan cara mengenali macam-macam tanda kehamilan yang ada.

Contoh tanda kehamilan tersebut yakni pergerakan janin, denyut jantung janin, dan fundus uterus. Fundus uteri janin akan terus bertambah tinggi seiring bertambahnya usia janin, setiap pertambahan bulan. Ketika usia kehamilan sudah mencapai 6 bulan, maka fundus uteri akan berada setinggi pusat, pada usia 7 bulan fundus uteri akan setinggi 3 jari dari atas pusat, dan pada usia 8 bulan fundus uteri akan berada pada pertengahan pusat dan procesus xifoideus. Anda dapat menemukan rumah sakit yang menyediakan fasilitas USG dengan mudah, karena memang metode menghitung usia kehamilan ini selalu dibutuhkan.

Advertisement
Alinesia