Mengenali 2 Kebiasaan Buruk yang Disukai Banyak Orang!


By Fery Irawan

Coba Anda tebak, kebiasaan buruk apa yang paling digemari oleh banyak orang? Kedua kebiasaan ini bahkan tak lepas dari aktifitas sosial bersama keluarga ataupun teman. Banyak orang melibatkannya seolah-olah bukan hal yang dapat membahayakan kesehatan. Walaupun banyak fakta dan bukti memperlihatkan keterkaitannya dengan kematian dini, tetap saja masih ada yang mencintainya. Kedua benda ini dapat menimbulkan ketagihan yang tak dapat dihindari dan membuat risau jika mereka meninggalkan Anda, beberapa orang yang galau bahkan meluangkan waktu bersamanya.

Siapakah mereka? Rokok dan minuman beralkohol, keduanya telah menjadi kebiasaan yang tak dapat dikendalikan oleh beberapa orang, apakah Anda juga termasuk orang yang berada dalam pengaruh kebiasaan buruk ini? Jika demikian Anda perlu waspada terhadap bahayanya, terutama karena sifatnya yang mencandu – ini akan memperbudak Anda sepanjang masa hidup yang dimiliki, kecuali Anda melepaskan kebiasaan yang seperti borgol ‘menahan kedua tangan narapidana’. Selain itu, kedua kebiasaan ini hanya mengurangi enzim dalam tubuh yang dibutuhkan selama Anda hidup.

Seorang dokter ahli bedah bernama Hiromi Shinya mampu menyimpulkan seseorang sebagai perokok hanya dengan melihat wajahnya. Bagaimana bisa? Ia mengatakan bahwa perokok memiliki warna kulit muka yang tampak keabu-abuan dan sangat khas. Lalu, apa yang menyebabkan perubahan warna demikian? Warna pucat ini disebabkan oleh penumpukan zat beracun pada kulit. Awalnya pembuluh darah kapiler akan menyempit sehingga proses masuknya oksigen dan nutrisi menjadi terhambat, begitu pula dengan proses pengeluaran zat hasil pembuangan dalam tubuh.

Bagi sebagian besar orang rokok hanyalah racun yang berbahaya bagi satu organ saja yaitu paru-paru, namun faktanya tidak demikian. Seperti yang disebutkan sebelumnya, penyempitan pembuluh darah menyebabkan kerusakan pada sebagian besar jaringan tubuh – tak hanya organ paru-paru saja. Warna hitam yang muncul dipermukaan kulit para perokok hanyalah gambaran awal dari keseluruhan isi organ perokok yang mulai terkontaminasi dan menimbun resiko pemicu terjadinya kanker dan berbagai penyakit lainnya. Mengetahui fakta ini, masih senangkah Anda mengisap rokok?

Bagaimana dengan minuman beralkohol? Masalah yang ditimbulkan serupa dengan rokok, hanya saja prosesnya agak berbeda. Minuman beralkohol memiliki kecenderungan dalam melebarkan pembuluh darah, namun beberapa saat kemudian – tubuh akan bereaksi cepat untuk menormalkannya kembali, sayangnya ini malah berakibat sebaliknya, yaitu penyempitan pembuluh darah. Penyempitan pembuluh darah tentu akan mempersulit tubuh dalam mendapatkan nutrisi atau mengeluarkan zat yang tidak dibutuhkan tubuh. Sehingga dapat disimpulkan bahwa alkohol juga berbahaya.

Untuk dapat bertahan hidup dalam kondisi sulit tersebut, tubuh Anda memerlukan perjuangan ekstra yang dibantu oleh enzim. Cara kerja enzim dalam tubuh serupa dengan kartu kredit yang menjamin keadaan finansial Anda, namun ini dapat habis jika Anda tidak mengisinya kembali. Menerapkan kebiasaan buruk seperti merokok dan minum-minuman beralkohol adalah upaya pemborosan enzim yang menuntun Anda pada kematian, karena tidak adalagi enzim tubuh yang dapat menetralisir keadaaan atau penumpukan racun dalam tubuh Anda. Maka hentikan pola kebiasaan buruk ini!

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}