Manfaat Brotowali bagi Kesehatan

567
lolols.blogspot.com

Diedit:

Tanaman brotowali adalah tanaman obat asli Indonesia yang biasa ditanam di halaman rumah dan banyak tumbuh liar di hutan ataupun kebun. Batang brotowali biasanya direbus dan digunakan untuk mengatasi beragam masalah kesehatan. Apa saja manfaat brotowali bagi kesehatan?

Air rebusan batang brotowali rasanya sangat pahit. Namun dibalik rasanya yang sangat tidak mengenakkan itu, tersimpan banyak khasiat herbal. Brotowali punya efek farmakologi sebagai analgesik (meredakan rasa sakit), antipiretik (menurunkan demam), hipoglikemik (mengurangi kadar glukosa darah), serta antiinflamasi (anti peradangan).

Dari jaman nenek moyang kita, brotowali telah dipercayai sanggup mengobati penyakit kencing manis (diabetes), malaria, dan sakit kuning. Batang brotowali juga sudah digunakan secara turun temurun untuk mengobati penyakit kudis, nyeri rematik, dan demam. Selain direbus untuk kemudian diminum, batang brotowali juga bisa diolah menjadi obat oles.

Senyawa Aktif yang Dimiliki Brotowali

Batang brotowali punya sejumlah senyawa aktif yang berkontribusi memberinya manfaat untuk menyembuhkan. Beberapa diantaranya yaitu senyawa pikroretin, tinokrisposid, barberin, tanin, saponin, kolumbin, kaempferol, palmatin, pati, tinosporin, triamin, berasitosterol, dan fitosterol. Daun brotowali mengandung sejenis alkaloid dan zat yang disebut boorsma. Dan akar brotowali mengandung berberin dan kolumbin.

Penelitian dilakukan sehubungan dengan manfaat brotowali sebagai herbal penurun kadar glukosa darah. Dalam penelitian ini digunakan mencit. Hasilnya menunjukkan bahwa senyawa dalam brotowali mampu merangsang produksi insulin melalui sel beta pankreas.

Untuk membantu pengobatan diabetes, Anda bisa membuat ramuan herbal dari 1 ruas jari batang brotowali, 20 gram daun sambiloto, dan 35 gram daun kumis kucing. Cuci sampai bersih semua bahan tersebut, potong-potong batang brotowali, lalu rebus semua bahan dalam 3 gelas air. Biarkan sampai mendidih dan tunggu sampai airnya tersisa kira-kira 2 gelas. Saring air rebusan tersebut dan diamkan sampai dingin. Minumlah ramuan ini secara rutin 2 kali sehari sebelum makan.

Baca juga:  Efektifkah Brotowali untuk Pengobatan Diabetes

Selain itu, brotowali juga biasa dimanfaatkan untuk menyembuhkan penyakit kulit kudis. Kudis dicirikan dengan gatal-gatal terutama di malam hari. Biasanya kudis terjadi di sela-sela jari tangan, sekitar pinggang, pangkal paha, pergelangan tangan, dan ketiak. Bagian kulit yang terkena kudis akan muncul bintik-bintik kecil yang kemudian bisa terluka dan infeksi akibat digaruk. Kudis disebabkan oleh semacam kutu kecil yang masuk ke bagian bawah kulit.

Untuk mengobati kudis, Anda bisa membuat ramuan obat oles. Siapkan 2 sendok makan irisan batang brotowali, 1 sendok makan tumbukan belerang, 2 sendok makan irisan halus daun mimba, dan 12 sendok makan minyak kelapa.

Masak minyak kelapa sampai mendidih, kemudian masukkan brotowali dan daun mimba. Aduk sampai merata. Tambahkan belerang dan aduk lagi hingga merata dan jadilah ramuan obat oles untuk mengobati kudis. Oleskan ramuan ini ke bagian kulit yang terkena kudis 2 kali sehari, di pagi hari setelah mandi dan sore hari sebelum tidur.

 

Advertisement
Alinesia