Manfaat Bengkoang bagi Kesehatan Tulang, Jantung, Otak, dan Masih Banyak Lagi!

638

Diedit:

Kalau Anda gemar makan rujak atau asinan, pastinya sudah sering makan bengkoang. Ya, buah yang rasanya tidak terlalu manis tetapi renyah ini adalah buah favorit yang cocok dijadikan campuran kudapan, bahkan lezat juga bila dimakan mentah-mentah. Selain sebagai makanan, manfaat bengkoang juga tersedia bagi kesehatan kita.

Salah satu manfaat bengkoang yang terkenal adalah sebagai masker untuk menyegarkan sekaligus memutihkan kulit wajah. Kita juga sering mendengar saran orang-orang yang bilang bahwa bengkoang bagus untuk diet, melancarkan pencernaan, mengendalikan gula darah, menguatkan tulang, menurunkan darah tinggi, dan masih banyak hal-hal bagus lainnya.

Bengkoang adalah tanaman umbi-umbian yang berasal dari Amerika Tengah, dan telah digunakan selama ribuan tahun sebagai bahan makanan serta obat untuk berbagai macam keluhan. Di tempat asalnya, bengkoak disebut dengan nama jicama atau xicama. Meski awalnya dibudidayakan di Amerika Tengah, namun akhirnya bengkoang mulai dikembangbiakan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Sekarang, mari kita jelajahi zat-zat gizi yang dimilikinya sehingga ada begitu banyak manfaat bengkoang, dan bahkan sampai terkenal ke seluruh dunia.

Nilai Gizi Bengkoang

Buah ini rendah kalori tetapi kaya akan berbagai kandungan nutrisi penting. Bengkoang memberikan seperempat dari kebutuhan serat harian kita. Tapi bukan sembarang serat, yang dimilikinya adalah serat yang sarat akan inulin oligofruktosa, yang mengandung 0 kalori dan tidak bermetabolisme dalam tubuh.

Inulin, sejenis fruktan, dapat meningkatkan kesehatan tulang dengan mengoptimalkan penyerapan kaslium dari makanan lain, sehingga bermanfaat untuk pencegahan osteoporosis. Zat ini memiliki peran prebiotik dalam usus—mempromosikan pertumbuhan bakteri ‘baik’ yang mempertahankan kesehatan sekaligus kekebalan usus besar.

Bengkoang memiliki indeks glikemik yang sangat rendah sehingga aman dimakan oleh penderita diabetes, juga aman bagi yang sedang diet karena rendah kalori. Buah ini juga merupakan sumber serat dan vitamin C—sekitar 44 persen dari kebutuhan harian per sajiannya—dan antioksidan kuat untuk memberi perlindungan tambahan dari kanker, inflamasi, flu, pilek, serta infeksi.

Karena mengandung kalium yang cukup banyak, bengkoang juga bagus untuk kesehatan jantung. Perlu diketahui bahwa konsumsi sayuran dan buah berkalium dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung. Bengkoang juga mengandung vitamin penting seperti folat, riboflavin, piridoksin, asam pantotenat, tiamin, dan berbagai mineral seperti magnesium, tembaga, zat besi, dan mangan.

Manfaat bengkoang bagi kesehatan terutama berasal dari perpaduan unik vitamin, mineral, fitonutrien, juga senyawa organik lainnya. Mari kita lihat lebih jauh bagaimana unsur-unsur gizi ini menyediakan khasiat kesehatan bagi tubuh.

Baca juga:  Bengkoang Bagus untuk Kecantikan, Diet, Lambung, Hingga Kanker

Pencernaan:

Salah satu kandungan paling penting dari bengkoang adalah serat makanan. Serat ini membantu meningkatkan pembentukan feses, sehingga membantu melancarkan pembuangannya dari saluran pencernaan. Manfaat bengkoang ini berguna untuk mengatasi sembelit.

Selanjutnya, bengkoang juga kaya akan serat larut (inulin oligofruktosa) yang berasa manis dan merupakan merupakan karbohidrat lambat yang tidak dimetabolisme menjadi gula sederhana. Ini berarti, untuk pasien diabetes, buah ini adalah alternatif bagus jika ingin mencicipi makanan manis tanpa khawatir dengan kenaikan gula darah.

Sistem Imun:

Ada sejumlah besar vitamin C yang terkandung dalam bengkoang. Seratus gram bengkoang saja sanggup memenuhi kira-kira 40 persen dari seluruh kebutuhan kita akan vitamin ini. Vitamin C merupakan bagian penting dari kesehatan sistem imun tubuh serta berguna merangsang fungsi sel-sel darah putih—garis utama pertama dalam pertahanan tubuh melawan penyakit.

Anda bisa membantu tubuh untuk membasmi bakteri, virus, jamur, atau infeksi patogen berbahaya lainnya dengan menambahkan asupan vitamin C harian. Juga, vitamin C mempunyai potensi antioksidan sehingga dapat membantu tubuh mencegah kanker dengan menetralisir efek radikal bebas.

Tekanan Darah:

Sebagai sumber dari kalium, buah ini mampu membantu mengendalikan tekanan darah. Oleh karena itu, manfaat bengkoang dalam hal ini adalah sebagai vasodilator (melebarkan pembuluh darah) serta mengurangi ketegangan pada pembuluh darah. Dengan begitu, stres atau tekanan pada sistem kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) akan menjadi lebih ringan.

Kalium juga penting untuk menjaga keseimbangan cairan pada seluruh tubuh, dengan demikian dapat menjaga tubuh tetap terhidrasi serta berfungsi pada tingkat yang optimal.

Aliran Darah:

Tembaga dan zat besi ditemukan pada bengkoang dalam jumlah yang cukup besar, sehingga ini sangat baik untuk menjaga kesehatan sistem peredaran darah. Karena kedua jenis mineral tersebut adalah elemen pokok dari sel darah merah.

Baca juga:  Bengkoang Bagus untuk Kecantikan, Diet, Lambung, Hingga Kanker

Tanpa adanya tembaga maupun zat besi sebagai pembentuk sel darah merah, Anda bisa mengalami anemia. Organ-organ tubuh yang sedang melemah fungsinya, misalnya karena sakit, juga membutuhkan aliran darah beroksigen yang segar agar bisa kembali berfungsi dengan benar.

Fungsi Otak:

Konsumsi vitamin B6 telah dikatikan dengan peningkatan fungsi otak serta kemampuan kognitif, dan bengkoang memberikan Anda jumlah vitamin B6 yang signifikan. Ditambah lagi, vitamin B6 adalah bagian vital untuk memecahkan protein dalam tubuh menjadi asam amino yang dapat digunakan serta menjadi bentuk protein bermanfaat lainnya. Vitamin ini juga memaksimalkan proses metabolisme dan efisiensi berbagai sistem organ.

Kekuatan Tulang:

Berbagai kadar mineral seperti mangan, magnesium, zat besi, dan tembaga yang terkandung di dalamnya bisa Anda manfaatkan sebagai pendukung kepadatan mineral tulang. Mineral-mineral ini sangat dibutuhkan demi membangun tulang baru yang kuat serta untuk menyembuhkan kerusakan tulang yang ada. Rutin mengonsumsi bengkoang juga cara bijak untuk mencegah timbulnya kondisi seperti osteoporosis.

Penunjang Diet:

Makanan rendah kalori amat diperlukan oleh orang-orang yang sedang mencoba menurunkan berat badannya. Terutama makanan rendah kalori yang juga dikemas dengan nutirisi dan serat makanan untuk memenuhi kebutuhan tubuh dan membuat kenyang lebih lama.

Bengkoang hanya mengandung 35 kalori per 100 gram-nya, dan seperti yang sudah berulang-kali disebutkan di atas, buah ini dipenuhi dengan nutrisi dan serat. Buah ini juga dapat Anda jadikan camilan sehat untuk memuaskan nafsu makan, tanpa perlu khawatir dengan kenaikan berat badan.

Setelah membaca beragam manfaat bengkoang bagi kesehatan, jadi apalagi yang menghalangi Anda untuk mulai mengonsumsinya? Selagi berkeliling di supermarket atau pasar tradisional, sempatkan diri mencari bengkoang yang bentuknya bulat dan keras.

Sesampainya di rumah, simpanlah bengkoang di tempat yang sejuk dan tidak terkena cahaya matahari. Tapi jangan disimpan lebih lama dari 4 minggu, sebab jika kelamaan kandungan pati bengkoang akan berubah menjadi gula.

Jika Anda ingin mengonsumsinya, cuci dulu sampai bersih lalu iris bagian atas dan bawah yang agak runcing. Kemudian kupas menggunakan pisau dapur yang kuat. Setelahnya terserah Anda mau dipotong seperti apa atau ingin dikonsumsi dalam bentuk apa. Baik dalam bentuk mentah atau dicampur dengan masakan, manfaat bengkoang tetap akan Anda rasakan.

Advertisement
Alinesia