Lakukan P3K untuk Mengatasi Gigitan Ular agar Nyawa Korban Selamat!

294
wikihow.com

Diedit:

Dalam kehidupan sehari-hari, masalah bisa saja terjadi meski sudah berhati-hati. Termasuk masalah gigitan ular. Serangan ular bisa terjadi di mana saja, tidak terkecuali di depan rumah Anda atau di halaman belakang tempat kerja Anda. Karenanya, penting untuk Anda mengetahui bagaimana langkah P3K terbaik dalam mengatasi gigitan ular.

Kebanyakan ular menyerang sebenarnya karena mereka terkejut dan takut dengan keberadaan Anda. Dan ular yang sering ada di kawasan pemukiman biasanya bukan jenis ular pemangsa, tubuh mereka kecil tapi justru berbisa. Racun bisa yang mereka miliki ini adalah perlindungan diri mereka terhadap serangan asing.

Ini sebabnya jika tidak sengaja bertemu ular, tenangkan diri Anda dan jangan bereaksi berlebihan ketika di depannya. Entah ular itu besar atau kecil, tetaplah tenang dan jangan lakukan gerakan gegabah. Sebaliknya, ambil langkah menjauh darinya secara perlahan tapi pasti. Reaksi yang terlalu cepat bisa jadi malah mengejutkan mereka dan inilah yang mendorong mereka untuk menyerang Anda. Jika Anda melihat ular berada di kejauhan, jangan dekati dan mintalah bantuan dari orang yang berpengalaman.

Tapi, bagaimana jika Anda atau orang di dekat Anda sudah terlanjut digigit ular?

Langkah awal, amatilah ciri dari bekas gigitan ular. Pada ular berbisa, biasanya bekas gigitan mereka berupa dua lubang sejajar dengan titik yang cukup tebal. Dua taring mereka merupakan dua pipet kecil yang menyalurkan bisa melalui lubang, itu sebabnya titik gigitan yang terbentuk biasanya tampak tebal. Pada ular tidak berbisa, kebanyakan bekas gigitannya berupa bentuk huruf U dan kadang malah lebih dalam menyerupai sobekan.

Tanda lain sebagai pengenal gigitan ular berbisa adalah warna merah tua, kekuningan, atau biru keunguan yang muncul. Ini adalah reaksi dari racun yang masuk. Kadang dalam beberapa kasus gigitan ular berbisa muncul efek kebas, pedih seperti ditusuk-tusuk, atau terasa panas di area sekitar gigitan.

Baca juga:  Lidah Kena Air Panas? Coba Sembuhkan dengan 9 Cara Gampang Ini

Lalu, apa langkah darurat selanjutnya yang perlu dilakukan?

Berikut adalah tips mengatasi gigitan ular yang dilansir dari National Geographic.

  • Tetap tenang

    Teorinya memang mudah, tapi pada prakteknya sangat sulit untuk tetap tenang. Tetapi langkah ini sangat penting, karena jika Anda panik atau tubuh Anda bergerak cepat, otomatis detak jantung akan semakin cepat. Akhirnya, sirkulasi darah jadi lebih cepat dan aliran toksin dari bisa ular pun jadi lebih cepat tersebar.

    Sementara rasa takut yang mungkin Anda rasakan saja sudah cukup membuat jantung berdetak cepat, janganlah perburuk dengan kepanikan dan gerakan gegabah apapun.

  • Posisikan bagian tubuh yang tergigit berada lebih rendah dari jantung

    Dengan memanfaatkan efek gravitasi, letakan kaki, tangan, atau bagian tubuh lain yang tergigit pada posisi lebih rendah dari jantung. Letakkan secara lurus dan jangan banyak bergerak. Dudukkan korban pada posisi tinggi supaya racun tidak menyebar dengan cepat.

  • Ikat sekitar luka dengan kain

    Satu catatan penting, begitu terjadi gigitan ular, ambillah kain panjang yang lembut lalu ikatkan segera pada bagian terdekat dari luka gigitan tadi. Tujuannya supaya untuk menahan laju penyebaran racun gigitan.

    Ikatan sebaiknya cukup kuat tetapi tidak terlalu kuat. Pastikan itu cukup untuk menahan aliran racun menuju ke tengah tubuh. Dan pastikan jarak ikatan dari luka tidak terlalu dekat, karena bila terlalu dekat ditakutkan racun sebenarnya sudah mulai mengalir dan melewati batas ikatan.

  • Lepaskan semua aksesoris di bagian tubuh yang tergigit

    Kadang seseorang mengenakan cincin atau gelang pada tangan dan kaki. Lepaskan semuanya begitu terjadi gigitan ular karena efek dari gigitan ular adalah pembengkakan. Adanya cincin atau gelang yang terjepit pada area pembengkakan bisa menyebabkan kematian jaringan pada area yang terjepit. Efek dari racun semakin mematikan seluruh bagian sel dan juga menyebabkan rasa sakit hebat karena terjepit tadi.

  • Bersihkan luka

    Luka bekas gigitan ular adalah luka terbuka yang harus dibersihkan. Jadi ambil air dan bersihkan dengan kapas basah secara perlahan. Jangan ditekan karena akan menyebabkan penyebaran racun jadi lebih luas dan bisa saja racunnya mengenai tangan yang membersihkan luka.

    Hindari menyiram luka karena akan mempercepat penyebaran racun bisa, lalu segera tutup luka dengan kassa atau perban steril. Ini menghindari luka dari kotoran dan udara.

  • Oleskan ikatan dengan es batu

    Beberapa pakar menyarankan agar mengoleskan es batu pada area sekitar ikatan yang sudah dipasangkan tadi sembari menunggu pasien ditangani oleh pihak medis. Es batu ini akan membantu menahan aliran darah dan menghambat aliran racun.

Selain beberapa langkah darurat P3K dalam mengatasi gigitan ular diatas, ada juga hal lain yang harus diperhatikan. Yaitu hal-hal penting yang harus dihindari saat digigit ular. Berikut penjelasannya.

Baca juga:  14 Cara Alami Mengobati Luka Bakar

Jangan Lakukan Ini!

  • Menghisap bekas gigitan

    Bila Anda sering menonton film dimana salah satu tokohnya menghisap luka bekas gigitan, sebaiknya jangan ditiru! Dikhawatirkan bisa yang dihisap kena luka di dalam mulut Anda (jika ada) atau malah tertelan. Beberapa jenis bisa ular juga dapat bereaksi dengan gusi, lidahm dan langit-langit mulut.

  • Mengompres luka dengan es batu

    Es batu hanya dikompreskan pada area dekat ikatan dan bukan pada area luka. Karena sifat es ini membekukan darah, bisa jadi racun yang masih berada di area luka justru semakin merusak sel-sel pada area dekat luka dan memperburuk kondisi pasien. Lebih parahnya, kerusakan sel yang berat ada yang hanya bisa diatasi dengan amputasi.

  • Ikat dengan torniket

    Ikatan torniket cenderung sangat kuat dan bisa mematikan aliran darah. Ini akan sangat buruk karena justru menyebabkan sel-sel dalam area ikatan tidak mendapat suplai darah dan mendapatkan serangan berat dari racun. Beberapa jenis bisa ular dapat sangat menghancurkan sel-sel tersebut.

  • Meminum kafein atau alkohol

    Kafein dapat meningkatkan detak jantung, dan ini artinya sirkulasi darah pun jadi lebih lancar. Di saat ada racun dalam tubuh, kondisi ini justru akan mempercepat penyebaran racun ke seluruh tubuh. Sedangkan alkohol memang bisa mengurangi rasa sakit, tetapi jangan lupakan efek alkohol yang bisa memacu sirkulasi darah lebih cepat dan malah memudahkan penyebaran racun.

Kini Anda sudah mengetahui bagaimana cara tepat untuk menghindari serangan ular serta langkah darurat P3K dalam mengatasi gigitan ular. Dan yang terpenting, meski Anda sudah mengupayakan P3K diatas, pastikan untuk segera membawa korban ke dokter atau rumah sakit terdekat agar mendapatkan langkah medis terbaik.

Advertisement
Alinesia