Kecemasan: Bagaimana Cara Mengatasinya?


By Cindy Wijaya

Terkadang rasa cemas bisa jadi gangguan kesehatan, walaupun seringkali rasa cemas adalah hal biasa. Pengertian kecemasan sendiri adalah perasaan tidak tenteram yang dapat disebabkan karena perasaan takut atau khawatir akan sesuatu. Contohnya, mungkin Anda sebelumnya pernah merasa takut saat bertemu dengan anjing yang galak. Ketika anjing galak tersebut pergi, bagaimana perasaan Anda? Anda sudah tidak khawatir dan takut lagi.

Akan tetapi, ada orang yang terus-menerus merasa cemas meski tidak mengalami sesuatu yang bikin cemas. Ia menderita gangguan kecemasan. Kondisi gangguan kecemasan pun berbeda, di mana rasa cemas tersebut tak hilang-hilang, berlangsung untuk berlarut-larut. Jika ini yang terjadi, maka ini termasuk ke gangguan. Mari baca selengkapnya.

Gangguan kecemasan memiliki nama lain kecemasan. Yang mengalami kecemasan ini ternyata tak sedikit, jadi jika Anda mengalami juga, Anda tidak sendiri. Berdasarkan informasi dari lembaga kesehatan mental nasional Amerika Serikat (NIMH), disebutkan jika gangguan kecemasan ini sudah menyerang hingga 40 juta orang dari negara Paman Sam tersebut, khususnya pada orang dewasa dengan usia 18 tahun lebih, hanya dalam waktu 1 tahun. Anda dapat membayangkan betapa banyak orang yang juga terkena gangguan ini. Jangan sepelekan kecemasan, sebab gangguan ini dapat menyebabkan efek yang cukup serius.

Gangguan kecemasan dapat menyebabkan distress. Di mana kondisi ini dapat mengganggu aktivitas normal keseharian Anda, kemampuan seseorang dengan kecemasan akan berkurang, kehidupan normal akhirnya selalu terganggu. Untuk gangguan kecemasan sendiri dibagi ke dalam beberapa tipe, beberapa di antaranya yakni gangguan obsesif kompulsif, gangguan panik, gangguan kecemasan sosial, gangguan stress pasca trauma, gangguan rasa cemas umum, dan fobia spesifik.

Adapun penyakit ini termasuk ke dalam penyakit mental, bahkan dapat dibilang penyakit mental yang sifatnya cukup serius. Seseorang dengan gangguan kecemasan mempunyai rasa ketakutan dan kekhawatiran luar biasa, bahkan juga bisa membuat lumpuh. Anda dapat menemukan beberapa gejala jika seseorang mengalami gangguan kecemasan, seperti di bawah ini.

Gejala-Gejala Kecemasan

  • Rasa takut yang luar biasa dan tiba-tiba
  • Gemetar
  • Berkeringat
  • Palpitasi
  • Rasa tersedak
  • Sesak nafas
  • Pusing
  • Mual
  • Nyeri dada
  • Rasa lepas dari dunia atau derealisasi
  • Mati rasa (Kesemutan di seluruh tubuh atau anggota badan tertentu)
  • Takut mati
  • Muka memerah dan kedinginan

Penyebab Gangguan Kecemasan

Adapun yang menyebabkan gangguan kecemasan pada seseorang adalah stress di sekolah, stress di tempat kerja, stress masalah keuangan, stress dalam hubungan pribadi (contohnya pernikahan), stress karena trauma emosional, stress karena penyakit yang serius, stress karena kematian orang dicintai, efek samping dari pengobatan, gejala penyakit medis tertentu (Contoh: stroke panas, penyakit jantung, hipoglikemia), pemakaian obat terlarang (Contoh: kokain), kekurangan oksigen (Contoh: penyakit ketinggian, emboli paru, dan emfisema).

Pengobatan Gangguan Kecemasan

Untuk mengobati kecemasan terdapat beberapa metode yang dapat dilakukan. Dalam hal ini, peran dari anggota keluarga benar-benar besar. Selain itu terdapat terapi yang berdasarkan penelitian memang benar-benar efektif dalam mengatasi gangguan kecemasan. Begitu pula dengan pengobatan baru, selalu diadakan riset terbaru dan terus menerus. Dengan begitu gangguan kecemasan atau kecemasan yang menimpa orang-orang bisa segera diatasi, dan pada akhirnya orang tersebut dapat menjalani kehidupan layaknya orang normal, dan semakin produktif. Selain keluarga, sahabat juga bisa membantu pasien gangguan kecemasan.

Menolong Penderita Gangguan Kecemasan

Memberikan dukungan adalah salah satu cara untuk menolong penderita kecemasan. Jangan sampai menyalahartikan penderita kecemasan, kebanyakan orang menganggap mereka hanya menyembunyikan masalah dari orang lain, padahal fakta yang terjadi bukanlah begitu. Jika itu yang Anda lakukan, justru perasaan bersalah mereka akan semakin tinggi dan keadaan emosi pasien bukannya membaik justru semakin parah.

Dukungan khususnya dari keluarga dan sahabat sangatlah penting. Jika memang ada anggota keluarga atau teman yang menderita gangguan kecemasan ini, maka cari tahu lebih banyak mengenai kecemasan dan cari tahu faktor penyebabnya. Dengan begitu sumber masalah gangguan kecemasan pun akan dapat diselesaikan dengan baik.

Menghibur Penderita Gangguan Kecemasan

Cara lain yang juga dapat membantu adalah dengan menghibur mereka. Lingkungan harus paham pada perasaan penderita kecemasan dengan sungguh-sungguh. Jika mendengarkan mereka sebaiknya gunakan sudut pandang penderita, bukan sudut pandang pribadi. Oleh karena itu, jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan, tetapi dengarkan hingga Anda dapat memberikan saran yang terbaik.

Jangan sampai membuat penderita gangguan kecemasan justru merasa semakin buruk, dan akhirnya gangguan yang mereka derita menjadi bertambah parah. Itu akan memperburuk keadaan, dan tidak dianjurkan. Penderita gangguan kecemasan akan senang jika merasa didengarkan, dengan begitu orang lain akan paham jalan pikiran mereka dan bisa membantu.

Untuk mencegah terkena gangguan kecemasan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Pencegahan gangguan kecemasan tidaklah sulit. Aktivitas seperti relaksasi latihan pernafasan, berolahraga, meditasi, melatih ketrampilan interpersonal berhubungan bersama orang lain, visualisasi, diet, dan gaya hidup sehat bisa mencegah terjadinya gangguan pada mental. Faktor-faktor yang cukup berpengaruh adalah diet, kafein, kurang olahraga, dan kurang istirahat. Yang terpenting, ubahlah gaya hidup Anda jadi lebih sehat agar bisa sehat secara fisik maupun menta.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting dan di-review oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}