Jangan Anggap Remeh Keputihan, Kenali Ciri-Ciri Kanker Serviks!

497

Diedit:

Kanker serviks adalah penyakit pembunuh wanita teratas di dunia sejalan dengan kanker payudara. Kanker serviks adalah kanker yang terjadi di leher rahim yang disebabkan oleh virus HPV atau human papilloma virus di mana HPV 16 dan 18 adalah penyebab kematian pada penderita kanker ini.

Tingkat kematian yang tinggi akibat kanker leher rahim diakibatkan karena sebagian besar pasien kanker baru menjalani pengobatan dan perawatan ketika kanker sudah sampai di tingkat lanjut, biasanya sudah di stadium III.

Kanker serviks bisa dideteksi dengan lebih awal dengan melakukan prosedur pap smear terutama bagi wanita yang sudah menikah. Dengan melakukan pap smear, resiko wanita terkena kanker serviks bisa dikurangi hingga 50%. Banyaknya penderita yang baru ketahuan mengidap kanker serviks setelah kanker di stadium lanjut karena kanker ini tidak menunjukkan gejala yang khusus.

Secara umum gejala kanker serviks adalah keputihan, pendarahan, pendarahan saat menopause, serta keluar cairan abnormal dari vagina (bisa berwarna kekuningan, bau, dan bercampur darah). Untuk mengatasi kanker serviks terutama obat kanker serviks stadium 4 adalah dengan melakukan kemoterapi dan/atau radioterapi.

Ciri-Ciri Umum dan Faktor Risiko Kanker Serviks

Organ kewanitaan adalah organ yang sangat sensitif terhadap rangsangan dari luar termasuk kotoran bahkan virus. Oleh karena itu jika terjadi sesuatu yang abnormal tanpa harus menunggu ada gejala lain yang timbul tidak ada salahnya segera memeriksakan diri ke dokter.

Hal ini khususnya karena suatu kanker terutama kanker serviks belum akan menjadi kanker dalam jangka waktu 10 hingga 20 tahun sejak infeksi pertama. Maka dari itu banyak penderita yang baru ketahuan setelah kanker sudah parah, untuk mendeteksi kanker lebih awal disarankan seorang wanita melakukan tes pap smear setiap 2 tahun sekali.

Meskipun tergolong sulit untuk dideteksi, berikut adalah gejala-gejala awal adanya kondisi yang abnormal pada organ kewanitaan:

  • Selalu merasakan sakit saat berhubungan intim dan mengeluarkan darah (darah keluar pada umumnya saat berhubungan intim pertama kali)
  • Keputihan yang jumlahnya berlebihan bahkan sampai mengeluarkan darah
  • Pinggul sering terasa sakit
  • Sakit saat buang air kecil
  • Darah yang keluar saat haid jumlahnya banyak dan berlebihan
  • Jika kanker sudah stadium lanjut paha akan terasa sakit dan bengkak, nafsu makan berkurang, berat badan tidak stabil, dan terjadi pendarahan secara tiba-tiba.
Baca juga:  Diet Ketogenik: Alternatif Cara untuk Kanker

Sebelum membahas mengenai obat kanker serviks stadium 4, ada baiknya Anda mengenali faktor resiko kanker ini agar menjadi lebih waspada dan menghindari hal-hal yang dapat mengakibatkan terinfeski virus HPV:

  • Wanita yang sudah berusia di atas 40 tahun dan sudah menopause resiko terkena kanker serviks lebih besar dibandingkan dengan wanita usia muda
  • Wanita yang mengalami keputihan tidak normal beresiko tinggi mengalami kanker serviks jika tidak segera diatasi. Keputihan yang normal adalah bening, tidak berbau, dan tidak gatal. Bila keputihan yang Anda alami tidak memenuhi kriteria tersebut meskipun hanya salah satu, berarti keputihan Anda termasuk tidak normal
  • Kanker serviks adalah kanker yang mudah ditularkan melalui cairan, maka dari itu penyakit ini bisa ditularkan melalui hubungan seksual
  • Selain cairan, virus HPV juga bisa menular melalui sentuhan. Contohnya melalui toilet umum di mana Anda menggunakan toilet yang sama dengan penderita kanker serviks, maka Anda bisa tertular. Karena itu gunakan toilet umum yang bersih dan basuh dengan air bersih atau tisu yang Anda bawa sendiri
  • Memiliki banyak anak. Setiap kali melahirkan maka leher rahim atau serviks sebagai jalan untuk melakukan persalinan akan mengalami trauma. Semakin sering melahirkan maka semakin sering pula serviks akan mengalami trauma.

Cara Mengobati Kanker Serviks Menggunakan Herbal

Mengatasi kanker serviks adalah dengan melakukan terapi medis yang meliputi operasi pengangkatan rahim, radioterapi, dan kemoterapi. Bagi pasien yang masih memiliki keinginan untuk punya anak, metode LEEP atau biopsy bisa dilakukan tergantung dari kondisinya. Selain itu, obat kanker serviks stadium 4 juga bisa berupa tanaman herbal sebagai obat kompelementer atau pelengkap di samping perawatan medis. Beberapa tanaman herbal tersebut adalah:

  • Sarang Semut

    Herbal yang merupakan tanaman asli Papua ini dinamakan sarang semut karena bagian dalam umbinya terhadap struktur yang menyerupai sarang semut. Herbal Sarang Semut kaya akan kandungan flavonoid, tookoferol, dan polifenol yang merupakan zat antioksidan dan antikanker. Karena kandungannya, herbal ini bisa mencegah pertumbuhan sel kanker serviks, sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh jika air rebusannya diminum setiap hari oleh penderita kanker serviks.

  • Kulit Manggis

    Kulit manggis ternyata bukan hanya bermanfaat untuk kecantikan seperti yang diiklankan, namun juga bisa dijadikan obat herbal untuk kanker serviks. Kulit manggis mengandung zat-zat Xanthone yang berfungsi untuk menghambat pertumbuhan sel agar sel kanker tidak menyebar.

  • Kunyit Putih

    Kunyit putih yang dikenal juga dengan nama temu puteri ini memiliki warna rimpang yang putih dan bentuknya bulat. Kunyit putih mengandung zat antiinflamasi dan antioksidan yang berguna untuk mencegah pembengkakan dan meningkatkan sistem imun tubuh sehingga sel kanker tidak dapat berkembang biak.

Baca juga:  3 Manfaat Teh Hijau sebagai Anti Kanker yang Ampuh

Demikian adalah beberapa tanaman herbal tradisional yang dapat dikonsumsi untuk membantu mengatasi kanker serviks di samping melakukan terapi medis. Kanker serviks yang terdeteksi lebih awal akan memperbesar kemungkinan Anda untuk sembuh karena itu jangan anggap remeh sinyal-sinyal yang diberikan tubuh Anda bila terjadi sesuatu yang di luar normal.

Rutin melakukan tes pap smear setiap 2 kali setahun merupakan hal yang belum biasa dilakukan oleh masyarakat negara berkembang terutama Indonesia. Oleh karena itu kewaspadaan dan antisipasi kanker serviks harus dilakukan mulai dari diri sendiri.

Advertisement
Alinesia