Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

PROMO 12-12, DISKON 10% UNTUK SEMUA PAKET PRODUK, BERLAKU 12-15 DES 2017. HUBUNGI CS KAMI SEKARANG!
Penyebab Gejala Stroke Penyebab Gejala Stroke foxnews.com

Info Penting Seputar Penyebab dan Gejala Stroke

Stroke adalah penyakit serus yang dapat mengancam kehidupan karena memutuskan aliran darah ke bagian otak. Penyakit stroke haruslah segera ditangani secara medis, sebab sel-sel dalam otak akan mulai mati hanya dalam hitungan menit saja.

Tindakan penanganan yang cepat dapat meminimalkan kerusakan otak serta komplikasi yang mungkin terjadi. Kabar baiknya, stroke bisa diobati dan dicegah, sehingga sekarang lebih sedikit orang yang meninggal akibat stroke daripada 15 tahun lalu.

Apa Saja Penyebab Stroke?

Seperti telah disinggung, penyakit stroke terjadi jika aliran darah menuju otak terputus atau berkurang. Hal ini mengurangi asupan oksigen serta nutrisi ke otak, yang dapat memicu kematian dari sel-sel otak.

Penyebab stroke bisa jadi adalah terhambatnya pembuluh arteri (stroke iskemik) atau adanya kebocoran atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Beberapa orang hanya mengalami gangguan aliran darah ke otak mereka yang terjadi sementara (serangan iskemik transien, atau stroke ringan).

Stroke Iskemik

Sekitar 85 persen dari kasus stroke adalah stroke iskemik. Stroke iskemik terjadi jika pembuluh arteri menuju otak Anda menyempit atau tersumbat, sehingga menyebabkan pengurangan aliran darah yang drastis (iskemia). Jenis stroke iskemik yang paling sering terjadi antara lain:

  • Stroke trombotik—Stroke jenis ini terjadi jika terbentuk bekuan darah (trombus) di salah satu pembuluh arteri yang mengalirkan darah ke otak. Bekuan darah itu dapat disebabkan oleh penumpukan berlemak (plak) yang terbentuk di arteri lalu mengakibatkan penurunan aliran darah (aterosklerosis), atau disebabkan oleh masalah arteri lainnya.
  • Stroke embolik—Stroke jenis ini terjadi jika bekuan darah atau kotoran lainnya terbentuk di luar otak Anda—umumnya di jantung—lalu terbawa oleh aliran darah dan tersumbat di arteri-arteri otak yang lebih sempit. Jenis bekuan darah seperti ini disebut sebagai embolus.

Stroke Hemoragik

Penyebab stroke hemoragik adalah kebocoran atau pecahnya pembuluh darah di otak. Perdarahan (hemoragik) seperti ini di otak bisa disebabkan oleh banyak hal yang memengaruhi pembuluh darah Anda, termasuk tekanan darah tinggi yang tidak terkendali (hipertensi), kelebihan pengobatan dengan antikoagulan, serta adanya titik-titik lemah di dinding pembuluh darah Anda (aneurisma).

Penyebab stroke hemoragik lain yang lebih jarang adalah pecahnya pembuluh darah abnormal yang berdinding tipis (malformasi arteriovenosa) yang sudah ada sejak lahir. Jenis stroke hemoragik antara lain:

  • Perdarahan intraserebral—Jika ini terjadi, pembuluh darah di otak pecah dan menumpahkan isisnya ke jaringan otak sekitarnya, merusak sel-sel otak. Sel-sel otak di luar kebocoran itu menjadi kekurangan darah dan menjadi rusak juga. Penyebab stroke jenis ini kemungkinan adalah darah tinggi, luka berat, malformasi vaskular, penggunaan obat pengencer darah, serta kondisi-kondisi lain.
  • Perdarahan subarachnoid—Ini terjadi jika pembuluh arteri di atau dekat permukaan otak menjadi pecah dan menumpahkan isinya ke ruangan di antara permukaan otak dan tengkorak. Perdarahan sering kali dicirikan dengan sakit kepala berat yang mendadak. Penyebab stroke ini biasanya adalah pecahnya kantong luar kecil yang menonjol di arteri (aneurisma). Setelah perdarahan, pembuluh darah di otak bisa melebar dan menyempit tak menentu (vasospasme), menyebabkan kerusakan sel otak yang semakin mengurangi aliran darah.

Stroke Ringan (Serangan Iskemik Transien)

Stroke ringan—yang juga disebut ministroke—adalah jangka waktu singkat dimana Anda mengalami gejala-gejala menyerupai stroke. Penyebab stroke ringan adalah penurunan aliran darah sementara ke bagian otak sehingga mengakibatkan serangan iskemik transien yang sering kali berlangsung kurang dari 5 menit.

Seperti stroke iskemik, stroke ringan terjadi jika bekuan darah atau kotoran lain menyumbat aliran darah menuju bagian otak Anda. Gejala-gejala stroke ringan biasanya singkat karena penyumbatan tersebut hanya terjadi sementara.

Bila gejala-gejala stroke ringan sudah berakhir, segeralah periksa ke dokter. Mengalami stoke ringan berarti Anda sangat riskan mengalami serangan stroke yang lebih berat, dan menderita dampak kerusakan yang permanen. Adanya serangan stroke ringan juga berarti kemungkinan besar ada penyumbatan atau penyempitan arteri yang mengarah ke otak atau sumber bekuan di dalam jantung.

Seperti Apa Gejala-Gejala Stroke?

Perhatikanlah sejumlah gejala-gejala stroke berikut jika Anda atau orang lain kemungkinan mengalami stroke. Ingatlah kapan gejala-gejala ini mulai terjadi, karena lamanya waktu kemunculan gejala ini dapat mengarahkan keputusan pengobatan Anda.

  • Kesulitan berbicara dan memahami. Anda mungkin akan kebingungan. Anda kesulitan mengucapkan kata-kata, atau sulit memahami ucapan orang lain.
  • Kelumpuhan atau mati rasa di wajah, lengan, atau kaki. Anda mungkin mengalami mati rasa, kelemahan, atau kelumpuhan di wajah, lengan, atau kaki, terutama di satu sisi tubuh saja. Cobalah angkat kedua lengan di atas kepada pada saat bersamaan. Jika satu tangan mulai jatuh, Anda mungkin mengalami stroke. Demikian pula, satu sisi mulut Anda mungkin terlihat terkulai ketika mencoba tersenyum.
  • Kesulitan melihat dengan satu atau kedua mata. Penglihatan Anda mungkin mendadak buram atau gelap di satu atau kedua mata, atau mungkin juga melihat penglihatan ganda.
  • Sakit kepala. Sakit kepala berat yang mendadak, mungkin disertai muntah, pusing, atau gangguan kesadaran, kemungkinan menandakan stroke.
  • Kesulitan berjalan. Anda mungkin gampang tersandung atau mengalami pusing tiba-tiba, kehilangan keseimbangan, atau kehilangan koordinasi gerakan.

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika Anda merasakan gejala-gejala stroke seperti di atas, bahkan meskipun keluhannya sudah berkurang.

Untuk membantu memastikan apakah keluhan yang dialami benar-benar adalah gejala stroke, maka ikutilah pedoman FAST berikut ini:

  • Face (Wajah). Minta orang tersebut untuk tersenyum. Apakah satu sisi wajahnya tampak terkulai?
  • Arms (Lengan). Minta dia angkat kedua lengannya. Apakah satu tangan mulai terkulai ke bawah? Atau apakah satu tangan tidak bisa diangkat?
  • Speech (Bicara). Minta dia mengulangi kalimat sederhana. Apakah ucapannya tidak jelas atau terdengar aneh?
  • Time (Waktu). Jika Anda melihat tanda-tanda di atas, segera bawa ke rumah sakit atau panggil ambulans.

Jangan tunggu untuk melihat apakah gejala-gejala stroke menghilang dalam hitungan menit. Setiap menit sangatlah berharga. Semakin telat stroke ditangani, maka semakin besar risiko kerusakan pada otak serta kelumpuhan permanen yang akan diderita pasien.

Jika Anda sedang berada dengan seseorang yang diduga mengalami gejala-gejala stroke, pantaulah orang tersebut baik-baik sambil menunggu ambulans datang atau sambil membawanya ke rumah sakit.

Semoga dengan informasi mengenai penyebab dan gejala stroke di artikel ini, Anda jadi lebih waspada terhadap penyakit mematikan ini. Guna mencegah stroke, Anda harus paham apa saja penyebabnya, lalu lakukan berbagai perubahan hidup yang diperlukan. Baca juga artikel terkait tentang cara mencegah stroke di sini: Anda Bisa Mencegah Stroke dan Terus Hidup Sehat!

BACA JUGA ARTIKEL REKOMENDASI HERBAL BERIKUT:

Noni Juice Teruji Untuk Darah Tinggi, Diabetes, Asam Urat, Gangguan Jantung

noni fruit 10
Noni juice telah membantu banyak orang untuk bebas dari darah tinggi, diabetes tipe 1 & 2, asam urat, gangguan jantung. Noni juga efektif untuk penderita kolesterol, stroke, sulit tidur, stress […] Baca Selengkapnya »

Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silakan kunjungi halaman hotline kami »
FOLLOW DEHERBA.COM:
instagram