Kenali Gejala Kanker Otak dan Pilihan Pengobatan Herbal Terbaiknya

Diedit:

Apa jadinya bila otak Anda bermasalah? Otak bertanggung jawab atas fungsi pengenalan, emosi, ingatan, dan segala bentuk pembelajaran. Otak juga mengatur sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.

Ya, otak adalah pusat pengendalian pikiran dan seluruh tubuh. Seperti bagian tubuh lainnya, otak juga tidak luput dari ancaman penyakit termasuk kanker otak.

Artikel ini akan menjelaskan kepada Anda tentang cara mengenali gejala-gejala kanker otak dan bagaimana mencegahnya dengan memahami faktor pemicunya. Temukan juga informasi seputar pilihan pengobatan herbal terbaiknya di akhir artikel.

Gejala-Gejala Kanker Otak

Ciri-ciri kanker otak bergantung pada beberapa faktor, antara lain jenis kanker/tumor, ukurannya, lokasi dan penyebarannya, juga termasuk usia serta riwayat kesehatan dari pasien.

Beberapa tanda-tanda kanker otak seringkali mencakup sakit kepala, kelemahan, mati rasa, mual, muntah, atau kejang. Sejumlah penderitanya mungkin merasakan adanya masalah pada kognitif, penglihatan, kemampuan berbicara, atau masalah koordinasi gerakan. Gejala-gejalanya mungkin hampir tidak terasa atau berkembang secara bertahap.

Gejala kanker otak bergantung pada bagian otak dan sistem fungsional (misalnya motorik, sensorik, bahasa) mana yang terpengaruh kanker/tumor. Misalnya, masalah penglihatan mungkin diakibatkan oleh tumor yang berkembang dekat dengan saraf optik.

Tumor di bagian depan otak dapat memengaruhi kemampuan berkonsentrasi dan berpikir. Tumor di area yang mengendalikan fungsi motorik dapat menyebabkan kelemahan, mati rasa, atau kesulitan berbicara. Dan jika ada tumor yang berukuran besar maka dapat menyebabkan beberapa gejala sekaligus karena tumor tersebut menekan berbagai bagian otak.

Ciri-ciri kanker otak yang umum dialami adalah sebagai berikut:

  • Sakit kepala: Mengalami sakit kepala yang semakin sering dan semakin parah mungkin adalah tanda-tanda kanker otak.
  • Perubahan penglihatan: Tumor di bagian atau di dekat saraf optik dapat mengaburkan penglihatan atau menyebabkan penglihatan ganda. Jenis lain dari tumor otak juga dapat mengakibatkan pergerakan mata yang abnormal atau perubahan penglihatan.
  • Kehilangan keterampilan motorik: Tumor otak dapat memengaruhi area-area tertentu dari otak yang bertanggungjawab untuk fungsi-fungsi motorik, seperti keseimbangan, koordinasi, atau gerakan. Kelemahan otot wajah juga bisa menjadi tanda-tanda kanker otak di dalam saraf kranial.
  • Mual dan/atau muntah: Bila sering dialami di awal pagi hari dan tidak disebabkan oleh masalah kesehatan lain, mungkin ini adalah salah satu ciri-ciri kanker otak.
  • Kejang: Gejala kejang-kejang bisa jadi tanda-tanda adanya kanker di otak.
  • Masalah kognitif: Tumor di otak bisa berdampak buruk bagi kemampuan kognitif dan mengakibatkan masalah ingatan, konsentrasi yang buruk, kebingungan, kesulitan berpikir jernih atau memproses suatu informasi, serta kesulitan berbahasa.
  • Kelemahan atau mati rasa: Beberapa kanker otak menyebabkan kelemahan di satu sisi tubuh atau sindrom paraneoplastic lainnya, seperti neuropati perifer (mati rasa atau kesemutan di tangan dan kaki).

Ada juga beberapa ciri-ciri kanker otak yang lebih tidak kentara dibandingkan dengan gejala-gejala diatas. Ciri-ciri berikut ini melibatkan perubahan pada keseluruhan kondisi kesehatan Anda:

  • Perubahan kepribadian: Otak bertanggung jawab untuk banyak fungsi tubuh. Kadang-kadang tumor di bagian depat otak dapat menyebabkan perubahan bertahap pada perilaku, kepribadian, dan pemikiran.
  • Gangguan hormonal: Kelenjar pituitari, yang terletak di dasar otak, berperan penting untuk produksi dan regulasi hormon. Tumor/kanker di area ini dapat memengaruhi hormon, sehingga memicu gejala-gejala kanker otak yang mirip dengan gejala gangguan endokrin.
Jika Anda sudah merasakan gejala-gejala kanker otak diatas, sebaiknya segera temui dokter untuk mengadakan pemeriksaan yang dibutuhkan. Melakukan deteksi dini ciri kanker otak merupakan langkah penting agar keberhasilan pengobatannya semakin besar.

Faktor Pemicu Kanker Otak

Penyebab kanker otak masih terus-menerus diteliti oleh para ahli, sehingga sekarang kita masih belum tahu pasti apa penyebabnya. Meskipun begitu, ada sejumlah kondisi genetik dan faktor lingkungan yang mungkin memicu perkembangan kanker otak.

  • Jenis kelamin: Tidak ada aturan umum bagi semua jenis kanker otak. Jenis kanker tertentu, misalnya Meningioma, dua kali lebih mungkin menyerang wanita. Sedangkan jenis kanker lain, misalnya Medulloblastoma lebih sering didiagnosa pada pria.
  • Umur: Secara umum, risiko kanker otak meningkat seraya usia bertambah, dan yang paling rentan adalah lansia berusia diatas 65 tahun. Faktor usia bervariasi tergantung pada jenis sel dan lokasi tumor. Orang dewasa jarang sekali mengalami Medulloblastoma, sedangkan Glioma seringkali menyerang orang dewasa. Kanker Meningioma dan Craniopharyngioma jauh lebih sering terjadi pada orang dewasa diatas usia 50 tahun.
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah: Beberapa orang yang memiliki sistem imun yang lemah memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan limfoma otak.
  • Genetik: Riwayat keluarga dapat memengaruhi Anda. Misalnya penyakit Von Hippel-Lindau, sindrom Li-Fraumeni, dan Neurofibromatosis (NF1 dan NF2) adalah penyakit keturunan yang ditemukan pada keluarga-keluarga dengan riwayat tumor otak yang langka. Selain itu, hanya ada sedikit bukti bahwa kanker otak diwariskan dalam keluarga.
  • Paparan bahan kimia: Bahan kimia industri tertentu telah dikaitkan denan peningkatan risiko kanker otak. Ada bukti yang menunjukkan bahwa beberapa jenis tumor otak menyerang orang yang bekerja di penyulingan minyak, pabrik karet, dan pabrik obat.
  • Pengobatan radiasi: Paparan terapi radiasi, terutama pada usia muda, dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker otak.
Baca juga:  7 Tanda-Tanda Kanker Otak Stadium Awal

Ingatlah bahwa faktor risiko kanker otak hanya memengaruhi kemungkinan berkembangnya kanker otak selama jangka waktu yang lama. Misalnya, jika Anda menjalani terapi radiasi untuk mengobati jenis kanker lain, atau jika Anda sudah lama bekerja dalam industri dimana Anda menangani bahan kimia pemicu kanker. Anda mungkin perlu berkonsultasi dengan dokter mengenai faktor risiko yang paling memengaruhi Anda.

Bila Anda sudah benar-benar mencurigai keberadaan kanker di otak, maka sangat dianjurkan untuk secepat mungkin melakukan tindakan penanganan. Salah satu tindakan penanganan yang banyak dilakukan orang adalah mencari pengobatan herbal terbaik untuk mencegah perkembangan gejala-gejala kanker otak yang sudah ada.

Pilihan Herbal Terbaik Untuk Pengobatan Kanker Otak

Sebagai alternatif dari pengobatan secara medis, terdapat 3 pilihan herbal yaitu Sarang Semut, Noni Juice, dan Temu Putih. Ketiga herbal ini dapat dimanfaatkan sebagai alternatif untuk untuk menumpas pertumbuhan ciri-ciri kanker otak.

  • Sarang Semut

    Sarang Semut mengandung senyawa aktif penting seperti flavonoid, tokoferol, polifenol, dan kaya akan berbagai mineral yang berguna sebagai anti-oksidan dan anti-kanker yang terbukti efektif menumpas berbagai jenis kanker termasuk kanker otak.

    Misalnya senyawa aktif flavonoid diketahui sangat membantu memerangi kanker karena dapat berfungsi sebagai inaktivasi karsinogen, anti-proliferasi, penghambatan siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, serta inhibisi angiogenesis. Semua fungsi tersebut bisa dibilang adalah ‘jurus spesial’ flavonoid untuk menghancurkan pertumbuhan kanker.

    Bagi Anda yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Sarang Semut, silakan kunjungi artikel: Sarang Semut Papua Mulai Hancurkan Kanker, Tumor, Benjolan Abnormal dalam Waktu 3 Bulan atau Kurang!

  • Noni Juice

    Noni Juice memiliki berbagai kandungan yang baik untuk mengatasi perkembangan tanda-tanda kanker otak. Herbal ini mengandung proseronin yang membentuk seronin—sejenis senyawa protein yang bertindak mengontrol proses pertumbuhan serta regenerasi sel agar terus bekerja secara normal. Karena itulah senyawa ini diperlukan agar bisa mengendalikan perkembangan sel-sel kanker.

    Selain itu, Noni Juice juga memiliki senyawa unik scolopetin, terpenoid, dan damnachantal yang berperan melindungi pertumbuhan sel-sel sehat supaya tetap normal dan aktif. Noni juga mendorong tubuh agar memproduksi senyawa anti kanker lain misalnya nitrit oksida, interleukin, interferon, faktor nekrosis tumor, dan lipopolisakarida agar tubuh dibantu untuk menekan pertumbuhan kanker semaksimal mungkin.

    Bagi Anda yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Noni Juice, silakan kunjungi artikel: Noni Juice—Herbal Teruji Taklukan Darah Tinggi, Diabetes, Gangguan Jantung, dan Penyakit Lainnya!

  • Temu Putih

    Herbal Temu Putih, atau yang juga dikenal sebagai Kunyit Putih, mengandung zat anti kanker RIP (Ribosome Inactivating Protein). Di dalam tubuh, zat tersebut akan menempelkan diri ke sel-sel tubuh yang mengalami pertumbuhan abnormal (sel kanker).

    Kemudian zat RIPS mengakibatkan sel-sel abnormal tersebut kehilangan kemampuannya untuk berkembang biak. Dengan begitu sel-sel tersebut tidak mampu memperbanyak diri lalu mati sebelum sanggup bertambah banyak. Jelaslah bahwa herbal ini dapat membantu menumpas pertumbuhan tanda-tanda kanker otak dengan menghambat perkembangbiakannya.

    Bagi Anda yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Temu Putih, silakan kunjungi artikel: Kunyit Putih—Herbal Pengusir Kanker dan Tumor.

Ketiga pilihan herbal diatas sama-sama memiliki kemampuan sebagai anti kanker. Akan tetapi jika Anda mencari herbal yang paling tinggi ‘jam terbang’-nya dalam mengatasi pertumbuhan kanker, maka yang patut dicoba adalah Sarang Semut. Herbal ini memiliki keunggulan jika ditilik dari segi empiris (berdasarkan pengalaman) dibandingkan dengan kedua pilihan herbal lainnya.

Banyak penderita kanker sudah tidak asing lagi dengan herbal Sarang Semut karena herbal ini lebih cepat menumpas kanker dibandingkan herbal-herbal anti kanker lain. Menurut pengakuan para penggunanya, Sarang Semut biasanya sudah dapat membantu mereka merasakan tanda-tanda kesembuhan dari sejak 1-3 bulan pertama konsumsi rutin.

Apabila sekarang tubuh Anda masih baru menunjukkan gejala-gejala kanker otak, besar kemungkinan bahwa herbal mampu membantu mengatasinya secara tuntas. Tetapi bukan maksudnya herbal tidak dapat dimanfaatkan untuk Anda yang sudah terlanjur divonis kanker otak.

Baca juga:  7 Tanda-Tanda Kanker Otak Stadium Awal

Herbal tetap bisa digunakan oleh para penderita kanker, bahkan sekalipun kanker sudah mencapai stadium lanjut. Memang kemungkinan hasilnya tidak akan seperti bila digunakan pada kanker stadium awal. Beberapa pengguna herbal memilih untuk memadukan pengobatan medis dengan herbal dan mereka merasakan proses kesembuhan yang lebih cepat.

Jika Anda baru saja divonis dokter menderita kanker otak, berusalah tetap tenang dan yakinkan diri Anda untuk pantang menyerah! Tetaplah optimis untuk memulai perjuangan Anda mengalahkan kanker dan jalani pengobatan kanker otak yang terbaik sesuai dengan kondisi yang Anda hadapi.