Share:

Terakhir Diedit:

Ketika seseorang didiagnosis mengidap hipertensi atau tekanan darah tinggi, kebanyakan orang mengaku khawatir mereka akan berakhir sepenuhnya bergantung pada asupan obat. Sebenarnya kekhawatiran ini tidak salah, karena hal semacam ini mungkin terjadi.

Tetapi juga tidak selamanya benar, karena dengan perubahan pola hidup dan pilihan menu makanan penurun darah tinggi, Anda bisa mengatasi kecenderungan untuk mengalami hipertensi permanen.

Mengatasi Hipertensi dengan Diet Makanan Penurun Darah Tinggi

Cara terbaik dalam mengatasi hipertensi terutama di awal serangan adalah dengan menerapkan diet khusus yang sarat makanan penurun darah tinggi. Dalam dunia medis diet ini juga dikenal sebagai diet DASH.

DASH merupakan singkatan dari Dietary Approach to Stop Hypertension. Diet ini menekankan pada bagaimana cara mengatasi tekanan darah tinggi tanpa mutlak bergantung pada obat. Karena rupanya beberapa masalah pada tahap awal terjadinya hipertensi masih mungkin diatasi dengan mengubah pola hidup jadi lebih sehat dan mengonsumsi makanan penurun darah tinggi.

Maksimalkan sayuran dan buah


Hampir seluruh jenis sayuran dan buah dinyatakan aman untuk pengidap hipertensi. Tidak hanya itu, sebagian besar justru merupakan bagian dari makanan penurun darah tingggi berkat kandungan potasium, fiber, selenium, dan magnesium-nya.

Senyawa mineral juga disempurnakan oleh beragam jenis antioksidan, berbagai kandungan vitamin seperti vitamin C, A, dan E. Dan semua kandungan ini diketahui mampu meluruhkan endapan kolesterol dalam darah, melakukan proses regenerasi sel pembuluh darah, membantu peningkatan metabolisme yang membantu mencegah pembentukan endapan lemak dan kolesterol serta membantu menyeimbangkan kembali komposisi darah.

Jadi jangan ragu untuk memasukkan beragam jenis sayuran seperti brokoli, bayam, tomat, wortel, papaya, berry, jeruk, buah Noni, ubi manis, kentang dan banyak lagi. Sajikan setidaknya 4 – 5 kali dalam sehari baik sebagai sarapan, menu selingan, atau pengganti makan malam.

Alihkan pada serealia utuh


Menurut pendapat beberapa pakar nutrisi, serealia utuh mengandung banyak serat yang akan bekerja selayaknya spons yang menyerap lemak dalam tubuh sehingga menekan pembentukan endapan lemak dan kolesterol dalam darah dan pembuluh darah. Selain itu seralia utuh dikenal rendah lemak sehingga aman Anda konsumsi.

Makanlah roti gandum utuh, oatmeal, sereal, pasta dari gandum utuh dan nasi merah setidaknya sebanyak 7 kali sehari baik sebagai sajian makanan pokok, menu sarapan sampai camilan.

Kacang dan biji-bijian


Sumber protein dan lemak tak jenuh dari beragam kacang-kacangan dan biji-bijian dianggap berkali lebih sehat dan aman untuk pengidap hipertensi dibandingkan protein dari daging merah dan ayam. Tidak hanya itu, terbukti kacang dan biji-bijian mengandung sejumlah senyawa mineral dan vitamin penting dan beragam fitonutrien yang baik untuk melawan endapan kolesterol.

Itu sebabnya alihkan kegemaran Anda akan daging merah dengan mengkonsumsi biji-bijian dan kacang-kacangan. Tambahkan menu tempe dan tahu dalam menu Anda . Tetapi untuk kacang-kacangan , sebaiknya konsumsi dengan bijak mengingat kandungan kalorinya yang tinggi.

Produk susu rendah lemak


Dalam susu terkandung sejumlah senyawa penting yang baik untuk membantu tubuh tetap fit, meningkatkan metabolisme serta kaya akan vitamin D, kalsium dan protein. Tetapi susu juga mengandung banyak lemak yang memang sebaiknya dihindari pengidap hipertensi.

Jadi susu perlu masuk dalam diet DASH, tetapi konsumsi dengan bijak. Asupan susu sehari 2 kali justru dianggap baik untuk menjaga kondisi tubuh pasien selama diet dan membantu mendorong metabolisme tubuh. Hanya saja pilih susu low-fat karena dalam diet DASH penting untuk Anda menjalani diet lemak dengan cukup ketat.

Alkohol, teh, dan kopi


Dalam porsi ringan, alkohol dari anggur terbukti memiliki sifat membantu melebarkan pembuluh darah dan membantu mengatasi pengendapan sodium dalam darah. Tetapi alkohol juga berbahaya bila dikonsumsi berlebihan karena juga memicu kenaikan tekanan darah, pembentukan endapan lemak, dan menyebabkan serangan darah tinggi permanen.

Sedangkan secara umum, teh merupakan minuman sehat untuk pengidap darah tinggi, terutama teh hijau karena kaya anti oksidan yang baik mengatasi endapan dalam darah, menekan ketegangan otot dan saraf, meredakan tekanan darah dan mengurangi rasa kaku akibat tekanan darah tinggi. Tetapi asupan berlebihan terutama untuk jenis teh hitam bisa memberatkan kerja hati dan ginjal dan akhirnya mengganggu komposisi normal darah.

Sedangkan kopi juga dianggap memiliki dua sisi mata uang terhadap serangan tekanan darah tinggi. Dalam kadar normal, kopi dianggap baik membantu melancarkan aliran darah. Namun kopi juga bisa memicu jantung memompa lebih cepat dan mendorong tekanan darah tinggi.

Kurangi asupan garam


Masalah garam adalah bagian paling krusial dalam diet untuk tekanan darah tinggi. Dalam garam terdapat sejumlah mineral sodium yang bila bergabung dengan sejumlah senyawa dalam darah akan membuat darah menjadi lebih kental dan meningkatkan tekanan darah.

Itu sebabnya dalam diet DASH penting bagi pasien menjalankan diet yang tidak hanya terfokus pada asupan makanan penurun darah tinggi, tetapi juga rendah garam. Menurut Mayoclinic, setidaknya asupan garam harian bagi pelaku diet Dash berkisar antara 2300 mg sampai 1500 mg tergantung tingkat keparahan pasien.

Batasi lemak dan gula


Pada diet DASH dengan kondisi hipertensi skala awal, Anda masih ditoleransi mengkonsumsi sejumlah menu berlemak dan mengandung gula dengan jumlah cukup terbatas. Beberapa orang butuh konsultasi tambahan dengan ahli nutrisi demi menemukan jumlah asupan gula dan lemak yang tepat untuk tiap pasien.

Karena bagaimanapun lemak berperan besar dalam pembentukan energi, membantu tubuh menyerap sejumlah jenis vitamin dan membentuk antibodi. Demikian pula dengan peran glukosa dalam pembentukan energi dalam sel. Sehingga menghindarinya 100% bisa membuat pasien merasa mudah lelah dan lemas berlebihan.

Kendalikan asupan daging-dagingan


Dalam diet DASH, tidak ada larangan mutlak untuk mengkonsumsi daging-dagingan, tetapi tentu saja dalam porsi yang terbatas. Bagaimanapun dalam daging-dagingan merah terdapat nutrisi penting yang Anda butuhkan seperti protein, zat besi, zink dan vitamin B.

Standarnya hanya boleh setidaknya 5 ons perhari atau kurang dari itu sesuai saran ahli nutrisi, Lebih baik perbanyak asupan ayam bagian dada atau malah jenis ikan karena lemak yang lebih sehat dan rendah kolesterol ketimbang daging merah.

Pada dasarnya diet DASH terdiri dari dua poin utama yakni asupan yang disarankan karena merupakanan makanan penurun darah tinggi dan makanan yang dikurangi asupannya karena menjadi pemicu darah tinggi.

Baca juga  Tekanan Darah Normal

Menurut Mayoclinic, diet DASH yang dijalankan dengan teratur dan disiplin akan menunjukan hasil berupa penurunan tekanan darah yang lebih stabil dalam tempo 2 minggu. Ini karena diet dapat bekerja ganda. Yakni membantu meluruhkan kerak koleterol dalam pembuluh darah yang selama ini menjadi penyebab utama penyempitan pembuluh darah.

Diet ini juga akan mencegah pembentukan endapan lemak dan kolesterol pada pembuluh darah. Juga membantu mengembalikan komposisi normal darah dengan mengurangi kadar sodium yang dikenal menyebabkan pengentalan darah.

Sedangkan menurut WebMD, Diet ini juga akan membantu memperbaiki beberapa masalah ketidakseimbangan hormon yang muncul dalam tubuh Anda. Juga akan membantu Anda mengecilkan lingkar pinggang beberapa cm meski diet DASH sebenarnya tidak ditujukan sebagai diet berat badan.

Manfaatkan Noni Juice sebagai Herbal Penurun Darah Tinggi

Salah satu makanan penurun darah tinggi yang disarankan dalam menu diet DASH adalah buah dan sayuran. Terutama jenis yang memiliki sejumlah kandungan penting seperti anti oksidan penurun kolesterol selenium, potasium, vitamin C, vitamin E dan sejumlah senyawa penting fitonutrien lain.

Dan salah satu jenis buah yang sudah terbukti secara klinis mengandung deretan senyawa penting di atas adalah Noni. Buah yang dikenal di daerah Asia Tenggara dan Mikronesia ini sudah sejak dahulu dikenal sebagai herbal penurun hipertensi.

Bukti Noni Juice sebagai Obat Darah Tinggi Alami


Pembuktian akan manfaat dari Noni juice terhadap hipertensi pernah dilakukan dalam sebuah riset oleh seorang pakar dari Universitas Johns Hopkins, Dr. Neil Solomon. Beliau melibatkan 1227 pakar kesehatan dari seluruh dunia dan 25314 orang pasien dengan beragam penyakit dari 80 negara.

Dari angka ini setidaknya 1869 orang pasien di antaranya adalah pengidap hipertensi. Dan setelah menjalani asupan rutin dengan Noni juice, maka sekitar 84% pasien dinyatakan sembuh dari keluhan tekanan darah tinggi. Karena itu, banyak orang menganggapnya sebagai obat darah tinggi alami yang dapat diandalkan.

Menurut Dr. Neil Solomon, Noni juice mengandung sejumlah fitonutrien penting terutama scolopetin. Scopoletin terbukti berkhasiat melebarkan pembuluh darah dan membantu mengembalikan elastisitas pembuluh darah berkat kemampuannya mendorong regenerasi sel pada pembuluh darah. Sehingga beberapa pengerasan pada dinding pembuluh darah akibat pengendapan kolesterol bisa diatasi.

Baca juga  Cara Menurunkan Darah Tinggi

Selain itu ditemukan sejumlah senyawa penting lain seperti flavonoid. Flavonoid baik untuk membantu mengikis endapan lemak dan kolesterol dalam pembuluh darah dan lemak terlarut dalam darah. Kandungan selenium dan potasiumnya baik untuk membantu menormalkan komposisi darah dan menekan kadar sodium dalam darah. Vitamin C, seronin, dan terpenoid akan sangat membantu proses regenerasi sel sehingga membantu mempercepat perbaikan sel pembuluh darah.

Noni juice adalah salah satu pilihan terbaik untuk memaksimalkan manfaat diet makanan penurun darah tinggi. Juga membantu mencegah hipertensi permanen yang dapat berakibat fatal bagi kesehatan Anda di jangka panjang. Diharapkan dengan rutin mengonsumsi herbal ini, setiap penderita hipertensi bisa dibantu agar tekanan darahnya tetap stabil dalam batas senormal mungkin.

Cindy Wijaya

Penulis beragam artikel kesehatan berpengalaman. Senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Saat ini bekerja sebagai penulis dan editor untuk Deherba.com. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.


Artikel di-posting oleh Cindy Wijaya dan di-review oleh tim penulisan deherba.com.