Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Mohon maaf kami tidak bisa melayani Anda dari tgl 17-19 Nov. Pembelian produk tetap bisa dilakukan melalui Lazada.co.id. atau Tokopedia.com. Terima kasih untuk pengertiannya.
Diabetes Tipe 1 Diabetes Tipe 1 Shutterstock

Diabetes Tipe 1—Penyebab dan Komplikasi yang Mesti Diwaspadai

Diabetes tipe 1 adalah kondisi penyakit kronis dimana pankreas hanya sedikit atau sama sekali tidak menghasilkan insulin. Insulin sendiri merupakan hormon yang memungkinkan gula (glukosa) untuk memasuki sel-sel guna menghasilkan energi bagi tubuh.

Terdapat berbagai faktor, termasuk genetik dan beberapa jenis virus, yang dapat memicu seseorang mengembangkan diabetes tipe 1. Walaupun diabetes ini biasanya mulai muncul selama masa kanak-kanak atau remaja, tapi kadang-kadang juga bisa muncul sewaktu sudah dewasa.

Apa Penyebab Diabetes Tipe 1?

Meskipun sudah dilakukan banyak penelitian ilmiah, namun sampai saat ini masih belum diketahui pasti apa penyebab diabetes tipe 1. Akan tetapi telah diketahui bahwa yang memicu kondisi ini sering kali adalah kelainan sistem kekebalan tubuh—yang normalnya menyerang bakteri dan virus berbahaya—tetapi justru menghancurkan sel-sel penghasil insulin di dalam pankreas.

Selain karena kelainan sistem kekebalan tubuh, beberapa hal lain yang mungkin memicu diabetes tipe 1 adalah faktor genetik (keturunan) dan terkena virus atau faktor lingkungan tertentu.

Peran Insulin

Begitu sejumlah besar sel-sel penghasil insulin dihancurkan, maka Anda hanya akan memiliki sedikit atau sama sekali tidak punya insulin. Insulin merupakan hormon yang berasal dari kelenjar yang letaknya di belakang dan di bawah perut (pankreas).

  • Pankreas melepaskan insulin ke dalam peredaran darah.
  • Insulin beredar, memungkinkan gula untuk memasuki sel-sel.
  • Insulin menurunan jumlah gula di dalam peredaran darah.
  • Seraya kadar gula darah menurun, maka menurun juga jumlah insulin yang dikeluarkan oleh pankreas.

Peran Glukosa

Glukosa—sejenis gula—adalah sumber utama energi bagi sel-sel yang membentuk otot serta jaringan lainnya.

  • Glukosa berasal dari dua sumber utama: makanan dan organ hati Anda.
  • Gula diserap ke dalam peredaran darah, dimana gula memasuki sel-sel dengan bantuan insulin.
  • Organ hati menyimpang glukosa dalam bentuk glikogen.
  • Ketika kadar glukosa sedang rendah, misalnya ketika Anda tidak makan dalam waktu lama, maka hati memecahkan simpanan glikogen untuk diubah menjadi glukosa sehingga kadar glukosa tetap dalam batasnya.

Dalam kasus diabetes tipe 1, tidak terdapat insulin yang membantu glukosa memasuki sel-sel, sehingga gula menumpuk di dalam peredaran darah Anda. Keadaan ini bisa menyebabkan komplikasi-komplikasi yang berakibat fatal.

Terdapat beberapa faktor yang memperbesar kemungkinan seseorang untuk menderita penyakit ini—lazim disebut sebagai faktor risiko. Beberapa faktor risiko penyebab diabetes tipe 1 adalah:

  • Riwayat kesehatan keluarga. Siapa pun yang punya orang tua atau saudara penderita diabetes tipe 1 mempunyai risiko sedikit lebih tinggi untuk juga mengembangkan penyakit ini.
  • Faktor genetik. Keberadaan gen-gen tertentu menandakan adanya kenaikan risiko mengembangkan diabetes tipe 1.
  • Faktor geografi. Kecenderungan diabetes tipe 1 semakin meningkat saat seseorang melakukan perjalanan jauh dari garis khatulistiwa.
  • Faktor usia. Walaupun diabetes tipe 1 bisa dialami di usia berapa pun, namun penyakit ini paling banyak muncul di dua rentang usia utama. Yaitu antara usia 4 – 7 tahun, dan antara usia 10 – 14 tahun.

Karena masih belum diketahui penyebab diabetes tipe 1 secara pasti, sampai saat ini para peneliti terus berupaya menyelidiki apa sebenarnya yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh mengalami kelainan sehingga salah menyerang sel-sel penghasil insulin.

Adakah Komplikasi Diabetes Tipe 1 yang Perlu Diwaspadai?

Para penderita diabetes tipe 1 kekurangan hormon insulin, yang seharusnya dapat mengatur penggunaan glukosa sebagai energi bagi tubuh. Hal ini mengakibatkan terjadi kondisi kadar gula darah tinggi, atau hiperglikemia, seraya glukosa menumpuk di dalam peredaran darah.

Kadar gula darah tinggi dikaitkan dengan beragam gejala-gejala, misalnya sering buang air kecil, rasa haus atau lapar yang berlebihan, dan penyembuhan luka yang lambat.

Seraya waktu berlalu, jika dibiarkan kondisi gula darah tinggi juga dapat mengakibatkan berbagai komplikasi berbahaya pada area-area tubuh yang berbeda, sebab kondisi tersebut merusak banyak jenis jaringan berbeda. Berikut ini beberapa komplikasi yang harus Anda waspadai.

  • Penyakit jantung dan pembuluh darah

    Diabetes secara drastis memperbesar risiko Anda menderita berbagai penyakit kardiovaskular, antara lain penyakit jantung koroner, serangan jantung, stroke, penyempitan pembuluh arteri (aterosklerosis), dan darah tinggi.

  • Masalah kulit dan mulut

    Diabetes dapat membuat Anda rentan terhadap infeksi di kulit dan mulut, termasuk infeksi bakteri dan jamur. Penyakit gusi dan kondisi mulut kering juga perlu diwaspadai.

  • Komplikasi kehamilan

    Kadar gula darah tinggi bisa membahayakan bagi janin maupun ibunya. Risiko keguguran, lahir mati, dan cacat lahir meningkat jika diabetes tidak dikendalikan dengan baik. Bagi ibu, diabetes meningkatkan risiko ketoasidosis diabetes, gangguan mata (retinopati), darah tinggi, serta preeklampsia.

  • Kerusakan saraf (neuropati)

    Kelebihan gula dalam darah bisa melukai dinding-dinding dari pembuluh darah kecil (kapilar) yang menutrisi saraf-saraf, terutama di kaki. Hal ini bisa menyebabkan kesemutan, mati rasa, rasa terbakar atau nyeri yang biasanya dimulai di ujung jari kaki/tangan dan sedikit demi sedikit menyebar ke atas.

    Kadar gula darah yang tidak terkontrol dengan baik pada akhirnya dapat membuat Anda kehilangan semua indera perasa di anggota-anggota tubuh yang terpengaruh.

  • Kerusakan kaki

    Kerusakan saraf di kaki atau peredaran darah ke kaki yang buruk memperbesar risiko dari berbagai komplikasi pada kaki. Jika dibiarkan, luka sedikit saja bisa menjadi infeksi yang serius dan pada akhirnya mengharuskan amputasi jari, kaki, atau bahkan tungkai.

Karena diabetes bisa membuat Anda tidak bisa merasakan luka di kaki, maka mudah saja untuk lalai merawat luka tersebut sehingga memicu infeksi serius yang mengarah pada amputasi. Itulah sebabnya Anda harus rajin mengecek kondisi kaki jika menderita diabetes. Jika ada luka di kaki, sebaiknya tanyakan ke dokter bagaimana cara terbaik untuk merawatnya.

Bagaimana Cara Menangani Diabetes Tipe 1?

Karena diabetes tipe 1 adalah kondisi dimana tubuh kurang/tidak mampu menghasilkan insulin sendiri, maka Anda membutuhkan insulin dari luar untuk membantu tubuh menggunakan gula di dalam darah sebagai energi.

Anda juga bisa menjaga kadar gula darah tetap stabil dalam batas normal dengan mengupayakan pola makan sehat dan rajin olahraga.

  • Terapi Insulin

    Para penderita diabetes tipe 1 biasanya diharuskan mendapatkan terapi insulin setiap hari. Insulin ini sering kali dimasukkan dengan suntikan. Tetapi ada juga yang menggunakan metode pompa insulin.

    Jumlah insulin yang dibutuhkan bervariasi sepanjang hari. Penderita diabetes tipe 1 harus secara teratur mengukur kadar gula darah mereka untuk mengetahui seberapa banyak insulin yang mereka butuhkan. Kadar gula darah Anda bisa dipengaruhi oleh pola makan dan olahraga.

  • Pola Makan dan Olahraga

    Penderia diabetes tipe 1 harus sering makan untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Konsultasikanlah dengan dokter atau ahli gizi yang berpengalaman menangani pasien diabetes untuk membantu menyusun rencana pola makan seimbang yang sehat.

    Olahraga juga membantu menurunkan kadar gula darah. Karena itu, jumlah insulin yang Anda butuhkan mungkin perlu disesuaikan dengan seberapa intens Anda berolahraga.

Jika Anda menderita diabetes tipe 1, Anda wajib mengubah gaya hidup, sering kali secara besar-besaran untuk mengendalikan kadar gula darah serta mencegah berbagai komplikasi fatal. Anda harus secara berkala mengecek kadar gula darah, mengikuti pola makan yang sangat teratur, rajin olahraga, dan rutin terapi insulin atau pengobatan lainnya.

Kabar baik bagi para penderita diabetes tipe 1, tersedia herbal alami dengan kemampuan obat diabetes yang terbukti ampuh, yaitu Noni juice (sari buah Noni). Noni sanggup membantu sel-sel penghasil insulin yang tidak berfungsi atau mengalami kerusakan untuk kembali pulih dalam melaksanakan fungsinya dalam membantu tubuh mengubah glukosa menjadi energi.

Dengan begitu, masalah kelainan sistem kekebalan—yang adalah penyebab diabetes tipe 1—dapat ditanggulangi dengan baik karena Noni mendukung proses pemulihan sel-sel penghasil insulin yang dirusak oleh sistem kekebalan.

Dan manfaat penyembuhan herbal ini tidak hanya secara teori saja, karena bukti nyatanya sudah ada. Pengguna Noni juice yang rutin minum herbal ini mendapati bahwa kadar gula darah mereka bisa ditekan dalam batas normal dan terus stabil selama konsumsi herbal ini. Silakan baca penjelasan lengkapnya di artikel: Noni Juice—Obat Diabetes Alami Kalahkan Diabetes Mulai Bulan Pertama!

Sebagai kesimpulannya, penderita diabetes tipe 1 masih dapat menikmati kehidupan yang sehat dan aktif apabila mereka berhati-hati mengendalikan kadar gula darah mereka, mengupayakan gaya hidup sehat, dan mematuhi rencana pengobatan mereka.

BACA JUGA ARTIKEL REKOMENDASI HERBAL BERIKUT:

Noni Juice Teruji Untuk Darah Tinggi, Diabetes, Asam Urat, Gangguan Jantung

noni fruit 10
Noni juice telah membantu banyak orang untuk bebas dari darah tinggi, diabetes tipe 1 & 2, asam urat, gangguan jantung. Noni juga efektif untuk penderita kolesterol, stroke, sulit tidur, stress […] Baca Selengkapnya »

Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silakan kunjungi halaman hotline kami »
FOLLOW DEHERBA.COM:
instagram