5 Ciri-Ciri Kanker Adrenal yang Paling Mudah Dikenali

591
ciri-ciri kanker adrenal
(Credit: Teeramet Thanomkiat / 123rf)

Diedit:

Pada kira-kira setengah dari kasus penyakit ini, ciri-ciri kanker adrenal muncul akibat pengaruh hormon-hormon yang dibuat oleh tumor dari kanker ini. Pada setengah lagi, gejala kanker adrenal muncul karena tumor telah bertumbuh sangat besar sehingga menekan organ-organ di dekatnya.

Jika Anda atau anak Anda menunjukkan gejala atau tanda-tanda kanker adrenal seperti dijelaskan di artikel ini, segeralah periksakan ke dokter tanpa menunda-nunda. Gejala-gejala yang dirasakan bisa disebabkan oleh kanker, bisa juga oleh penyebab lain. Tetapi hanya melalui tes-tes medis lah Anda dapat mengetahui secara pasti penyebab dan cara menanganinya.

5 Ciri-Ciri Utama Kanker Adrenal

Apabila muncul tanda-tanda kanker adrenal, biasanya mereka akan bervariasi bergantung pada kondisi dari tumor serta jenis hormon yang dibuatnya. Sering kali, tanda-tanda awal kanker tidaklah jelas atau tampak tidak berkaitan. Akan tetapi, pada umumnya gejala-gejala kanker adrenal yang terlihat pada penderitanya yaitu:

  • Demam
  • Benjolan di perut
  • Rasa sakit yang terus-menerus (akibat tekanan tumor pada organ-organ sekitarnya)
  • Merasa ‘penuh’ (akibat tumor menekan ke perut)
  • Berat badan turun tanpa sebab

Banyak dari ciri-ciri kanker adrenal awalnya terlihat tidak serius. Serangkaian gejala mungkin akan timbul akibat produksi hormon-hormon yang berlebihan.

Ciri-Ciri Kanker Adrenal Akibat Androgen dan Estrogen

Pada anak-anak, gejala-gejala penyakit ini paling sering disebabkan oleh androgen (jenis hormon laki-laki) yang dihasilkan oleh tumor. Gejala yang paling umum adalah tumbuhnya rambut wajah dan tubuh yang berlebihan (misalnya di area kemaluan dan ketiak). Hormon itu juga dapat memperbesar penis anak laki-laki atau klitoris anak perempuan.

Jika tumor menghasilkan estrogen (jenis hormon perempuan), anak perempuan bisa mengalami pubertas dini. Ini dapat membuat payudaranya mulai berkembang dan periode menstruasinya juga dimulai. Tumor penghasil estrogen juga dapat memperbesar dada seorang anak laki-laki.

Baca juga:  Cara Mencegah Kanker Adrenal

Tanda-tanda dari kadar tinggi kedua hormon itu kurang begitu terlihat pada orang dewasa, karena mereka sudah melewati pubertas dan memang memiliki payudara serta rambut-rambut di tubuh mereka.

Wanta yang memiliki tumor penghasil estrogen dan pria yang memiliki tumor penghasil androgen biasanya tidak menunjukkan gejala-gejala terkait hormon. Jadi mereka mungkin tidak akan merasakan tanda-tanda kanker adrenal, sampai ketika tumornya sudah cukup besar sehingga menekan organ sekitarnya.

Gejala-gejala kanker adrenal lebih mudah terlihat jika tumornya menghasilkan hormon yang biasanya ada pada jenis kelamin berbeda. Contohnya, pria dengan tumor penghasil estrogen mungkin melihat bahwa dada mereka mulai membesar dan terasa sensitif. Dia juga mungkin mengalami gangguan seksual misalnya disfungsi ereksi dan kehilangan gairah seksual.

Wanita dengan tumor penghasil androgen mungkin menyadari tumbuhnya rambut di wajah dan tubuh mereka, mengalami kebotakan, periode mensturasi tak teratur, dan suara mereka terdengar lebih berat.

Ciri-Ciri Kanker Adrenal Akibat Kortisol

Masalah kelebihan kadar hormon kortisol dikenal sebagai sindrom Cushing. Ada penderitanya akan mengalami semua gejala di bawah ini, tetapi banyak yang hanya mengalami beberapa saja. Berikut adalah gejala-gejala dari sindrom Cushing.

  • Berat badan naik, biasanya paling banyak di bagian atas tulang selangka, di pipi, dan sekitar perut
  • Penumpukan lemak di belakang leher dan pundak
  • Stretch mark ungu di perut
  • Tumbuh rambut berlebihan di wajah, dada, dan punggung (pada wanita)
  • Menstruasi tidak teratur
  • Merasa lemah dan kehilangan massa otot di kaki
  • Gampang memar
  • Depresi dan/atau moody
  • Kelemahan tulang (osteoporosis), yang mengarah ke patah tulang
  • Kadar gula darah tinggi, sering mengarah ke diabetes
  • Tekanan darah tinggi

Sindrom Cushing dapat disebabkan oleh kanker adrenal atau adenoma (tumor jinak) adrenal yang menghasilkan kadar tinggi kortisol dan/atau hormon terkait lain. Akan tetapi ada banyak penyebab lain dari masalah hormon kortisol ini, jadi dokter perlu melakukan sejumlah tes untuk mencari tahu penyebabnya.

Baca juga:  Stadium Kanker Adrenal

Ciri-Ciri Kanker Adrenal Akibat Aldosteron

Tanda dan gejala kanker adrenal yang tumornya menghasilkan hormon aldosteron antara lain:

  • Tekanan darah tinggi
  • Merasa lemah
  • Kram otot
  • Kadar kalium dalam darah yang rendah

Yang lebih sering menumbuhkan tumor penghasil hormon aldosteron adalah adenoma (tumor jinak) adrenal. Akan tetapi adakalanya, walaupun jarang, kanker adrenal juga menumbuhkan tumor penghasil aldosteron sehingga memunculkan gejala-gejala seperti di atas.

Jika Anda sudah mengalami tanda-tanda kanker adrenal seperti dijelaskan artikel ini, terutama bila dirasakan dalam waktu bersamaan dan dalam waktu cukup lama, segeralah periksa ke dokter untuk memastikan penyebabnya dan supaya secepatnya ditangani.

Apabila Anda sudah merasa mengalami gejala-gejala kanker adrenal, atau mungkin sudah mendapat diagnosis kanker adrenal, wajar bila Anda merasa bingung dan khawatir. Tetapi tanamkanlah dalam pikiran bahwa diagnsosis kanker bukan berarti tidak ada lagi harapan. Pandanglah itu sebagai awal perjuangan untuk mengalahkan kanker!

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah berusaha tetap tenang. Dengan begitu Anda bisa dengan kepala dingin mempertimbangkan berbagai pengobatan maupun obat kanker adrenal yang dianjurkan oleh dokter. Bagi yang belum didiagnosis dan masih baru mengalami ciri-ciri kanker adrenal, jauh lebih mungkin terbebas dari kanker bila ditangani sejak awal, misalnya menggunakan herbal anti-kanker.

Advertisement
Alinesia