Cara Mengatasi Sariawan di Tenggorokan yang Praktis dan Ampuh

931

Diedit:

Sariawan—satu kata yang bisa sangat mengganggu kenikmatan hidup Anda. Bagaimana tidak mengganggu? Ketika kita sedang ingin menyantap makanan yang gurih dan pedas, tetapi keinginan itu harus ditahan lantaran mulut sedang sariawan. Terlebih lagi jika muncul sariawan di tenggorokan, pasti bikin selera makan kita menurun drastis.

Sariawan di tenggorokan sebenarnya adalah gejala dari penyakit atau kondisi lain yang menyebabkannya. Karena itu, cara mengatasi sariawan di tenggorokan pun bergantung pada apa penyebabnya.

Terdapat beragam faktor yang diyakini menyebabkan sariawan di tenggorokan, antara lain:

  • Infeksi jamur (oral trush)
  • Infeksi virus, misalnya virus herpes, cacar air, dan sifilis
  • Konsumsi makanan yang bersifat mengiritasi (iritan)
  • Kebiasaan merokok
  • Cedera pada tenggorokan

Ciri khas dari sariawan di tenggorokan adalah rasa sakit dan kesulitan ketika menelan makanan atau bahkan minuman. Rasa sakit tersebut bisa ringan atau bisa juga sangat sakit sampai membuat Anda tidak bisa menelan sama sekali.

Jika ingin mencoba melihatnya di cermin, bukalah mulut lebar-lebar dan cobalah ratakan lidah ke bagian bawah mulut sehingga bagian dalam tenggorokan bisa lebih terlihat.

Jika kelihatan, maka sariawan di tenggorokan biasanya akan tampak berupa bintik putih (bisa lebih dari satu) di daerah amandel atau tenggorokan. Pada tahap berikutnya, akan terjadi kerusakan jaringan yang dapat mengeluarkan nanah dan jika dilihat berwarna abu-abu ketika sel-sel tenggorokan mati.

Cara Mengatasi Sariawan di Tenggorokan

Hindari Makanan yang Mengiritasi

Apabila Anda sedang menderita sariawan di tenggorokan, hindari sama sekali makanan yang pedas, alkohol, makanan berminyak, dan keras misalnya keripik atau kerupuk. Jenis-jenis makanan tadi memiliki kandungan asam yang tinggi sehingga dapat memperparah rasa sakit dan menyebabkan iritasi lebih lanjut dan membuat sariawan semakin lama sembuhnya.

Sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B12 dan zat besi yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh alami serta mengurangi kemungkinan kambuhnya kembali sariawan di tenggorokan.

Jika Anda seorang perokok, maka jauh lebih baik berhenti merokok sekarang dan seterusnya. Karena selain mengobati sariawan di tenggorokan yang sekarang sedang dialami, juga sangat baik untuk mencegah kekambuhan di kemudian hari.

Berkumur dengan Larutan Air Garam

Berkumur dengan air garam adalah solusi yang tepat untuk membersihkan daerah tenggorokan dari bakteri sekaligus mengurangi rasa sakit. Cara membuat larutan tersebut yaitu setengah gelas air hangat dicampurkan dengan seperempat sendok garam, aduk sampai rata. Jadilah larutan air garam untuk berkumur selama 1 menit. Pastikan berkumur sampai kena bagian sariawan di tenggorokan. Lakukan sebanyak 3 sampai 4 kali sehari.

Minum Jus Bawang

Selain berkumur dengan air garam, minum jus bawang juga bagus untuk membantu mempercepat penyembuhan sariawan di tenggorokan karena ramuan ini memiliki khasiat anti-bakteri. Cara membuat jus bawang juga sangat mudah, cukup blender bawang beberapa siung bawang dan air secukupnya lalu campurkan madu.

Perbanyak Konsumsi Vitamin C

Selama masih ada sariawan di tenggorokan, sangat dianjurkan untuk memperbanyak asupan vitamin C. Maka banyak-banyaklah makan makanan sumber vitamin C, misalnya jambu biji, jeruk, pepaya, apel, stroberi, kiwi, tomat, pear, dan mangga. Boleh juga menambahkan asupan vitamin C yang sudah berbentuk suplemen.

Gunakan Obat Sariawan

Terdapat beberapa jenis obat yang efektif untuk mengatasi sariawan di tenggorokan. Obat ini mampu membunuh bakteri di dalam mulut dan tenggorokan sehingga mempercepat penyembuhan. Tetapi tidak direkomendasikan asal membeli obat sariawan tanpa resep dari dokter.

Herbal Noni Juice

Noni juice merupakan herbal yang ampuh dalam mengatasi berbagai infeksi bakteri dan virus yang bisa menyebabkan sariawan di tenggorokan. Cara kerjanya ialah dengan menstimulasi bekerjanya sistem kekebalan tubuh Anda sehingga dioptimalkan untuk melawan bakteri dan virus penyebab sariawan.

Apabila sariawan tidak kunjung sembuh dalam waktu 1 minggu, atau sariawan di tenggorokan sering kambuh-kambuhan, maka sangat dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan mengidentifikasi penyebab dari sariawan tersebut dan memberi rekomendasi pengobatan yang tepat.

Baca juga:  Sariawan di Lidah Apa Penyebab dan Bagaimana Menyembuhkannya?