7 Ciri-Ciri Kanker Kolorektal yang Mudah Dikenali

775

Diedit:

0
()

Kanker kolorektal adalah istilah untuk kanker yang berkembang dalam kolon atau rektum, yang membentuk usus besar. Berdasarkan data WHO, setiap tahun sekitar 608.000 orang di seluruh dunia akibat kanker kolorektal. Di Indonesia sendiri, berdasarkan data Patologi Anatomi FKUI, pada tahun 2003-2007 jumlah pasien kanker ini dibawah usia 40 sudah mencapai 28,17%.

Itulah sebabnya mengapa masyarakat Indonesia perlu waspada terhadap kanker jenis ini. Bahkan Yayasan Kanker Indonesia menempatkan kanker kolorektal dalam posisi ke-4 dalam 10 jenis kanker yang diprioritaskan untuk diupayakan penanggulangannya. Bisa dimengerti bahwa kita semua wajib mengetahui cara mengenali ciri-ciri kanker kolorektal sejak awal perkembangannya.

Berdasarkan jenisnya, gejala-gejala kanker kolorektal dapat dibagi menjadi 2 kategori: lokal dan sistemik.

7 Ciri-Ciri Kanker Kolorektal Lokal

Kanker kolorektal lokal menyebabkan gejala-gejala yang memiliki efek langsung pada usus besar atau rektum. Jika Anda mengalami gejala-gejala kanker kolorektal seperti ini dalam waktu yang cukup lama, segeralah kunjungi dokter. Gejala lokal yang umumnya dialami adalah seperti berikut:

  • Perubahan pola buang air besar
  • Sembelit
  • Diare
  • Bergantian mengalami diare dan sembelit
  • Perdarahan pada rektum (sekitar anus) atau ada bercak darah di feses
  • Perut kembung, kram, atau berasa tidak nyaman
  • Kotoran feses yang tampak lebih tipis dari biasanya

7 Ciri-Ciri Kanker Kolorektal Sistemik

Kanker kolorektal sistemik mengakibatkan gejala-gejala yang memengaruhi seluruh tubuh. Bila Anda merasakan tanda-tanda kanker kolorektal seperti yang akan dijelaskan berikut ini, khususnya dalam waktu cukup lama, segeralah temui dokter. Gejala sistemik yang sering dialami oleh penderitanya antara lain:

  • Berat badan turun tanpa sebab yang jelas
  • Kehilangan selera makan
  • Mual
  • Muntah
  • Anemia
  • Sakit kuning
  • Terus merasa lemah atau lelah

Segera kunjungi dokter yang Anda percayai apabila sudah terlihat ciri-ciri kanker kolorektal seperti dideskripsikan artikel ini, terlebih jika sudah dialami dalam waktu lama, untuk memastikan apa penyebab dari keluhan tersebut dan agar dapat ditangani dengan baik.

Pada tahap awal perkembangannya, mungkin hanya tampak sedikit tanda-tanda kanker kolorektal, atau bahkan sama sekali tidak kelihatan tanda-tandanya. Namun seraya penyakit ini berkembang, gejala-gejalanya bisa jadi akan lebih terlihat dan semakin parah.

Baca juga:  Pencegahan dan Pengobatan Kanker Kolorektal

Karena gejala-gejala kanker kolorektal seringkali tidak terlihat di awal kemunculannya, maka para ahli kesehatan menganjurkan siapapun yang berusia lebih dari 50 tahun untuk rutin melakukan pemeriksaan skrining kanker. Bagi yang masih muda tetapi memiliki riwayat keluarga pengidap kanker ini juga perlu melakukan skrining secara teratur.

Apabila Anda sudah benar-benar merasakan adanya keberadaan kanker dalam tubuh, mungkin karena ciri-ciri kanker kolorektal yang dideskripsikan sangat cocok dengan apa yang sedang Anda alami, maka sekaranglah saatnya untuk melakukan tindakan penanganan segera.

Selain secepatnya menemui dokter untuk mendapatkan pemeriksaan, beberapa orang memilih untuk mendapatkan pengobatan herbal sebagai langkah cepat untuk mencegah agar gejala-gejala kanker kolorektal tidak bertambah parah selagi menunggu hasil pemeriksaan.

Pilihan Herbal Asli Indonesia Terbaik untuk Kanker Kolorektal

Apabila Anda mencari herbal yang efektif untuk menumpas pertumbuhan kanker kolorektal sebelum terlambat, berikut disediakan informasi mengenai 3 pilihan herbal asli Indonesia yang dapat Anda pertimbangkan, yaitu Sarang Semut, Noni Juice, dan Temu Putih.

Sarang Semut

Sarang Semut adalah tumbuhan herbal epifit yang menempel pada pohon-pohon besar dan hanya bisa didapatkan dari pedalaman hutan Papua. Sampai saat ini diketahui bahwa herbal ini mengandung flavonoid, polifenol (asam fenolat), dan tokoferol yang bermanfaat untuk penyembuhan gejala-gejala kanker kolorektal.

Misalnya saja flavonoid yang memiliki mekanisme kerja memerangi kanker, seperti antiproliferasi—berguna dalam mendeteksi serta menghambat pertumbuhan sel kanker yang agresif. Mekanisme lainnya adalah induksi apoptosis yang memicu sel kanker untuk melakuka bunuh diri.

Kemudian asam fenolat berguna untuk menghilangkan radikal bebas dengan cara melindungi DNA yang berpotensi menjadi penyebab kanker. Sedangkan tokoferol berperan dalam meredam radikal bebas pemicu kanker hingga mendekati keberhasilan 100%.

Untuk melihat lebih lanjut tentang keampuhan Sarang Semut dalam menumpas tanda-tanda kanker kolorektal, silakan kunjungi artikel: Sarang Semut Papua Mulai Hancurkan Kanker, Tumor, Benjolan Abnormal dalam Waktu 3 Bulan atau Kurang!

Noni Juice

Noni diketahui sanggup bekerja secara sinergis bersama mikronutrien lain untuk menghambat aliran darah yang menuju sel-sel kanker guna mencegah sel-sel tersebut mendapatkan kiriman makanan yang dibutuhkannya.

Penelitian juga memperlihatkan bahwa Noni mengandung damnachantal yang mampu menghambat reproduksi sel-sel kanker secara signifikan. Ditambah lagi, Noni Juice juga berguna untuk mendorong tubuh mereproduksi elemen-elemen dari dalam tubuh untuk menumpas kanker, seperti nitrit oksida, interleukin, interferon, faktor nekrosis tumor, lipopolisakarida, serta sel-sel pelawan kanker lainnya.

Baca juga:  Pengobatan Kanker Kolorektal Tradisional Khas Indonesia

Untuk melihat lebih jauh mengenai manfaat Noni Juice dalam penyembuhan ciri-ciri kanker kolorektal, silakan buka artikel: Noni Juice—Herbal Teruji Taklukan Darah Tinggi, Diabetes, Gangguan Jantung, dan Penyakit Lainnya!

Temu Putih

Temu Putih mengandung zedoarin, kurdiona, dan kurkumol. Ketiga zat tersebut memiliki sifat anti neoplastik yang merusak pembentukan ribosoma pada sel-sel kanker serta jaringan yang abnormal dengan cara meningkatkan pembentukan jaringan fibroblast di sekeliling jaringan kanker.

Kemudian mereka membentuk lapisan limfosit di dalam sel-sel kanker serta membungkusnya, sehingga sel-sel kanker tersebut tidak mampu berkembang. Lama-kelamaan sel-sel kanker akan mati dan tidak dapat menimbulkan bahaya lagi.

Penelitian oleh American Institute Cancer Report juga menunjukkan bahwa herbal Temu Putih juga mengandung zat RIP (Ribosome Inactivating Protein) yang berfungsi menonaktifkan perkembangan sel kanker, merontokkan sel kanker tanpa merusak jaringan sekitar, serta memblokir pertumbuhan sel kanker.

Bila ingin melihat lebih jauh mengenai khasiat Temu Putih (yang juga disebut Kunyit Putih) dalam pengobatan kanker, silakan buka artikel: Kunyit Putih—Herbal Pengusir Kanker dan Tumor.

Ketiga pilihan herbal diatas sama-sama memiliki bukti kemampuannya dalam membantu mengatasi kanker. Namun jika Anda mencari herbal yang sanggup lebih cepat menumpas kanker, maka pilihan yang patut Anda coba adalah Sarang Semut.

Para pengguna herbal ini mengakui bahwa mereka umumnya sudah bisa merasakan perbaikan setelah 1-3 bulan konsumsi rutin. Bahkan beberapa dari mereka sudah merasa sembuh dari gejala-gejala kanker yang dideritanya dalam jangka waktu tersebut.

Bila sekarang tubuh Anda masih baru menunjukkan ciri-ciri kanker kolorektal, besar kemungkinannya bahwa herbal bisa membantu mengatasinya secara tuntas. Namun bukan berarti Anda yang sudah didiagnosa terkena kanker sudah tidak bisa lagi memanfaatkan herbal.

Herbal tetap dapat dimanfaatkan oleh para penderita kanker, bahkan yang kankernya sudah mencapai stadium lanjut sekalipun. Memang hasilnya kemungkinan tidak seperti jika digunakan pada saat masih stadium awal. Karena itu beberapa pengguna herbal memutuskan untuk memadukan pengobatan medis dengan herbal agar mendapatkan proses kesembuhan yang lebih cepat.

Bila Anda baru saja divonis mengidap penyakit kanker kolorektal, yakinkan diri bahwa Anda bisa mengalahkan kanker. Tetaplah semangat dalam perjuangan Anda dan pertimbangkan berbagai pilihan pengobatan kanker kolorektal yang ada. Carilah pengobatan yang paling sesuai dengan kondisi yang Anda hadapi.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 tidak bermanfaat / 5 sangat bermanfaat)

Rating: / 5. Pemilih:

Ikuti media sosial kami untuk terus terhubung dengan deherba.com!

Maaf sekali artikel ini belum bermanfaat untuk Anda

Bantu kami untuk meningkatkan artikel ini!

Beritahukan apa yang bisa kami lakukan untuk meningkatkan mutu artikel ini?