Apa Ciri-Ciri Tumor Uterus?


By Cindy Wijaya

Kebanyakan penyakit yang menyerang seringkali datang tanpa memperlihatkan gejala hingga taraf tertentu. Hal yang sama terjadi pada tumor uterus. Beberapa orang yang mengalaminya seringkali tidak sadar akan ciri-ciri tumor uterus yang ada dalam rahim mereka.

Tumor uterus disebut juga tumor rahim, pada kasus ini sel kanker yang ada di dalam rahim bisa jadi bersifat jinak. Tumor ini mungkin tumbuh hanya pada satu lokasi saja atau bisa jadi tumbuh banyak di area lain namun masih ada disekitar rahim. Tumor uterus juga dapat hilang dan muncul kembali tanpa Anda ketahui.

Adakah ciri-ciri tumor uterus yang dapat diwaspadai lebih dini sehingga Anda dapat mencegah tingkat keparahan dari penyakit ini? Ada, namun sering kali ciri yang muncul hampir serupa dengan beberapa penyakit rahim lainnya. Seperti, pendarahan yang cukup banyak dan menyakitkan selama periode tertentu. Keluarnya darah yang terlalu banyak dapat menimbulkan anemia atau kekurangan darah.

Anda juga merasa kembung yang disertai dengan pembesaran ukuran perut bagian bawah. Selain itu, Anda juga lebih sering buang air kecil daripada biasanya. Nyeri punggung bagian bawah dan nyeri saat berhubungan seksual juga dapat menandakan adanya ciri-ciri tumor uterus yang perlu Anda waspadai.

Pada kasus yang langka tumor uterus juga dapat memengaruhi kesuburan Anda, termasuk gangguan saat kehamilan ataupun persalinan. Bisa jadi ‘operasi caesar’ dibutuhkan untuk membantu persalinan, bergantung pada kondisi tumor yang ada dalam rahim Anda dengan kemungkinan 6 kali lipat dari keadaan normal. Bahaya lainnya jika plasenta rusak sebelum waktu kelahiran, hal ini dapat membuat janin kehilangan oksigen dan kelahiran prematur pada sang anak. Hal ini tentu perlu diwaspadai oleh setiap wanita yang ingin memiliki keturunan yang sehat, serta proses kelahiran alami.

Lalu, jika ciri-ciri tumor uterus sudah terlihat, bagaimana Anda dapat memastikannya? Segera pergi ke dokter untuk menjalani beberapa prosedur medis yang tepat. Pemeriksaan dapat berupa tes pencitraan, seperti; ultrasound, MRI, sinar-X, CT-scan, hysterosalpingogram atau sonohysterogram yang dilakukan dengan menyuntikan cairan khusus kedalam rahim untuk membantu pencitraan USG. Pembedahan juga bisa dilakukan untuk memastikannya, dua jenis pembedahan yang umum dijalani ialah laparaskopi (dengan sayatan di dekat pusar) dan histeroskopi (melalui vagina).

Setidaknya ada 3 jenis tumor uterus berdasarkan lokasi tumor yang ada di rahim Anda. Pertama disebut submukosa fibroid yang tumbuh di dalam rongga rahim. Kedua ialah intramural fibroid yang tumbuh di dalam dinding rahim. Lalu, ketiga yaitu subserosa fibroid yang tumbuh di luar rahim.

Beberapa jenis tumor uterus tampak bergerombol baik itu dari permukaan rahim atau masuk kedalam rongga rahim. Adapula yang tampak seperti jamur yang disebut dengan istilah pedunkulata fibroid. Ya, waspadalah terhadap ciri-ciri tumor uterus jika Anda sudah mencapai usia 50 tahun.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting dan di-review oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}