Alang-alang (Imperata cylindrica) sering dianggap sebagai tumbuhan pengganggu. Karena tumbuhan ini menyebar dengan akarnya yang menjalar dan dapat menyerang serta mengganggu ekosistem sekitarnya. Tapi banyak orang lain justru memanfaatkan tumbuhan ini. Karena faktanya, akar alang-alang terkenal digunakan sebagai obat tradisional.

Menurut situs web Kewscience, alang-alang adalah tanaman yang berasal dari Asia, Mikronesia, Australasia, Eropa, Amerika Serikat Tenggara, Meksiko, dan Afrika. Diperkirakan tanaman ini menutupi hingga 2.000.000 kilometer persegi dari seluruh wilayah tropis (termasuk area padang rumput alami).

Deskripsi Alang-Alang

Alang-alang ialah tumbuhan yang terus ada sepanjang tahun, memiliki akar atau rimpang yang tumbuh menjalar di bawah permukaan tanah. Tinggi tanaman ini bisa mencapai 1,2 meter. Rimpang atau akar alang-alang teksturnya padat, bercabang, dan menjalar menjelajahi lapisan-lapisan tanah hingga 60 cm. Batang alang-alang bentuknya ramping dan tumbuh dari rimpang bagian atas. (Sumber: Feedipedia)

Manfaat Akar Alang-Alang

Menurut situs web HERBSIA, akar tanaman ini memiliki kemampuan diuretik, ini berdasarkan penelitian menggunakan hewan percobaan. Pada penelitian tersebut ditunjukkan bahwa urin mengalami peningkatan konsentrasi elektrolit (Na, K, Cl). Efek antipiretik juga diuji dengan menggunakan ekstraknya pada dosis 40, 50, 60, 70 g/kg.

Dalam uji klinis, akar alang-alang dosis 250 – 300 gram diberikan pada siang dan malam hari, dan diketahui mampu mengobati 27 dari 30 kasus nefritis akut. Nefritis adalah kerusakan pada bagian glomerulus ginjal akibat infeksi bakteri. Untuk penderita nefritis kronis, herbal alang-alang juga dapat membantu mengurangi gejala edema serta darah rendah.

Akar alang-alang ekstrak sebanyak 250 gram juga diketahui dapat mengobati mimisan, hemoptisis (batuk berdarah), urin berdarah, dan perdarahan pada saluran pencernaan bagian atas. Dan masih menurut HERBSIA, ekstraknya juga efektif untuk pengobatan hepatisis akut.

Baca juga  Khasiat Herbal Alang-Alang sebagai Obat Tradisional

Jelasnya, dalam dunia pengobatan hebal, manfaat akar alang-alang sudah dikenal luas. Berikut akan dijelaskan beberapa khasiat akar alang-alang dan cara mengolahnya.

Pengobatan Penyakit Ginjal Akut:

Siapkan akar alang-alang yang masih segar sebanyak 60 – 120 gram. Potong menjadi kecil-kecil, lalu cuci dan bersihkan sampai benar-benar bersih. Rebus akar alang-alang dengan air 3 gelas. Tunggu dan biarkan mendidih sampai airnya tinggal 1 gelas. Kemudian matikan kompor dan diamkan sampai airnya mendingin, lalu saring untuk memisahkan akar dengan sarinya. Minumlah sari ini 2 kali sehari secara teratur.

Pengobatan Urin Berdarah:

Rebuslah 11 gram akar alang-alang yang masih segar dengan 2 liter air. Biarkan terus mendidih sampai airnya tersisa 1 liter (setengahnya). Minumlah sari ini secara teratur sampai keluhannya membaik.

Pengobatan Muntah Darah:

Cuci bersih 30 – 60 gram akar alang-alang yang masih segar. Lalu potong-potong jadi lebih kecil dan rebus bersama 3 gelas air. Jika sudah mendidih, tunggu sampai airnya hanya tinggal 1 gelas. Sari ini bisa diminum setelah sudah dingin.

Pengobatan Hepatitis Akut:

Siapkan akar alang-alang yang sudah dikeringkan sebanyak 60 gram. Kemudian rebus bersama 3 gelas air dan tunggu sampai airnya tersisa 1 gelas. Minumlah sari ini 2 kali sehari.

Pengobatan Gonorea:

Siapkan 300 gram akar alang-alang yang masih segar. Cuci hingga bersih kemudian potong menjadi kecil-kecil. Taruh ke dalam air 2 liter dan rebus hingga mendidih dan tunggu sampai airnya tersisa sekitar 1,2 liter. Agar rasanya lebih enak, dapat ditambahkan gula batu secukupnya. Bagilah sarinya ini menjadi 3 gelas, dan minumlah 3 kali sehari. Lakukan ini sampai 10 hari.

Pengobatan Mimisan:

Siapkan akar alang-alang yang masih segar dan dalam jumlah secukupnya. Cuci sampai bersih lalu dilumatkan dan diperas sarinya sampai terkumpul 100 liter. Langsung minum setelahnya. Atau siapkan 30 gram akar yang masih segar, cuci bersih, lalu rebus bersama 3 gelas air dan tunggu sampai airnya tersisa 1 gelas. Airnya bisa diminum langsung jika sudah tidak terlalu panas.

Baca juga  Khasiat Herbal Alang-Alang sebagai Obat Tradisional

Adakah efek samping akar alang-alang? Hingga saat ini, belum diketahui ada yang melaporkan efek samping serius dari penggunaan herbal ini. Namun untuk hati-hati, sebaiknya konsumsi saja dalam batas sewajarnya, atau tidak berlebihan.

Rupanya, tanaman ini bukan hanya ‘hama’ pengganggu saja. Ada cara-cara yang bisa kita lakukan untuk memanfaatkannya menjadi herbal bermanfaat. Salah satunya adalah menggunakan alang-alang sebagai obat tradisional.

Semoga dengan mengetahui mengenai khasiat akar alang-alang dan cara mengolahnya, kita semua jadi punya solusi alternatif untuk berbagai masalah kesehatan kita. Akan tetapi Anda tetap disarankan untuk selalu konsultasi dengan dokter sebelum mencoba jenis pengobatan apa pun. Demikianlah artikel ini, dan nantikan ulasan-ulasan menarik lain seputar info kesehatan dan pengobatan herbal hanya di Deherba.com.