Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Kami buka kembali tanggal 3 Juli 2017. Pembelian produk tetap bisa dilakukan melalui Lazada.co.id. atau Tokopedia.com. Terima kasih untuk pengertiannya.
Makanan Untuk Penderita Diabetes Makanan Untuk Penderita Diabetes

27 Makanan Untuk Penderita Diabetes—Bagian 2

Ada banyak jenis makanan ramah bagi gula darah yang sesuai untuk masuk dalam daftar menu diet diabetes Anda. Makanan-makanan tersebut bukan hanya akan membantu Anda memenuhi kebutuhan nutrisi dan aman untuk kadar glikemik, tetapi juga bermanfaat untuk diabetes.

Dikatakan bermanfaat karena makanan tersebut dapat mengatasi dan membantu mengendalikan kenaikan kadar glukosa dalam darah. Juga karena makanan-makanan tersebut terbukti secara empiris baik untuk mencegah kerusakan dan komplikasi serius akibat diabetes. Sebagaimana diketahui, mengidap diabetes dalam jangka panjang bisa memicu masalah komplikasi yakni, kerusakan pada sejumlah organ.

Kami sudah mengulas sebagian dari jenis makanan tersebut di artikel bagian pertama. Sekarang mari kita lanjutkan ulasan bagian kedua dari 27 makanan untuk penderita diabetes.

Bayam

Jika bicara soal sayuran hijau murah meriah yang memiliki kekayaan nutrisi, maka bayam jelas bisa masuk dalam daftar. Sebagai salah satu sayuran hijau, sayuran ini mengandung kekayaan vitamin, mineral, dan sejumlah komponen antioksidan yang penting untuk tubuh. Di dalam bayam ditemukan kadar vitamin B kompleks yang relatif tinggi, vitamin K, folat, vitamin C, dan betakaroten yang penting untuk membentuk vitamin A dalam tubuh.

Tapi bukan hanya itu alasan kenapa Anda perlu mengonsumsi bayam. Menurut sumber The American Diabetes Association (ADA), mengonsumsi sayuran hijau dengan rutin setiap hari setidaknya 1 porsi akan menurunkan potensi seseorang mengalami masalah diabetes hingga 14 persen.

Jangan lupa dengan fakta lain bahwa bayam juga mengandung zat besi dan fosfor yang penting untuk pembentukan hemoglobin dan tulang. Juga kaya akan serat yang menurut sumber Diabetes Daily memiliki komposisi cukup tinggi dalam bayam, sekitar 0.7 gram untuk setiap mangkuk bayam mentah.

Tomat

Tomat dikenal sebagai sumber vitamin A dan C. Tetapi kekuatan utama dari tomat adalah senyawa antioksidan lycopene yang menjadikannya sebagai salah satu senjata penting dalam melawan dan mencegah kanker.

Tapi ternyata manfaat lycopene bukan hanya soal perlawanan terhadap kanker belaka. Rupanya senyawa ini juga memiliki manfaat anti inflamasi dan membantu menjaga kesehatan sistem pembuluh darah.

Mengonsumsi tomat dengan rutin akan mencegah terjadinya kerusakan pada dinding pembuluh darah dan arteri jantung yang lazim terjadi akibat seseorang mengidap diabetes dalam jangka panjang.

Kandungan bioflavonoid dan senyawa karoten di dalamnya juga membantu menjaga kesehatan sistem saraf dan mata. Sebagaimana diketahui ternyata setidaknya lebih dari 30 persen pasien diabetes akan mengalami komplikasi dengan kesehatan mata mereka. Mengonsumsi tomat efektif mengurangi risiko efek samping diabetes terhadap mata.

Untuk Anda ketahui bahwa tomat akan lebih maksimal dikonsumsi dengan ditumis atau dipanggang sebentar bersama minyak. Karena minyak membantu lycopene dan karoten untuk lebih mudah diserap oleh tubuh.

Kale

Sayuran satu ini memang sedikit mengingatkan kita dengan daun selada, tapi dengan serat yang lebih banyak dan warna hijau yang lebih tua. Dan tentu saja sejumlah khasiat serta kandungan nutrisi yang berkali lebih baik dari sekadar selada biasa.

Daun kale memang tidak lazim ditemukan di Indonesia, tapi belakangan sudah mulai banyak dikenal di kalangan pecinta makanan organik. Ini karena rasanya yang tergolong tergolong legit, renyah dan mudah diolah dalam sejumlah hidangan.

Soal nutrisi, sayuran ini dikenal mengandung kadar serat yang relatif tinggi dan protein yang cukup lengkap. Tidak semua jenis sayuran dilengkapi dengan kadar protein yang cukup tinggi seperti kale. Bukan hanya itu, kale juga mengandung vitamin B, folat, fosfor, magnesium, kalsium, vitamin C, vitamin K, dan zat besi.

Dalam kale juga ditemukan kadar zink yang tinggi dan bekerja efektif menjaga keseimbangan hormonal. Mereka dengan diabetes biasanya memiliki masalah dengan keseimbangan hormonal yang kadang memengaruhi kinerja organ genital, kemampuan imunitas dalam melawan inflamasi, dan mengganggu fungsi metabolisme.

Flaxseed

Salah satu jenis sumber karbohidrat yang kaya akan serat dan kandungan protein yang tinggi. Bukan hanya itu, flaxseed juga mengandung ALA atau Alfa Linolenic Acid yang di dalam tubuh bisa diubah menjadi asam lemak omega 3. Jenis senyawa lemak sehat ini membantu menjaga kadar kolesterol dalam tubuh.

Selain itu, makanan untuk penderita diabetes ini juga mengandung sejumlah antioksidan yang penting untuk menjaga kesehatan dinding pembuluh darah dan melindungi arteri dari kerusakan. Salah satu komplikasi dari diabetes adalah kerusakan pada sistem sirkulasi darah termasuk pada otot jantung. Sehingga komposisi faxseed akan sangat membantu melindungi pengidap diabetes dari komplikasi yang tidak diinginkan.

Dan menurut sumber The National Institutes of Health, dijelaskan bahwa flaxseed akan bekerja membantu proses kendali kadar glukosa dalam darah. Termasuk pula membantu mengendalikan penyerapan glukosa oleh usus. Sebuah jurnal pada Journal of Dietary Supplements tahun 2011, mengatakan bahwa pengidap diabetes dan memutuskan mengonsumsi diet flaxseed selama 2 bulan akan mengalami penurunan kadar glukosa darah hingga 19,7 persen.

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan juga termasuk jenis asupan yang penting untuk Anda masukan dalam diet diabetes. Anda bisa memilih beragam jenis kacang-kacangan seperti almond, hazel, kenari, atau kacang mede. Ini karena kacang-kacangan memiliki kandungan mineral dan sejumlah jenis protein penting, baik esensial maupun non-esensial, yang berperan besar dalam membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Kadar asam lemak omega 6 dan 3 di dalamnya relatif berimbang dalam komposisi 1 : 3—yang artinya sangat baik untuk membantu mengatasi inflamasi. Kandungan sejumlah senyawa seperti sterol dan asam amino arginin juga berperan dalam merawat dinding pada saluran pembuluh darah.

Dalam sebuah riset oleh pusat studi Kanada dan dipublikasikan dalam Diabetes Care tahun 2011 diungkap bahwa pasien diabetes tipe 2 yang rutin mengonsumsi jenis kacang-kacangan, setidaknya 2 ons per hari, dalam beberapa pekan akan menunjukan penurunan kadar glukosa darah. Namun tentu saja perhatikan porsi harian Anda dalam mengonsumsi kacang-kacangan, karena pada umumnya jenis kacang-kacangan ini mengandung kalori yang tinggi.

Melon

Sejauh ini jenis buah-buahan selalu masuk dalam daftar menu harian yang direkomendasikan bagi penderita diabetes. Secara umum buah cenderung aman bagi pengidap diabetes selama dikonsumsi secukupnya. Karena sebagian buah mengandung fruktosa dalam kadar sangat tinggi sehingga sedikit banyak juga memengaruhi kadar glukosa dalam darah.

Fruktosa dalam buah sebenarnya berkali-kali lebih aman dari fruktosa siap saji seperti pada gula pasir atau dalam beberapa jenis sirup. Karena fruktosa dalam buah hadir bersama serat dan sejumlah komponen fitokimia yang membantunya lebih mudah dicerna. Namun kalau jumlahnya berlebihan di dalam tubuh, tetap saja bisa memengaruhi kinerja liver dalam membantu mengatasi kelebihan glukosa.

Namun jenis buah melon termasuk yang bisa dikatakan ramah untuk pengidap diabetes. Rasanya yang tidak terlalu manis, dengan kadar fruktosa yang tidak tinggi, dan sejumlah komponen antioksidan di dalamnya sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Buah sejenis melon, termasuk buah semangka hingga jenis blewah, memiliki kadar vitamin C di dalamnya yang tinggi dengan sejumlah antioksidan yang membantu menetralisir kadar glukosa. Juga membantu menurunkan kadar kolesterol serta meningkatkan perlindungan pada dinding pembuluh darah.

Limau Gedang

Limau gedang masih berkerabat dengan buah jeruk-jerukan. Hanya saja jenis buah ini memiliki kulit lebih tebal, isi buah yang lebih padat, dan warna yang relatif kuat seperti jingga atau merah terang.

Di beberapa daerah Anda bisa menemukan jenis limau gedang berwarna pucat. Di Indonesia sendiri beberapa orang menyamakan buah limau gedang dengan jeruk bali, meski keduanya sebetulnya jenis buah yang berbeda.

Dengan pigmen warna yang cukup kuat, jenis yang berwarna jingga hingga merah mengandung lebih banyak anti oksidan yang penting untuk kesehatan. Kadar vitamin dan mineral yang relatif lengkap dengan kandungan antioksidannya yang baik untuk mengatasi kelebihan kolesterol serta melindungi dinding pembuluh darah dan arteri.

Yoghurt

Bila Anda mencari produk olahan susu yang layak masuk dalam daftar makanan untuk penderita diabetes, maka yoghurt adalah salah satu pilihan terbaik. Anda banyak manfaat yang terkandung dari produk fermentasi susu ini sehingga nutrisinya menjadi salah satu yang penting untuk pengidap diabetes.

Salah satu rahasia terbaiknya tentu karena dalam yoghurt tersimpan kadar prebiotik yang penting untuk kesehatan pencernaan. Bakteri baik dalam yoghurt akan membantu memperbaiki komposisi bakteri dalam usus yang bermanfaat dalam proses pencernaan dan fungsi pembuangan.

Dalam laman artikel bagian terakhir, dijelaskan bahwa rutin mengonsumsi yoghurt akan membantu mencegah munculnya penyakit diabetes tipe 2 hingga kisaran 18 persen. Riset masih dikembangkan mengenai bagaimana yoghurt bekerja pada pencegahan dan mengurangi kencenderungan seseorang mengalami hiperglikemia.

Tetapi dugaan terkuat adalah efek dari bakteri baik dalam yoghurt yang membantu mengatasi kelebihan karbohidrat yang Anda konsumsi dan mencegahnya diserap dalam tubuh sebagai glukosa.

Ikan

Ikan, terutama untuk jenis ikan laut dalam dikenal memiliki kandungan asam omega 3 yang sangat tinggi. Dan ternyata asupan asam omega 3 in bermanfaat untuk kesehatan pasien diabetes, sehingga penting untuk turut memasukan jenis ikan-ikanan dalam menu diet diabetes.

Sebenarnya orang dewasa normal disarankan untuk mengonsumsi ikan setidaknya 2 kali seminggu. Ini karena dalam ikan-ikanan terkandung protein yang lengkap dan dalam jumlah besar. Belum lagi berbagai jenis mineral yang juga tersimpan di dalamnya, tetapi tetap rendah kolesterol tidak seperti jenis daging hewan lainnya.

Tetapi bagi pasien diabetes, ikan bermanfaat lebih dari sekadar sumber nutrisi. Asam omega 3 akan bekerja sebagai anti inflamasi yang mencegah kerusakan jaringan berkembang masif sebagaimana lazim terjadi pada pasien diabetes.

Asam omega 3 juga bekerja melindungi otot jantung dan arteri, mencegah kerusakan jantung, dan mencegah detak jantung berjalan tidak teratur. Kandungan ini bekerja mencegah kerusakan saraf, keluhan komplikasi lain yang juga kerap muncul pada pasien diabetes.

Jika Anda mengidap diabetes, pilihan makanan harian Anda sangat berpengaruh bagi kondisi kesehatan. Beberapa jenis makanan lebih baik daripada yang lain. Memang, sebagian besar jenis makanan yang dianggap “terburuk” sekalipun bisa dikonsumsi asalkan dalam jumlah sangat sedikit.

Tetapi jika Anda tahu makanan-makanan terbaik untuk penderita diabetes, Anda akan mengerti apa saja bahan-bahan yang perlu dimasukkan dalam menu harian. Artikel ini sudah melanjutkan ulasan 9 jenis makanan untuk penderita diabetes, sekarang mari kita nantikan artikel bagian terakhir untuk melengkapi 27 makanan terbaik untuk diet diabetes.

addfriends en 130
Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silakan kunjungi halaman hotline kami »

Log In or Register