14 Makanan Untuk Mempercepat Penyembuhan Cedera Akibat Olahraga: Bagian 2

689

Diedit:

Dalam laman Modernmedicine.com, dijelaskan untuk bisa menyembuhkan cedera tubuh akan melalui tiga proses, yakni proses penanganan inflamasi, proses proliferasi atau pembentukan sel-sel baru dan proses remodelisasi atau proses pembentukan jaringan baru yang serupa dengan jaringan sebelumnya yang rusak akibat cedera.

Di sini ada beberapa peran, yakni peran dari kinerja sistem anti inflamasi tubuh untuk membentuk perlawanan terhadap cedera, menutup luka dan mengeringkannya. Kemudian peran kinerja DNA dan sistem regenerasi sel untuk membentuk sel baru yang serupa dengan sel yang rusak kemudian menyusun kembali jaringan baru yang serupa dengan jaringan lama yang rusak.

Ada pula peran kolagen, glutathione dan akses sejumlah komponen penting dari sel seperti protein dan kalsium. Termasuk peran senyawa-senyawa lain yang berperan meningkatkan penyerapan dan penggunaan kedua nutrisi tersebut. Menyambung ulasan artikel bagian pertama, berikut adalah ke-9 nutrisi penting yang berperan dalam fungsi tersebut antara lain:

1. Makanan Kaya Zink

Zink atau zat seng ternyata juga berperan dalam proses penyembuhan cedera akibat olahraga. Zink berperan dalam kinerja imunitas dan enzim. Zink akan menstimulasi sistem imunitas dalam mengatasi inflamasi. Zink juga berkaitan dengan produksi enzim yang berfungsi mencerna protein dan mengubahnya menjadi asam amino untuk pembentukan sel-sel otot.

Studi membuktikan ternyata tubuh yang tidak mendapatkan cukup zink akan mengalami perlambatan dalam proses penyembuhan luka. Penjelasan lebih lanjut bisa Anda temukan dalam Advances in Wound Care 2014, ‘Nutrition and Chronic Wounds.’

Sebaiknya konsumsi zink dari alam seperti dengan mengonsumsi makanan seperti daging merah, ikan-ikanan, kerang, udang, kacang dan biji-bijian termasuk makanan kaya serat seperti gandum utuh dan beras merah. Karena makanan-makanan ini memiliki kadar zink sekaligu protein yang berpadu dengan baik. Ini lebih baik dari mengonsumsi suplemen zink.

Selain ini makanan-makanan tersebut mengandung tembaga yang mencukupi, sementara biasanya suplemen pada umumnya tidak disertai dengan cukup kadar tembaga. Sementara tubuh membutuhkan tembaga untuk bisa menyerap zink. Kadang akibat tingginya kadar zink dalam tubuh, seseorang justru mengalami defisiensi tembaga.

2. Makanan Kaya Vitamin D dan Kalsium

Selain cedera pada otot, cedera pada tulang adalah keluhan lain yang banyak terjadi ketika seseorang menjalankan aktivitas olahraga. Dan karenanya dibutuhkan asupan makanan yang menjadi komponen utama dari sel-sel tulang untuk bisa mempercepat proses penyembuhan cedera pada tulang.

Komponen paling dominan pada tulang adalah vitamin D dan kalsium. Kalsium menjadi bagian paling penting dari struktur tulang dan vitamin D bekerja mendorong pemaksimalan penyerapan kalsium oleh tubuh.

Baca juga:  Olahraga Berlebihan Bermanfaat atau Berbahaya

Bukan hanya untuk tulang, kalsium juga bekerja pada kontraksi otot dan pada masalah sinyal-sinyal pada sistem saraf. Jadi jelas peran kalsium sangat besar dalam proses penyembuhan cedera.

3. Makanan Kaya Kreatin

Kreatin adalah salah satu komponen penting dalam proses penyembuhan luka. Secara alami sebenarnya tubuh akan memproduksi kreatin setelah terjadi pembakaran energi besar-besaran akibat proses aktivitas fisik berat. Kreatin inilah yang menjadi salah satu unsur yang mendorong terbentuknya massa otot. Sebagaimana biasa Anda temukan pada mereka secara rutin melakukan latihan fisik pembentuk otot.

Kreatin juga bekerja membantu mempercepat proses pembentukan sel-sel otot baru yang menggantikan sel otot rusak akibat cedera. Dan karenanya pada masa penyembuhan luka Anda sebaiknya tidak hanya mengandalkan kreatin hasil produksi tubuh, tetapi juga dari makanan seperti daging-dagingan dan ikan.

Ini dijelaskan dalam Journal of Sub-cellular Biochemistry tahun 2007 bertajuk ‘Ergogenic effects of creatine in sports and rehabilitation.’ Dijelaskan setidaknya Anda membutuhkan asupan kreatin hingga 5 gram sehari untuk penyembuhan luka pada otot dengan efektif.

4. Suplemen Glukosamin

Glukosamin sebenarnya adalah sejenis senyawa yang terlarut dalam cairan pada area sendi. Senyawa ini secara alami bisa Anda produksi sendiri dari dalam tubuh, tetapi pada kondisi tertentu seperti akibat penuaan atau akibat efek cedera, produksi glukosamin alami oleh tubuh tak bisa mencukupi kebutuhan tubuh.

Anda sebaiknya mengonsumsi suplemen dengan kandungan glukosamin yang akan membantu mempercepat proses perbaikan persendian yang mengalami cedera akibat olahraga. Glukosamin juga terbukti membantu proses perbaikan kerusakan pada tulang dan tulang rawan.

Glukosamin ini juga akan membantu meredakan nyeri akibat cedera tulang dan sendi. Ini dijelaskan dalam Turkish Journal of Trauma and Emergency Surgery tahun 2013 bertajuk ‘Glucosamine-sulfate on fracture healing.’

5. Arginin

Sejenis senyawa asam amino yang kerap Anda temukan dalam beragam makanan seperti daging merah, daging ayam, seafood dan juga jenis buah-buah dengan kada protein tinggi seperti buah noni.

Arginin ternyata berperan besar dalam masalah penyembuhan cedera akibat olahraga. Senyawa ini bekerja mendorong produksi nitrit oksida yang membantu proses penyembuhan cedera pada tulang dan sendi.

6. Inositol

Sejenis senyawa yang membantu proses percepatan kinerja DNA dalam mendorong produksi sel-sel sehat baru. Peran ini jelas akan sangat membantu proses perbaikan sel rusak akibat cedera yang terjadi. Bekerja sama efektifnya pada sendi dan pada otot dan jaringan. Juga membantu penyerapan kalsium untuk tulang.

Baca juga:  14 Makanan Untuk Mempercepat Penyembuhan Cedera Akibat Olahraga: Bagian 1

Anda bisa mendapatkan inositol pada beragam jenis buah-buahan termasuk melon, semangka, jeruk, anggur, grapefruit, berry dan juga termasuk noni. Semakin tinggi kadar inositol dalam tubuh semakin cepat proses pergantian sel baru terbentuk.

7. Magnesium

Rupanya magnesium adalah komponen penting lain yang bekerja membantu proses penyembuhan luka. Magnesium terbukti mendorong sel-sel baru terbentuk lebih cepat menggantikan sel rusak akibat cedera. Juga membantu proses percepatan pembentukan sel-sel tulang baru. Ini dijelaskan dalam Livescience.com.

Anda bisa mendapatkan magnesium dalam jumlah besar pada sejumlah makanan seperti sayuran hijau, kacang dan biji-bijian, beberapa jenis buah seperti labu, alpukat dan pisang. Magnesium juga bisa Anda temukan dalam jamur dan cokelat.

8. Makanan Kaya Albumin

Satu lagi jenis asam amino yang berperan penting untuk membantu proses penyembuhan cedera dan luka. Albumin yang lazim Anda temukan dalam ternyata juga bekerja sebagai komponen penting perbaikan jaringan dan otot.

Albumin sangat berkaitan dengan kadar protein dalam tubuh dan juga berperan besar dalam proses penyerapan keseluruhan komponen asam amino dalam proses pembentukan sel otot baru. Inilah yang menyebabkan pentingnya mengonsumsi albumin dalam masa penyembuhan, sebagaimana dijelaskan dalam Journal of Clinical Nutrition tahun 2011 bertajuk ‘Serum albumin level is a limited nutritional marker for predicting wound healing in patients with pressure ulcer: two multicenter prospective cohort studies.’

9. Air

Bagian yang kadang dilupakan kebanyakan orang mengenai proses penyembuhan luka adalah air. Banyak orang lupa bahwa air memiliki peran besar dalam proses hidrasi tubuh, sementara kondisi tubuh yang terhidrasi dengan optimal merupakan satu kondisi penting yang harus dimiliki ketika Anda menyembuhkan luka.

Ini karena proses penyembuhan luka dari proses penanganan inflamasi sampai proses pergantian sel dari sel rusak dengan sel baru membutuhkan kondisi tubuh yang terhidrasi dengan baik. Bahkan imunitas dan DNA bekerja dengan optimal bila tubuh terhidrasi dengan optimal. Ini dijelaskan dalam Modernmedicine.com.

Gambaran di atas menunjukkan bahwa untuk bisa mempercepat proses penyembuhan cedera akibat olahraga tubuh membutuhkan keseimbangan nutrisi. Kondisi tubuh yang fit dengan asupan nutrisi yang optimal akan membantu tubuh lebih cepat mengatasi cedera.

Jangan lupa pula untuk memastikan Adna menghindari sejumlah jenis asupan makanan yang bisa memperburuk kondisi luka seperti lemak jenuh, asam lemak omega 6 berlebihan dan gula. Maka proses penyembuhan cedera akibat olahraga bisa Anda optimalkan dengan baik.

Advertisement
Alinesia