Kamis, 08 Februari 2007 02:57

Panduan Tepat Pilih Herbal

Bingung memilih herbal apa yang cocok untuk Anda? Tabel di bawah ini akan memberikan gambaran umum bagi Anda untuk melihat herbal apa saja yang cocok bagi Anda dalam mengatasi gangguan kesehatan yang diderita.

Tabel ini tidak berisi secara detail kandungan dari masing-masing herbal yang dicantumkan, dan juga tidak menjelaskan herbal yang cocok untuk setiap penyakit. Untuk lebih jelas tentang pemanfaatan dari masing-masing herbal dalam mengatasi berbagai macam gangguan kesehatan, silakan lihat sendiri penjelasannya dari artikel-artikel yang ada di situs ini.

NAMA
PENYAKIT

SENYAWA AKTIF YANG BERPERAN DAN KEMUNGKINAN MEKANISMENYA

BUAH MERAH

MENGKUDU

SARANG SEMUT

TONGKAT ALI

Antioksidan
(mencegah
kanker, meningkatkan
daya tahan
tubuh)

Penangkalan radikal bebas oleh betakaroten, tokoferol, vitamin C.

Xeronine dan prekursornya (proxeronine)

Flavonoid, tokoferol, inhibitor xanthine oxidase.

Antimikroba
(antibakteri,
anticendawan,
antivirus)

Flavonoid.

Scopoletin (Membunuh bakteri B. Subtilis, E. Coli, P. aeruginosa, Salmonella sp, S. aureus), asam lemak membunuh virus HIV (AID)

Flavonoid.

Antitumor dan
antikanker

Asam oleat, asam palmitat, flavonoid
yang dapat menginduksi proses apoptosis.

Damnacanthal

Inhibitor histone deacetylase (HDAC), induksi apoptosis.

Kolesterol

?

?

Jantung

?

Scopoletin

Multi-mineral, terutama kalsium, magnesium, dan kalium.

Antidiabetes

Inhibitor-glukosidase yang dapat memperlambat konversi karbohidrat men jadi glukosa; Peningkatan kepekaan insulin.

Proxeronin (Merevitalisasi sel pankreas dan mengontrol kadar gula darah)

Berperan dalam mengontrol kadar gula darah dan pencegahan komplikasi
karena kandungan antioksidannya yang tinggi.

Penyakit paru-paru (TBC) Flavonoid (anti bakteri) Flavonoid (anti bakteri)
Darah tinggi Scopoletin, memperlebar saluran pembuluh darah

Tokoferol dan Flavonoid (mengencerkan darah, mencegah penggumpalan darah, dan memperbaiki sistem kerja jantung, serta menurunkan tekanan darah)

 

Menghilangkan rasa sakit (Sakit kepala terus-menerus, sakit gigi, nyeri otot saraf dan sendi) Xeronine, menormalkan protein pada sel-sel abnormal, termasuk sel-sel jaringan otak, tempat berasalnya rasa sakit.
Afrodisiak (meningkatkan kekuatan, libido pria) Kuasinoid, meningkatkan gairah seksual secara signifikan. Meningkatkan kadar Testosteron.
Note: Data di dalam tabel ini diambil dari beberapa sumber, bukan atas dasar penelitian ilmiah kami secara langsung


Setelah memilih herbal yang paling tepat, konsumsilah teratur dan konsisten. Jangan berharap kesembuhan dalam hitungan hari. Walau ada testimoni spektakuler yang sembuh hanya dalam beberapa hari.

Khasiat satu herbal belum tentu berlaku sama bagi setiap orang. Dalam penyembuhan, herbal memperbaiki sistem metabolisme tubuh secara keseluruhan. Dampaknya memerlukan waktu lebih lama dibandingkan dengan obat-obat konvensional.

Oleh karena itu, jangan berganti-ganti herbal secara cepat. Perkembangan penyakit perlu dimonitor terus dalam 1-3 bulan. Bila tidak ada perkembangan berarti, baru beralih ke herbal atau sistem pengobatan lain.

Kamis, 08 Februari 2007 00:46

Tongkat Ali

Pernahkah Anda mengidamkan suplemen herbal yang bisa memenuhi semua kebutuhan jasmani Anda? Suplemen yang akan menciptakan tubuh yang bugar, stamina luar biasa, sekaligus meningkatkan kemampuan seksual Anda.batang-tongkat-ali.gif

Tidak ada lagi yang dapat mewujudkannya selain TONGKAT ALI. Tingkatkan STAMINA dan KEMAMPUAN SEKSUAL Anda sekarang juga! TONGKAT ALI sangat aman dikonsumsi dan sudah didukung oleh berbagai penelitian ilmiah sehubungan dengan manfaatnya.

Tongkat Ali (Eurycoma longifolia) telah dikenal di seluruh dunia sebagai peningkat testosteron yang efektif. Hormon testosteron dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan organ reproduksi pria.

Tingkat testosteron yang memadai membantu mempertahankan tingkat energi yang lebih tinggi, suasana hati yang gembira, peningkatan kesuburan dan gairah seksual.

Apa Saja Khasiat Tongkat Ali?

Berikut beberapa alasan utama mengapa herbal Tongkat Ali dapat menjadi pilihan terbaik untuk Anda, khususnya dalam hal khasiat:

  • Satu-satunya herbal khusus pria terlengkap.
  • Membentuk dan memperindah otot.
  • Meningkatkan energi fisik dan seksual.
  • Meningkatkan gairah seksual.
  • Meningkatkan produksi testosteron dalam tubuh.
  • Membantu menyembuhkan disfungsi seksual pada pria.
  • Membantu menyembuhkan ejakulasi dini.
  • Membantu penyembuhan impotensi.
  • Menambah kepercayaan diri.
  • Benar-benar aman dan tanpa resiko!

Sejak masa lalu, Tongkat Ali telah digunakan sebagai herbal peningkat gairah seksual dan untuk mengobati berbagai disfungsi seksual dalam pengobatan tradisional. Dan kini, para ilmuwan juga mendapati keampuhannya dalam mengobati disfungsi seksual. Ada begitu banyak penelitian yang dilakukan untuk menunjukkan bahwa Tongkat Ali paten dalam meningkatkan kemampuan seksual dan kejantanan.

Tiga puluh pria sehat dengan kisaran umur 31-52 tahun diberi 2 kapsul Tongkat Ali setiap hari selama 3 minggu. Dilaporkan performa mereka di ranjang meningkat—ereksi lebih kuat dan dalam beberapa kasus bertahan lebih lebih lama. Secara keseluruhan, mereka merasa lebih jantan. — Dr. Ismail Tambi, The Singapore Straits Times, Feb 2003.

Dalam penelitian awal di Pusat Riset Reproduksi di Kuala Lumpur, Malaysia, 30 pria yang sudah menikah berusia 31-52 tahun mengonsumsi Tongkat Ali secara rutin selama 3 minggu berturut-turut. Wawancara menunjukkan bahwa 48 persen merasa bugar, aktif, dan bertenaga, dan 40 persen merasakan pertambahan gairah seksual. — Dr. Simon Chua, Departement of Pharmaceutical Sciences, Wayne State University.

Diperkirakan Tongkat Ali bisa menghambat umpan balik negatif ke hipotalamus dan kelenjar pituitary sehingga tubuh terus memproduksi testosteron dalam jumlah yang lebih besar. — Dr. James Stoxen, University of Illinois, Chicago.

Dari pengamatan yang dilakukan atas khasiat afrodisiaknya maka dapat diungkapkan bahwa Tongkat Ali adalah suplemen herbal terbaik dari semua herbal dengan fungsi sejenis dalam meningkatkan performa pria secara menyeluruh. Beberapa publikasi yang didasarkan pada penelitian ilmiah dan ulasan medis juga menyingkapkan bahwa Eurycoma Longifolia efektif dalam meningkatkan kekuatan dan ukuran otot.

Mengapa Tongkat Ali Lebih Baik?

Kebanyakan produk lain hanya berfokus pada suatu kelemahan spesifik, sedangkan Tongkat Ali merupakan satu-satunya herbal yang diketahui memiliki manfaat dalam berbagai area.

Sebagai herbal, Tongkat Ali digunakan sebagai tanaman obat tunggal dan juga merupakan komponen utama dalam beragam obat-obatan herbal untuk mengobati berbagai penyakit seperti malaria, menyembuhkan kanker, meningkatkan fungsi seksual pada pria, membantu membesarkan otot dan dikenal di seluruh dunia sebagai afrodisiak yang ampuh.

Sebagai obat herbal, Tongkat Ali tidak memiliki efek samping yang didapati pada obat-obatan lain yang mengandung bahan kimia. Sejumlah penelitian yang dilakukan untuk menguji ketoksikan menunjukkan bahwa Tongkat Ali aman untuk dikonsumsi bahkan dalam dosis tinggi. Ini menjadikan Tongkat Ali obat herbal yang serba guna dan tak tertandingi.

Bagaimana Cara Kerja Tongkat Ali?

Herbal Tongkat Ali bekerja dengan meningkatkan kadar testosteron dalam tubuh. Ini berbeda dengan testosteron buatan seperti steroid anabolik dan berbagai obat kuat kimia lainnya. Testosteron buatan menyebabkan reaksi negatif dari kelenjar pituitary dan hipotalamus, dua kelenjar tersebut mengeluarkan berbagai hormon yang mengirim sinyal ke sel-sel Leydig dan sel-sel lain yang melakukan sintesa testosteron untuk menghambat produksi testosteron. Ini akan menyebabkan penyusutan ukuran alat vital pria—terutama di bagian testis. Istilah medis resmi untuk kondisi ini adalah atropi testikular.

Cara kerja Tongkat Ali sama sekali bertolak belakang dengan testosteron buatan. Pada dasarnya, Tongkat Ali mempercepat produksi testosteron dengan menghambat umpan balik reaksi negatif testosteron. Tongkat Ali bekerja sedemikan rupa sehingga peningkatan tingkat testosteron dalam tubuh tak berpengaruh pada kelenjar hipotalamus dan kelenjar pituitary.

Oleh karena itu, kedua kelenjar tersebut tidak mengirimkan sinyal apa pun untuk menghentikan sintesa testosteron. Sehingga tubuh akan dibanjiri oleh hormon testosteron yang akan meningkatkan gairah dan fungsi-fungsi organ-organ seksual.

Diterbitkan di Tongkat Ali
Rabu, 07 Februari 2007 23:29

Penelitian Tongkat Ali

Pria Menjadi Lebih Bertenaga Setelah Mengonsumsi Tongkat Ali

Pria punya peluang lebih besar untuk meningkatkan performa mereka di ranjang dengan bantuan Tongkat Ali. Pengujian awal oleh  Dr. Ismail Tambi menunjukkan bahwa Tongkat Ali, suatu afrodisiak herbal yang berasal dari akar tanaman Tongkat Ali, dapat meningkatkan gairah dan kemampuan seksual pria.

Dikenal dengan nama Pasak Bumi di Indonesia, Tongkat Ali di Malaysia, dan juga Eurycoma Longifolia sebagai nama ilmiah dan Latinnya, tanaman ini tumbuh di seluruh Asia Tenggara.

Dr. Ismail Tambi, selaku kepala Pusat Spesialis Reproduksi Manusia di Dewan Nasional Populasi dan Pengembangan Keluarga di Malaysia mengatakan bahwa 30 pria sehat dengan kisaran umur 31-52 tahun diberi 2 kapsul Tongkat Ali setiap hari selama 3 minggu. Dilaporkan performa mereka di ranjang meningkat-ereksi lebih kuat dan dalam beberapa kasus bertahan lebih lebih lama. Secara keseluruhan, mereka merasa lebih jantan.

Kadar testosteron mereka, hormon pria yang memegang peran penting dalam memicu gairah dan performa berlipat ganda dalam waktu 3 minggu. Pada waktu yang sama, kadar hormon lain yang mencegah seks menurun.

Meski ada beberapa efek samping dengan menggunakan obat herbal seperti sakit kepala dan pucat pada wajah, efek tersebut akan berkurang setelah beberapa hari, kata Dr. Ismail.

Sumber: The Singapore Straits Times, Feb 2003.

Menunjang Seksualitas & Rangsangan yang Sehat Bagi Pria

Dr. Simon Chua, Departement of Pharmaceutical Sciences, Wayne State University.

Dalam penelitian awal di Pusat Riset Reproduksi di Kuala Lumpur, Malaysia, 30 pria yang sudah menikah berusia 31-52 tahun mengonsumsi Tongkat Ali secara rutin selama 3 minggu berturut-turut. Wawancara menunjukkan bahwa 48 persen merasa bugar, aktif, dan bertenaga, dan 40 persen merasakan pertambahan gairah seksual.

Para subyek menunjukkan kenaikan indeks testosteron bebas. Peningkatan kadar testosteron membantu meningkatkan gairah seksual, energi, dan massa otot pada binaragawan. Tingkat DHEA mereka, hormon steroid penting lainnya, meningkat secara bertahap dari 26 persen setelah 1 minggu menjadi 47 persen setelah 3 minggu. Sebagian besar subyek menunjukkan peningkatan kepuasan dalam kesehatan dan performa seksual mereka.

Sebagai tambahan, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa Tongkat Ali bisa meningkatkan persediaan testosteron dan gairah seksual pada tikus.

Sumber: Artikel dari buku Molecular Biology of the Cell, Diterbitkan 1 September 2002.

Mengoptimalkan Keseimbangan Hormon Seksual pada Pria

Dr. James Stoxen, (artikel berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh tim dokternya) Departement of Medicinal Chemistry and Pharmacognosy, University of Illinois, Chicago.

Produksi Testosteron (hormon utama pria) menurun secara progresif dari usia 40 tahun. Para ahli menyebutnya, "defisiensi androgen sebagian pada pria berumur." Androgen adalah hormon steroid dengan efek spesifik pada pertumbuhan jaringan (otot, lemak, kulit, rambut, dsb) dan fungsi otak. Hormon ini memainkan peran penting pada pria dan wanita, tapi diproduksi dalam jumlah yang lebih besar pada pria.

Setelah seorang pria mengalami pubertas, testis memproduksi sebagian besar androgen, terutama testosteron. Diperkirakan Tongkat Ali bisa menghambat umpan balik negatif ke hipotalamus dan kelenjar pituitary sehingga tubuh terus memproduksi testosteron dalam jumlah yang lebih besar.

Sumber: Bab 39 dari buku Eureka Bioscience Collection. Diterbitkan 3 Oktober 2003.

Evaluasi Aktifitas Khasiat Afrodisiak dari Eurycoma Longifolia

Ekstrak Butanol, metanol, air, dan chloroform dari akar Eurycoma Longifolia Jack diteliti dengan berbagai tes keampuhan pada tikus jantan. Hasilnya menunjukkan bahwa ada peningkatan signifikan dan berulang pada refleks penis sebagaimana dibuktikan pada peningkatan terjadinya ereksi pada tikus jantan yang diujikan dalam periode observasi selama 30 menit. Hasil-hasil ini menyediakan bukti lebih lanjut bahwa E. Longifolia meningkatkan aktifitas khasiat afrodisiak pada hewan yang diujikan.

Sumber: Journal index for medicine© 2001 John Wiley & Sons, Ltd, Published on: Dec 2005.

Tongkat Ali Sebagai Suplemen Pengembang Otot

Oleh Serge Kreutz & Dan White

Kini sudah resmi secara ilmiah: Ekstrak Tongkat Ali menyebabkan pertumbuhan otot yang signifikan pada kaum pria. The British Journal of Sports Medicine melaporkan bahwa dalam pengujian ilmiah terkendali menggunakan plasebo, penggunakan ekstrak Tongkat Ali menyebabkan kenaikan 5 persen pada masa otot kering dalam kelompok yang menerima ekstrak.

Sementara tak ada perubahan yang signifikan ditemukan pada kelompok yang menerima plasebo. Kenaikan 5 persen dalam waktu 5 minggu adalah kenaikan besar. Itu akan terlihat jelas jika kenaikannya dihitung dalam jangka waktu 1 tahun (5 minggu naik 5 persen; 52 minggu naik 50 persen).

Fakta menarik lainnya yang terdapat dalam artikel tersebut: "Lingkar lengan kelompok yang menerima ekstrak meningkat pesat hingga 1,8 cm setelah menerima suplemen. Dari 30,87 menjadi 32,67, tapi tak terlihat kenaikan yang signifikan pada kelompok yang menerima plasebo."

Sumber: British Journal of Sports Medicine.

Efek Ergonenik dari Tongkat Ali (Eurycoma Longifolia)

Oleh Prof. S. Hamzah & Dr. A. Yusof

Penelitian Awal ini dilakukan oleh Prof. S. Hamzah & Dr. A. Yusof bekerja sama dengan Departement of Exercise Physiology, Sports Centre, University of Malaya, 50603 Kuala Lumpur, Malaysia. Kesimpulan yang ditarik dari hasilnya membuktikan bahwa ekstrak akar Tongkat Ali adalah jenis suplemen terbaik di antara bahan-bahan herbal lainnya yang berguna untuk meningkatkan kadar testosteron pada pria.

Eurycoma longifolia yang mengandung quassinoid seperti eurycomalacton, eurycomanon, dan eurycomanol, telah dilaporkan memiliki khasiat afrodisiak dan mampu meningkatkan kadar testosteron pada pria.

Penelitian sebelumnya mengukuhkan bahwa pemberian suplemen testosteron meningkatkan massa bebas lemak, kekuatan otot, dan massa otot, yang penting untuk fungsi tubuh dan performa dalam olahraga.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki efek peningkatan kadar testosteron yang didapatkan karena pemberian Eurycoma Longifolia pada komposisi tubuh dan kekuatan otot serta ukuran pada pria. Empat belas pria sehat mengikuti progam pelatihan kekuatan yang intensif dengan beban awal 60 persen RM (2 set dengan 10 hitungan dengan istirahat 1 menit antara tiap set untuk 10 perangkat) dua hari sekali selama 5 minggu.

Secara simultan, 7 pria dipilih secara acak untuk mengonsumsi 100 mg/hari ekstrak Eurycoma Longifolia yang larut dalam air dan 7 pria sisanya menerima plasebo. Intensitas latihan ditingkatkan 10 persen RM/minggu.

Komposisi tubuh, lingkar lengan, 1 pengulangan maksimal (1 RM), dan kegiatan elektromiografi permukaan (sEMG) diukur dan dicatat satu hari sebelum dan sesudah 5 minggu pemberian suplementasi dan intervensi. Kelompok yang menerima ekstrak menunjukkan kenaikan signifikan pada massa otot kering dari 52,26 menjadi 54,39. Tapi tak didapati perubahan signifikan masa otot kering pada kelompok yang menerima plasebo.

Persentase lemak tubuh menurun tajam pada kelompok yang menerima ekstrak dan plasebo, masing-masing dari 31,30 persen(5,48) menjadi 28,44 persen(6,43) dan dari 22,83 persen (2,43) menjadi 21,33 persen (2,35). Tes 1 RM menunjukkan peningkatan signifikan dari 73,71 (16,63) menjadi 78,71 (17,0) kg pada kelompok yang menerima ekstrak dan dari 77,29 (8,9) menjadi 79,43 (8,8) kg pada kelompok yang menerima plasebo.

Peningkatan kekuatan pada kelompok yang menerima ekstrak lebih besar dibandingkan dengan kelompok yang menerima plasebo (6,78 persen dan 2,77 persen). Frekuensi rata-rata dari sEMG pada bisep di kelompok yang menerima ekstrak dan plasebo menurun dari 121,77 (40,0) menjadi 90,47 (64,4) µV dan dari 127,95 (30,9) menjadi 98,8 (50,1).

Pemberian ekstrak menghasilkan penurunan 2,92 persen lebih besar pada aktifitas listrik pada otot yang diukur di akhir eksperimen dibandingkan dengan plasebo. Hasil-hasil tersebut menunjukkan bahwa ekstrak larut air Eurycoma Longifolia Jack meningkatkan massa otot kering, mengurangi kadar lemak tubuh, dan meningkatkan kekuatan dan ukuran otot. Oleh karena itu memiliki efek ergogenik.

Sumber: Departement of Exercise Physiology, Sports Centre, University of Malaya.

Baca juga artikel kami lainnya tentang Cara Kerja Tongkat Ali.

Diterbitkan di Tongkat Ali
Senin, 12 May 2008 17:12

Cara Kerja Tongkat Ali

Bagaimana Cara Kerja Tongkat Ali?

Herbal Tongkat Ali bekerja dengan meningkatkan kadar testosteron dalam tubuh. Ini berbeda dengan testosteron buatan seperti steroid anabolik. Testosteron buatan menyebabkan reaksi negatif dari kelenjar pituitary dan hipotalamus.

Dua kelenjar tersebut mengeluarkan berbagai hormon yang mengirim sinyal ke sel-sel Leydig dan sel-sel lain yang melakukan sintesa testosteron untuk menghambat produksi testosteron. Ini akan menyebabkan penyusutan ukuran alat vital pria-terutama di bagian testis. Istilah medis resmi untuk kondisi ini adalah atropi testikular.

Cara kerja Tongkat Ali sama sekali bertolak belakang dengan testosteron buatan. Pada dasarnya, Tongkat Ali mempercepat produksi testosteron dengan menghambat umpan balik reaksi negatif testosteron.

Tongkat Ali bekerja sedemikan rupa sehingga peningkatan tingkat testosteron dalam tubuh tak berpengaruh pada kelenjar hipotalamus dan kelenjar pituitary. Oleh karena itu, kedua kelenjar tersebut tidak mengirimkan sinyal apa pun untuk menghentikan sintesa testosteron.

Apa Itu Testosteron?

Testosteron berperan dalam memperkembangkan dan mempertahankan libido (hasrat seksual) dan perilaku pria. Testosteron merupakan salah satu hormon utama dari sejumlah hormon seks pria atau androgen yang dihasilkan oleh  kelenjar-kelenjar gonad.

Produksi dari hormon ini memicu pembelahan sel dari saluran reproduksi pria semasih embrio, penurunan testes masuk ke dalam kantung skrotum dan perkembangan lanjutan pada saluran reproduksi dan penis selama masa pubertas dan pematangan sperma.

Testosteron juga memiliki peran non seksual lain dimana Ia memenuhi fungsi penting dalam biosintesa protein untuk mempercepat pembentukan otot, meningkatkan pembentukan sel darah merah. Mempercepat masa regenerasi dan pemulihan sehabis sakit atau setelah terluka. Testosteron juga memicu seluruh aktivitas metabolis khususnya pada jalur metabolisme dan pembakaran lemak.

Resiko Penurunan Testosteron

  • Osteoporosis dan keretakan tulang pinggul.
  • Penyakit jantung dan serangan jantung.
  • Stroke dan kelainan pembuluh darah jantung.
  • Menderita kanker prostat.
  • Meningkatkan produksi testosteron dalam tubuh.

Manfaat dari Testosteron

  • Memperbaiki kemampuan seksual pria.
  • Tulang menjadi lebih kuat.
  • Meningkatkan kepadatan otot.
  • Mengurangi lemak tubuh.
  • Meningkatkan laju pembakaran energi dan fosforilasi oksidatif.
  • Mengurangi tekanan karena stres.
  • Meningkatkan fungsi otak termasuk daya ingat.

Penelitian membuktikan bahwa selama pubertas, kadar testosteron meningkat. Puncaknya adalah pada usia 25 tahun, dan mulai menurun secara bertahap seiring penambahan usia.

Beberapa studi klinis menunjukkan bahwa secara umum, produksi testosteron menurun sebanyak 2% per tahun terhitung sejak umur 30 tahun. Turunnya kadar testosteron seraya usia bertambah inilah yang membuat banyak laki-laki yang beranjak usia mengalami pengalaman seksual yang tidak memuaskan.

Telah didapati bahwa, bahkan pada pria sehat sekalipun, pada usia yang ke-55, jumlah testostron yang dialirkan ke peredaran darah jauh sekali berkurang dibandingkan 10 tahun sebelumnya. Bahkan, pada usia 80 sebagian besar kadar hormon menurun hingga setara kadarnya sama sebelum usia pubertas. Penurunan yang lebih ekstrem terjadi pada perokok berat dan alkoholik.

Penelitian terbaru tentang penuaan menunjukkan hasil bahwa 51% dari pria normal yang sehat berusia 40-70 tahun  mengalami impotensi hingga tingkat tertentu, yaitu berupa  kesulitan untuk mencapai dan mempertahankan ereksi yang cukup kaku untuk melakukan hubungan seks.

Baca juga artikel kami lainnya tentang Tongkat Ali.

Diterbitkan di Tongkat Ali