Kanker indung telur atau kanker ovarium adalah tumor ganas yang menyerang indung telur. Kanker ovarium bisa menyebar secara langsung ke daerah di sekitarnya dan bisa menyebar ke bagian lain dari panggul dan perut melalui sistem getah bening. Sedangkan melalui pembuluh darah, kanker bisa menyebar ke hati dan paru-paru.
Kanker indung telur sering kali baru terdeteksi pada stadium lanjut dimana massa tumor sudah mulai menekan organ-organ di sekitarnya.Namun, tanda dan gejala kanker indung telur dapat dikenali, antara lain:
Jangan menunda untuk mengambil langkah-langkah penting apabila gejala-gejala kanker indung telur yang disebutkan di atas sudah terlihat. Semakin cepat diobati semakin besar harapan untuk sembuh.
Umumnya, pengobatan kanker indung telur dapat dilakukan secara medis yakni melalui operasi dan kemoterapi. Tetapi hal itu dapat menimbulkan banyak efek samping di samping biaya yang mahal. Karena itu, banyak penderita kanker indung telur telah beralih pada herbal untuk mengatasi penyakit mereka.
Dan saat ini herbal antikanker yang bisa dijadikan pilihan adalah Sarang Semut, karena reaksinya yang lebih cepat dalam membantu penyembuhan berbagai jenis kanker.
Dr M. Ahkam Subroto, Ahli Peneliti Utama dari Pusat Bioteknologi LIPI, mengungkapkan bahwa senyawa aktif yang terkandung dalam Sarang Semut adalah flavonoid, tanin, dan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh.
Flavonoid dalam tubuh manusia berfungsi sebagai antioksidan sehingga sangat baik sebagai pencegah dan obat kanker. Banyak mekanisme kerja dari flavonoid yang sudah terungkap, diantaranya:
Selain itu, Sarang Semut juga mengandung Tokoferol. Penelitian menunjukkan bahwa alfa-tokoferol pada konsentrasi 12 ppm telah mampu meredam radikal bebas hingga 96%. Sedangkan Sarang Semut kaya akan antioksidan tokoferol, sampai sekitar 313 ppm.
Hal tersebut tentu membuat Sarang Semut memiliki efek antioksidan yang lebih kuat dalam tubuh. Maka tidak heran herbal ini dikenal memiliki reaksi yang cepat dalam membantu menumpas kanker, tumor, dan berbagai bentuk benjolan yang bisa menjadi tumor atau kanker.
Dalam uji in vitro, terbukti bahwa Sarang Semut ampuh sebagai obat kanker. Yang membuktikan keampuhan itu adalah Qui Kim Tran dari University National of Hochiminch City bersama dengan rekan-rekannya yang lain yakni Yasuhiro Tezuka, Yuko Harimaya, dan Arjun Hari Banskota yang bekerja di Toyama Medical and Pharmaceutical University.
Dalam penelitiannya Qui Kim Tran menggunakan Sarang Semut yang berbobot 2-3 kg, kemudian diekstrak dengan berbagai pelarut seperti air, methanol, dan campuran methanol-air. Lalu, mereka menumbuhkan 3 sel kanker yang amat metastasis alias mudah menyebar ke bagian tubuh lain seperti kanker serviks, kanker paru, dan kanker usus.
Masing-masing hasil ekstraksi itu lalu diberikan kepada setiap sel kanker. Hasilnya sungguh mengagumkan, Sarang Semut ternyata mempunyai aktivitas antiproliferasi yang kuat!! Yaitu dapat menghambat penyebaran sel-sel kanker, yang bahkan penyebarannya cepat dan abnormal.
Perhatikan pernyataan Hendro Saputro yang telah memperkenalkan Sarang Semut sebagai tanaman obat sejak tahun 2001. Ia mengungkapkan bahwa mereka yang mengonsumsi herbal ini banyak yang mendapatkan kesembuhan yang benar-benar tuntas, seperti pada kanker otak, kanker rahim, dan kanker prostat.
Dalam Majalah Natural, Ia berkomentar seperti berikut, "Rata-rata yang meminum rebusan Sarang Semut dan mendapatkan hasil setelah seminggu bahkan ada yang 3 hari sudah terlihat hasilnya".
Contoh nyata dari komentar tersebut telah dirasakan para pelanggan Mecodia kapsul (Produk ekstrak Sarang Semut) yang terkena kanker, rata-rata melaporkan sudah mulai merasakan khasiat hanya setelah menggunakan selama 1-2 bulan saja!
Bahkan banyak pelanggan yang sudah menjalani pengobatan medis dengan obat-obat kimia, juga memadukannya dengan Mecodia, dan merasakan proses kesembuhan yang lebih cepat dari pada sebelumnya. Hal ini cocok dengan komentar Dr Dewata yang dimuat di Majalah Trubus, "Pasien yang memadukan antioksidan dan obat kimia dokter lebih cepat sembuh daripada hanya menggunakan obat kimia."
Hasil yang sama juga dirasakan penderita kanker yang sudah menggunakan herbal anti kanker lainnya seperti Noni Juice dan Keladitikus, kemudian mengombinasikannya dengan Sarang Semut. Rata-rata menyatakan bahwa proses kesembuhan yang dirasakan berangsur-angsur lebih cepat terasa!
Berbagai penelitian dan hasil positif dari penggunaan Sarang Semut sebagai obat kanker alami, tentu saja membuat herbal Sarang Semut ini dapat dijadikan sebagai salah satu pilihan terbaik sebagai alternatif pengobatan kanker indung telur, bukan hanya karena faktor ekonomis, tapi dalam beberapa kasus kesembuhan juga dapat diperoleh tanpa harus melalui proses pengobatan yang seringkali dirasa melelahkan dan menyakitkan, pembedahan, kemoterapi, dan tanpa harus mengalami berbagai efek samping negatif lainnya akibat pengobatan medis.
Sarang Semut telah terbukti secara ilmiah sebagai obat kanker alami yang ampuh dan telah terbukti secara empiris. Banyak orang telah membuktikan sendiri khasiatnya untuk mengatasi berbagai penyakit berat termasuk untuk pengobatan kanker indung telur.
Sudah banyak orang yang berhasil menumpas berbagai jenis kanker, termasuk kanker indung telur dengan memilih Sarang Semut sebagai alternatif pengobatan kanker. Umumnya proses kesembuhan sudah bisa dirasakan setelah 1-2 bulan penggunaan saja.
Baca juga artikel kami lainnya tentang Pengobatan Kanker Kulit.