Apakah Anda termasuk memiliki problem bau badan? Bau badan ternyata bukan hanya berefek pada terdegradasinya rasa kepercayaan diri, namun juga bisa menjadi penyebab terjadinya kanker payudara.
Kok bisa? Apa hubungannya antara badan yang memiliki bau tak sedap dengan penyakit yang paling ditakuti oleh kaum hawa ini?
Baru-baru ini, ilmuwan Jepang dari Biomolecular Enginering di
Hasil penelitian ini memang masih sangat dini dan perlu penelitian dan pembuktian lanjutan, namun hal ini tentu menjadi sinyal bagi kaum perempuan untuk bisa menjaga kebersihan dirinya.
Meski demikian, hasil penelitian tersebut tak ada tendensi untuk menakut-nakuti atau semakin membuat kaum perempuan cemas. Penelitian tersebut ditempuh, sebagaimana dijelaskan oleh sang ilmuwan Toshi Ishikawa PhD, tiada lain untuk memberikan cara terbaru dalam hal deteksi dini terhadap kanker payudara.
Dengan adanya penemuan ini, diharapkan para perempuan semakin sadar akan bahaya kanker payudara yang salah satu penyebabnya ternyata erat kaitannya dengan tingkat kebersihan tubuh.
Secara simplistis tidak pasti bahwa kotoran telinga dan bau badan seorang perempuan membuat perempuan tersebut telah terkena kanker payudara. Ishikawa menegaskan bahwa perempuan yang memiliki variasi genetik yang berhubungan dengan kotoran telinga basah, bau badan, dan resiko kanker payudara, hanya merupakan beberapa penyebab yang dapat menjadi pemicu kanker payudara. Patut diketahui bahwa ada beberapa faktor lainnya yang menyebabkan kanker payudara seperti p53, BRCA1, BRCA2 dan lainnya.
Ishikawa dan timnya melakukan ekstraksi DNA dari sampel darah sebanyak 124 sukarelawan perempuan di
Dalam penelitian tersebut, tim ini mengamati aktifitas protein yang dibuat oleh gen ABCC11, kemudian mencari hubungan antara gen ABC11, kotoran telinga, dan bau badan. Dari situ, mereka menemukan mekanisme sel yang mengatur kotoran telinga, bau badan yang berlebihan dengan resiko kanker payudara.
Namun, menurut Christy Russel, MD seorang profesor dari University of Southern California, Los Angeles AS, kalangan perempuan tak perlu mengkhawatirkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Ishikawa dan timnya. Mengapa?
Karena penelitian tersebut masih terlalu dini dan masih memerlukan penelitian lanjutan yang lebih kompleks dan serius untuk mengetahui secara valid dan meyakinkan keterkaitan antara kanker payudara, bau badan, dan kotoran telinga basah.
Kajian yang dilakukan oleh ilmuwan Jepang tersebut merupakan gabungan dari ilmu antropologi manusia, biologi molekular, genetika, dan sel. Adanya perkembangan metode typing yang sangat signifikan bisa menjadi instrumen untuk memprediksi resiko penyakit serius seperti kanker dengan melakukan analisa-analisa yang kelihatannya sangat sepele dan cenderung diremehkan banyak orang seperti bau badan, kotoran telinga, dan sebagainya.
Meski menurut Christy Russel, MD, kalangan perempuan tak perlu terlalu khawatir dengan penelitian yang dilakukan oleh Ishikawa dan timnya, namun tetap saja memperhatikan dan menjaga kebersihan badan sebaiknya menjadi prioritas. Perempuan yang terlihat bersih, wangi, dan enak dilihat akan memiliki banyak manfaat dibandingkan dengan perempuan yang terlihat tidak terawat, berbau, dan jauh dari kesan enak dilihat.
Nah, berbicara soal menghilangkan bau badan ini sudah lazim kebanyakan perempuan menggunakan deodorant dan antiperspiran. Keduanya memang bisa mengobati bau badan, terutama di bagian ketiak, namun ternyata memiliki resiko yang cukup tinggi.
Menurut sejumlah penelitian penggunaan deodorant dan atipersperin mengakibatkan penumpukan toksin yang akan memicu munculnya kanker getah bening. Makanya, penggunaan deodorant dan antipersperin sebaiknya dihindari untuk mengobati bau badan dan lakukan cara alternatif yang disarankan oleh peneliti dari Inggris, Dr Dabre.
Menurut Dabre ada cara aman dan murah untuk menghilangkan bau badan yakni dengan membersihkan ketiak menggunakan air dan sabun secara teratur dua kali dalam sehari. Hal lainnya yang bisa dilakukan ialah dengan mencukur bulu-bulu ketiak untuk mengurangi keringat yang terperangkap di daerah tersebut.
Jika kedua langkah tersebut dianggap belum manjur, maka ada alternatif lainnya yakni dengan melakukan operasi pengangkatan kelenjar keringat. Metode operasi dalam hal ini terbagi menjadi dua, yaitu operasi untuk mengangkat kelenjar keringat yang hiperaktif saja, dan operasi untuk mengangkat seluruh kelenjar keringat.
Terakhir, pandai-pandailah dalam menjaga kesehatan dan kebersihan diri yang bukan hanya berefek pada kesehatan seseorang namun juga berkaitan dengan pandangan orang lain terhadap diri kita.
Kanker payudara merupakan momok yang paling menakutkan bagi kalangan perempuan. Penyebab kanker payudara sendiri dipengaruhi oleh banyak faktor atau multi-faktor.
Baru-baru ini sebuah laporan penelitian menyebutkan bahwa perempuan yang mengalami obesitas atau kegemukan, banyak mengonsumi alkohol, serta terlalu intensnya terkena sinar X memiliki resiko terkena kanker payudara lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan yang terhindar dari ketiga hal tersebut
Seorang penulis laporan dalam penelitian bertajuk Kanker Payudara dan Lingkungan: Pedoman Hidup Dr Kathy Helzelsouer menyebutkan bahwa faktor lingkungan yang justru sering dianggap sepele oleh banyak orang ternyata bisa menjadi salah satu pemicu kanker payudara.
Faktor lingkungan yang dimaksud tersebut seperti radiasi, pola dan jenis makanan yang dikonsumsi termasuk juga di dalamnya teratur-tidaknya dalam menjalankan olahraga.
Kathy melanjutkan bahwa bobot badan seseorang sangat berperan dalam timbulnya kanker payudara karena sel-sel lemak yang bertumpuk akan secara aktif memproduksi estrogen yang berperan aktif dalam pertumbuhan sebagian besar kanker payudara.
Hal ini semakin diperkuat oleh hasil penelitian yang pernah dilakukan oleh Cancer Research di Inggris yang menyatakan bahwa obesitas merupakan penyebab utama kanker payudara, setelah alkohol dan rokok. Hal tersebut terutama terjadi pada kalangan perempuan yang sudah masuk masa menopause.
Dari data penelitian tersebut, terdapat fakta bahwa sekitar 12,5% perempuan Inggris menderita kanker payudara dalam hidupnya. Angka yang bisa dibilang cukup besar dan patut menjadi perhatian berbagai pihak.
Perempuan menopause memiliki resiko sekitar 2-3 kali lipat terkena serangan kanker payudara karena memiliki kadar estrogen yang lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan yang memiliki kadar estrogen relatif lebih rendah.
Dalam penelitian lainnya yang didanai oleh Cancer Researh Inggris dan dilakukan oleh tim dari Universitas Oxford bermaksud untuk mengetahui faktor-faktor yang bisa menjelaskan mengapa ada kanker payudara yang sensitif terhadap kadar hormon.
Kesimpulannya, bahwa berat badan diduga kuat menjadi penyebab meningkatnya hormon seks sehingga semakin berat bobot tubuh seseorang maka hormon estrogen seseorang juga bisa meningkat.
Selain obesitas, penyebab lain seseorang terkena kanker payudara ialah banyak mengonsumsi alkohol. Sebuah penelitian yang dilakukan di Prancis, Jerman, dan Italia menemukan kesimpulan bahwa cukup segelas alkohol perhari bisa membuat peminumnya memiliki peluang terkena kanker payudara sekitar 3-5%. Jika konsumsi dalam satu hari mencapai 3-5 gelas, maka resiko terkena kanker payudara meningkat menjadi 50%.
Asupan alkohol dalam jumlah yang banyak ke dalam tubuh merupakan penyebab kanker payudara pada sekitar 50 ribu kasus di dunia. Sedangkan peminum alkohol dalam jumlah ringan telah menyumbang 2% pengidap kanker payudara di kawasan Amerika Utara dan Eropa.
Mengapa alkohol? Sama halnya dengan obesitas, bahwa minuman yang bisa membuat orang mabuk ini bisa membuat kadar estrogen dalam tubuh meningkat yang menjadi pemicu terjadinya kanker payudara. Makanya bagi Anda yang kerap mengonsumsi alkohol baik itu dalam jumlah ringan maupun berat, disarankan untuk segera menghentikannya karena resiko terkena kanker payudaranya sangat besar.
Selain alkohol, paparan sinar X juga bisa memicu terjadinya kanker payudara. Kathy Helzelsouer menyarankan agar menghindar dari paparan sinar radiasi dalam jumlah yang sedang dan besar terutama bagi perempuan remaja dan di saat payudaranya sedang tumbuh.
Kanker payudara (karsinoma payudara) adalah tumor ganas yang tumbuh di jaringan payudara.
Jenis kanker ini sering terjadi pada wanita dan tidak menutup kemungkinan jika terjadi pada kaum pria, hanya kasusnya sangat jarang.
Frekuensi kasus penyakit ini relatif tinggi di negara maju dan merupakan yang terbanyak diderita dari jenis kanker lainnya.
Sedangkan di indonesia, menempati peringkat kedua setelah kanker serviks. Bagian payudara yang sering diserang adalah payudara bagian kiri atas (dekat lengan).
Ada beberapa gejala kanker payudara yang dapat dilihat. Berikut adalah gejala-gejala yang dimaksud:
Segera periksakan payudara Anda ke dokter bila timbul gejala-gejala yang telah disebutkan, agar bisa segera ditangani dengan baik.
Pengobatan kanker payudara dapat dilakukan secara medis atau secara alami. Pengobatan medis terdiri dari pembedahan, terapi penyinaran, kemoterapi dan obat penghambat hormon. Terapi penyinaran digunakan untuk membunuh sel-sel kanker pada daerah yang terkena.
Kemoterapi (kombinasi obat-obatan untuk membunuh sel-sel yang berkembangbiak dengan cepat atau menekan perkembangbiakannya) dan obat-obat penghambat hormon (obat yang mempengaruhi kerja hormon yang menyokong pertumbuhan sel kanker) digunakan untuk menekan pertumbuhan sel kanker di seluruh tubuh.
Tetapi hal tersebut dapat menimbulkan banyak efek samping negatif pada tubuh. Misalnya, kemoterapi menimbulkan efek samping berupa rentan terhadap serangan infeksi, mudah lelah, mual, rambut rontok, masalah perdarahan seperti mimisan, dan banyak efek samping lainnya.
Pada terapi hormon terdapat beberapa golongan obat yang digunakan sebagai obat kanker antara lain adalah golongan antiestrogen yang salah satu obatnya adalah Tamoksifen. Efek samping yang ditimbulkan antara lain rasa panas dan kemerahan pada wajah, gangguan saluran pencernaan, leukopenia & trombositopenia ringan, perdarahan vagina, gatal-gatal pada vulva/pukas (alat kelamin luar perempuan), dan ruam kulit.
Karena itu, Anda juga dapat mempertimbangkan pengobatan kanker payudara secara alami. Salah satu obat kanker alami yang dapat Anda yakini khasiatnya adalah Sarang Semut (Myrmecodia pendas) yang berasal dari belantara hutan Papua. Kemampuan Sarang Semut secara empiris sebagai obat kanker payudara tersebut diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoidnya. Ada beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan tumor/kanker, diantaranya:
Selain itu, Sarang Semut juga mengandung tokoferol. Tokoferol mirip vitamin E yang berefek antioksidan efektif. Menurut Prof Dr Elin Yulinah Sukandar, Guru Besar Farmasi ITB, kandungan tokoferol dari Sarang Semut cukup tinggi. Tokoferol berfungsi sebagai antioksidan dan antikanker, zat ini menangkal serangan radikal bebas dengan cara antidegeneratif. Senyawa yang kaya vitamin E itu juga berfaedah sebagai antipenuaan. "Bila kita mengonsumsi banyak lemak dan radikal bebas, tokoferol akan mengatasinya", ujar dokter ahli nutrisi, Ahmad Sulaeman PhD.
Kabar baik tentang keampuhan Sarang Semut dalam membantu mengobati kanker rupanya tidak hanya datang dari tempat asalnya, Papua, tapi juga dari seluruh Indonesia, dan telah banyak dipublikasikan di berbagai media cetak dan elektronik. Berikut adalah kesaksian salah seorang ibu, Meyti Ngantun yang telah memanfaatkan Sarang Semut untuk pengobatan kanker payudara dan telah merasakan khasiatnya.
Saya memeriksakan diri ke dokter internis dan divonis mengidap kanker payudara. Oleh karena berkembang dengan cepat maka dokter mengajurkan supaya segera diangkat melalui operasi. Menurut dokter, itu satu-satunya jalan untuk mengatasinya.
Suatu ketika suami saya mendapat informasi tentang Sarang Semut. Ia meminta kepada saya untuk mencoba Sarang Semut dari Wamena. Katanya herbal tersebut sangat ampuh mengobati berbagai penyakit, termasuk untuk pengobatan kanker dan tumor. Saya pun mulai mencoba meminumnya. Karena saya bertekad ingin sembuh maka saya rajin mengonsumsinya setiap sehari.
Tiga hari kemudian saya mulai merasa tidak begitu sakit lagi dan saya bertekad terus mengonsumsinya. Seminggu kemudian rasa sakit sudah sangat berkurang dan benjolannya sudah agak lembek. Pada minggu ketiga di suatu pagi saya kaget dengan adanya cairan berwarna kekuning-kuningan keluar di atas puting saya dan cairan tersebut secara terus-menerus keluar dalam beberapa hari.
Saya masih terus mengonsumsi Sarang Semut agar bisa sembuh benar dan temyata luka lubang yang mengeluarkan cairan tersebut tertutup sendiri dan lukanya sembuh. Saya sangat lega dan bahagia karena saya sudah merasa sembuh berkat Sarang Semut. Kesembuhan ini terasa hingga kini. Sudah beberapa tahun ini tidak ada masalah lagi hingga saya melahirkan anak kami yang kedua. Bahkan, produksi ASI saya lancar-lancar saja dan normal sebagaimana biasa.
Karena setiap hari semakin banyak saja hasil positif yang dilaporkan oleh pengguna Sarang Semut dalam mengobati berbagai penyakit seperti kanker, tumor, TBC dan sebagainya, maka secara empiris Sarang Semut telah terbukti sebagai tanaman obat berkhasiat dan dapat digunakan sebagai obat kanker dalam pengobatan kanker payudara. Para pengguna sarang semut melaporkan bahwa mereka sudah bisa merasakan hasilnya setelah 1-2 bulan penggunaan saja.
Pernyataan-pernyataan di atas selaras dengan respon positif dari para pengguna Sarang Semut. Hal ini terlihat dari pernyataan Hendro Saputro yang telah memperkenalkan Sarang Semut sebagai tanaman obat sejak tahun 2001.
Ia mengungkapkan bahwa mereka yang mengonsumsi herbal ini banyak yang mendapatkan kesembuhan yang benar-benar tuntas, seperti pada kanker otak, kanker rahim, dan kanker prostat. Dalam Majalah Natural, Ia berkomentar seperti berikut, "Rata-rata yang meminum rebusan Sarang Semut dan mendapatkan hasil setelah seminggu bahkan ada yang 3 hari sudah terlihat hasilnya".
Contoh nyata dari komentar tersebut telah dirasakan para pelanggan Mecodia kapsul (Produk ekstrak Sarang Semut) yang terkena kanker, rata-rata melaporkan sudah mulai merasakan khasiat hanya setelah menggunakan selama 1-2 bulan saja!
Bahkan banyak pelanggan yang sudah menjalani pengobatan medis dengan obat-obat kimia, juga memadukannya dengan Mecodia, dan merasakan proses kesembuhan yang lebih cepat dari pada sebelumnya. Hal ini cocok dengan komentar Dr Dewata yang dimuat di Majalah Trubus, "Pasien yang memadukan antioksidan dan obat kimia dokter lebih cepat sembuh daripada hanya menggunakan obat kimia."
Hasil yang sama juga dirasakan penderita kanker yang sudah menggunakan herbal anti kanker lainnya seperti Noni Juice dan Keladitikus, kemudian mengombinasikannya dengan Sarang Semut. Rata-rata menyatakan bahwa proses kesembuhan yang dirasakan berangsur-angsur lebih cepat terasa!
Berbagai penelitian dan hasil positif dari penggunaan Sarang Semut sebagai obat kanker alami, tentu saja membuat herbal Sarang Semut ini dapat dijadikan sebagai salah satu pilihan terbaik sebagai alternatif pengobatan kanker payudara, bukan hanya karena faktor ekonomis, tapi dalam beberapa kasus kesembuhan juga dapat diperoleh tanpa harus melalui proses pengobatan yang seringkali dirasa melelahkan dan menyakitkan, pembedahan, kemoterapi, dan tanpa harus mengalami berbagai efek samping negatif lainnya akibat pengobatan medis.
Baca juga artikel kami lainnya tentang Pengobatan Kanker Prostat.
Dalam memikirkan metode pengobatan apa yang hendak Anda jalani, Anda memerlukan tidak hanya informasi terkait peran masing-masing metode tersebut tetapi efektivitas dan efek sampingnya. Pengetahuan yang lengkap dan seimbang akan semua segi pengobatan termasuk resiko pengobatan sangat diperlukan.
Artikel ini akan menjelaskan kepada Anda tentang cara melakukan deteksi dini dan menghindari kanker payudara, mengetahui gejala-gejala kanker payudara, pilihan pengobatan secara medis yang tersedia, dan mengapa herbal Sarang Semut Papua adalah salah satu pilihan tepat sebagai obat kanker payudara.
Sama seperti jenis kanker lainnya, pengobatan kanker payudara dapat dilakukan secara medis atau secara alami. Pengobatan medis terdiri dari pembedahan, terapi penyinaran, kemoterapi dan obat penghambat hormon. Terapi penyinaran digunakan untuk membunuh sel-sel kanker pada daerah yang terkena.
Sedangkan, kemoterapi (kombinasi obat-obatan untuk membunuh sel-sel yang berkembangbiak dengan cepat atau menekan perkembangbiakannya) dan obat-obat penghambat hormon (obat yang mempengaruhi kerja hormon yang menyokong pertumbuhan sel kanker) digunakan untuk menekan pertumbuhan sel kanker di seluruh tubuh.
Tetapi hal tersebut dapat menimbulkan banyak efek samping negatif pada tubuh. Misalnya, kemoterapi menimbulkan efek samping berupa rentan terhadap serangan infeksi, mudah lelah, mual, rambut rontok, masalah perdarahan seperti mimisan, dan banyak efek samping negatif lainnya.
Pada terapi hormon terdapat beberapa golongan obat yang digunakan sebagai obat kanker antara lain adalah golongan antiestrogen yang salah satu obatnya adalah Tamoksifen. Efek samping yang ditimbulkan antara lain rasa panas dan kemerahan pada wajah, gangguan saluran pencernaan, leukopenia & trombositopenia ringan, perdarahan vagina, gatal-gatal pada vulva/pukas (alat kelamin luar perempuan), dan ruam kulit.
Selain pengobatan medis seperti yang disebutkan di atas, Anda juga dapat mempertimbangkan pengobatan kanker payudara secara alami. Salah satu herbal antikanker alami yang sudah terbukti khasiatnya adalah Sarang Semut (Myrmecodia pendans) yang berasal dari belantara hutan Papua. Kemampuan Sarang Semut secara empiris sebagai obat kanker payudara tersebut diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoidnya. Ada beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan tumor dan kanker, diantaranya:
Selain flavonoid, Sarang Semut juga mengandung tokoferol. Tokoferol sifatnya mirip dengan vitamin E yang berefek antioksidan dan antikanker dalam tubuh. Zat ini menangkal serangan radikal bebas dengan cara antidegeneratif. "Bila kita mengonsumsi banyak lemak dan radikal bebas, tokoferol akan mengatasinya", ujar dokter ahli nutrisi, Ahmad Sulaeman PhD.
Berikut adalah kesaksian salah seorang ibu, Meyti Ngantun yang telah merasakan khasiat Sarang Semut sebagai obat kanker payudara.
Saya memeriksakan diri ke dokter internis dan divonis mengidap kanker payudara. Oleh karena berkembang dengan cepat maka dokter mengajurkan supaya segera diangkat melalui operasi. Menurut dokter, itu satu-satunya jalan untuk mengatasinya.
Suatu ketika suami saya mendapat informasi tentang Sarang Semut. Ia meminta kepada saya untuk mencoba Sarang Semut dari Wamena. Katanya herbal tersebut sangat ampuh mengobati berbagai penyakit, termasuk untuk pengobatan kanker dan tumor. Saya pun mulai mencoba meminumnya. Karena saya bertekad ingin sembuh maka saya rajin mengonsumsinya setiap sehari.
Tiga hari kemudian saya mulai merasa tidak begitu sakit lagi dan saya bertekad terus mengonsumsinya. Seminggu kemudian rasa sakit sudah sangat berkurang dan benjolannya sudah agak lembek. Pada minggu ketiga di suatu pagi saya kaget dengan adanya cairan berwarna kekuning-kuningan keluar di atas puting saya dan cairan tersebut secara terus-menerus keluar dalam beberapa hari. Saya masih terus mengonsumsi Sarang Semut agar bisa sembuh benar dan temyata luka lubang yang mengeluarkan cairan tersebut tertutup sendiri dan lukanya sembuh.
Saya sangat lega dan bahagia karena saya sudah merasa sembuh berkat Sarang Semut. Kesembuhan ini terasa hingga kini. Sudah beberapa tahun ini tidak ada masalah lagi hingga saya melahirkan anak kami yang kedua. Bahkan, produksi ASI saya lancar-lancar saja dan normal sebagaimana biasa.
Respon positif lain dari para pengguna Sarang Semut juga terlihat dari komentar Hendro Saputro yang telah memperkenalkan Sarang Semut sebagai tanaman obat sejak tahun 2001. Dalam Majalah Natural, ia mengungkapkan bahwa mereka yang mengonsumsi Sarang Semut banyak yang mendapatkan kesembuhan yang benar-benar tuntas, seperti pada kanker otak, kanker rahim, dan kanker prostat. "Rata-rata yang meminum rebusan Sarang Semut dan mendapatkan hasil setelah seminggu bahkan ada yang 3 hari sudah terlihat hasilnya".
Khasiat positif tersebut juga dirasakan para penderita kanker yang menjadi pengguna Kapsul Mecodia yaitu produk ekstrak Sarang Semut dari Deherba.Com, rata-rata melaporkan sudah mulai merasakan khasiat setelah menggunakannya selama 1-2 bulan saja!
Bahkan banyak pelanggan yang sudah menjalani pengobatan medis dengan obat-obat kimia, juga memadukannya dengan Mecodia, dan merasakan proses kesembuhan yang lebih cepat dari pada sebelumnya. Hal ini cocok dengan komentar Dr Dewata yang dimuat di Majalah Trubus, "Pasien yang memadukan antioksidan dan obat kimia dokter lebih cepat sembuh daripada hanya menggunakan obat kimia."
Ada juga yang sudah menggunakan herbal antikanker lainnya seperti Noni Juice, dan Keladitikus, kemudian dikombinasikan dengan Sarang Semut dan merasakan hasil yang sama, dimana proses kesembuhan berangsur-angsur lebih cepat terasa!
Tentu saja herbal Sarang Semut ini dapat dijadikan salah satu pilihan terbaik sebagai obat kanker payudara, bukan hanya karena faktor ekonomis, tapi juga dalam beberapa kasus kesembuhan dapat diperoleh tanpa harus melalui proses pengobatan melelahkan dan menyakitkan, pembedahan, kemoterapi, dan tanpa harus mengalami berbagai efek samping negatif lainnya akibat pengobatan medis. Dan mengingat penelitian ilmiahnya masih sedikit, tidak menutup kemungkinan kedepan nanti akan ditemukan zat-zat aktif lainnya yang terkandung dalam Sarang Semut yang dapat lebih menjelaskan cara 'ajaib' herbal ini dapat memunahkan kanker dengan cepat dan tuntas.
Baca juga artikel kami lainnya tentang Obat Kanker Prostat.
Kunyit Putih (Curcuma zedoaria) telah lama dikenal luas oleh masyarakat dalam khasiatnya sebagai anti kanker dan tumor yang efektif. Selain untuk penyembuhan dan pencegahan kanker, Kunyit Putih juga efektif mengatasi berbagai masalah kewanitaan seperti keputihan dan nyeri Haid.
Manfaat Kunyit Putih banyak sekali, penelitian sudah dilakukan diluar dan di dalam negeri dengan uji farmakologi, toksikologi pada binatang hingga uji klinis manfaat ekstrak Kunyit Putih untuk terapi kanker.
Di Jawa, Kunyit Putih biasanya digunakan untuk penurun demam dan peluruh keringat, sedangkan di Dayak untuk mengobati batuk darah dan keracunan makanan. Untuk wanita yang sedang menjalani masa nifas, Kunyit Putih berperan sebagai pembersih.
Kunyit Putih juga bisa dikunyah sebagai pengurang bau nafas. Rebusannya bisa mengobati sakit gigi, pencernaan dan masuk angin. Untuk pengobatan penyakit kanker dan tumor.
Dari hasil penelitian Chan Minyi bersama rekan-rekannya dalam bukunya Anti Cancer Medical Herbs, Curcuma Zedoaria mempunyai efektifitas tinggi untuk mengatasi kanker & tumor. Mengenai kandungan aktif dalam Kunyit Putih, hasil penelitian American Institute Cancer Report (New York Time) 1 Juni 1999 dan juga oleh pakar Fakultas Farmasi ataupun PAU Bioteknologi serta PPOT UGM Yogyakarta menyatakan bahwa Kunyit Putih mengandung:
Dengan kandungan aktif yang dimilikinya, Curcuma zeodaria dapat menyembuhkan Kanker dan Tumor, Maag, Ambeien, Radang tenggorokan, Radang hati, Bronkhitis, Amandel, Nyeri haid, Keputihan, Jerawat, Bisul, Diabetes, dan Asma, Darah tinggi, Stroke, Sakit Jantung, Asam urat, serta menurunkan Kolesterol.
Namun, Kunyit Putih sebaiknya tidak digunakan pada masa kehamilan karena dapat mengakibatkan keguguran. Efek samping penggunaan pada bulan pertama meliputi sering buang air, pening dan timbulnya rasa lemas. Untuk mengurangi pening dan rasa lemas, pengguna Kunyit Putih disarankan mengonsumsi makanan yang bergizi dan vitamin secara teratur serta tidak kurang minum air putih.
Kunyit Putih sebaiknya dikombinasikan penggunaannya dengan tanaman obat lain untuk mendapatkan nilai sinergis dalam pengobatan kanker dan untuk mengurangi efek samping yang ditimbulkannya, misalnya, dengan Sarang Semut - herbal asal Papua - yang memiliki khasiat serupa dalam pengobatan penyakit.
Kunjungi halaman Sarang Semut Tumpas Berbagai Penyakit Berat untuk mengetahui khasiat apa saja yang dimiliki Sarang Semut dalam menumpas berbagai penyakit dan bagaimana para penggunanya menyatakan kepuasannya dalam mengonsumsi Sarang Semut!
|
Awalnya terdeteksinya penyakit ini ketika saya melakukan general medical check up pada akhir Oktober 2010 di salah satu rumah sakit di Jakarta Selatan. Dari hasil lab, diketahui bahwa jumlah leukosit saya sangat tinggi bahkan beberapa minggu pemeriksaan setelah itu hampir mencapai 37 dimana batas normalnya adalah 11. Sebaliknya HB rendah di bawah normal. Saya juga terdeteksi memiliki banyak sel promielosit hipo granular hingga 50 persen. Sesuai dengan rekomendasi dokter spesialist penyakit ini saya diharuskan menjalani kemoterapi segera. Bersamaan dengan itu, saya memutuskan untuk mencari alternatif pengobatan terlebih dahulu. Beberapa tempat dan metode sudah dikonsultasi namun belum dilaksanakan, kecuali mengkonsumsi Sarang Semut dari Deherba.com secara rutin 3 x 2 kapsul sehari, sejak akhir November 2010. Saya juga mengubah pola makan saya sehari-hari. Dalam waktu kurang dari 2 bulan, leukosit saya turun menjadi 19. Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT, dan berkat do’a semua keluarga dan teman-teman, pada bulan-bulan berikutnya Leukosit saya semakin turun, di mana pada bulan Pebruari 2011 setelah pemakaian Sarang Semut selama 3 bulan, Leukosit saya kembali di range normal. Saat ini hasil lab terkait Leukosit, HB, trombosit, blas serta lainnya sudah stabil. Sesuai dengan saran dokter, saya tetap melakukan kontrol rutin 3 bulan sekali. Dan Sarang Semut juga tetap saya konsumsi dengan dosis cukup 2x2 kapsul sehari. Sejak saya didiagnosa Leukemia, hingga Maret 2012 saya sudah menjalani pemeriksaan hematology lab darah secara rutin minimal 16 kali yang seluruh datanya masih saya simpan di mana memang terlihat perkembangan perbaikan kesehatan saya. Semoga saya benar-benar sembuh dari penyakit saya ini dan pengalaman ini bisa menjadi informasi yang berharga buat siapa saja yang sedang mengalami penyakit yang sama dan bisa menjadi pilihan alternatif untuk kesembuhannya, Amin." |
|
Untuk maag, memang sudah lama diderita istri saya sejak dia berumur 22 tahun. Puncaknya ialah saat mengidam di kehamilan kedua pada tahun 1991. Ususnya dipotong kurang lebih 10 cm karena mengalami pembusukan. Pasca operasi sampai saat sebelum mengonsumsi Sarang Semut, pengaturan pola makan betul-betul sangat diperhatikan karena telat makan sedikit saja ataupun salah makan, sakit maag-nya akan kambuh. Buah saja bisa dikatakan pantang kecuali pisang dan obat dokter yang dikonsumsi Mylanta tablet. Sedangkan nyeri punggung dan tulang belakang hampir setiap hari dirasakan setelah kegiatan menyetrika. Biasanya, kami obati dengan Voltaren salep. Setiap hari kami juga mengonsumsi Sangobion dan terkadang Formaton formula saat datang bulan. Jika tidak dibantu obat-obat tersebut, sudah dipastikan bahwa pusing dan kelelahan akan menghampiri. Sekitar setahun lalu, terdapat benjolan kecil di dahi yang sangat mengganggu dan tidak enak dilihat. Makin lama, benjolan tersebut makin melebar dan berwarna kehitaman. Kami sudah memeriksakan ke 2 dokter kulit dengan diagnosa yang sama yakni kanker kulit ringan dan penanganannya harus dioperasi. Kebetulan mertua saya mengalami penyakit yang sama yaitu kanker kulit di dahi, yang juga dianjurkan untuk melakukan operasi oleh dokter. Namun, mengingat usia beliau yang sudah cukup tua, hal tersebut tidak ingin dilakukan. Sehingga ia mencari pengobatan kanker kulit alternatif dan menemukan informasi di internet tentang obat Sarang Semut dari Deherba.com, beliau pun memberitahukannya kepada kami, maka baik mertua maupun istri saya mencoba mengonsumsinya. Mulai tanggal 2 Februari 2011, kami memesan 2 botol obat Sarang Semut dan keesokan harinya sudah tiba di tempat kami. Kami langsung mengonsumsinya dengan dosis 3x2 kapsul tiap hari. Setelah penggunaan 2 botol saja, perubahan signifikan sudah mulai terlihat maka kami lanjutkan memesan 4 botol lagi. Setelah pemakaian 6 botol, perubahan yang dirasakan benar-benar nyata. Benjolan di dahi mengering, mengelupas, dan tidak membesar lagi. Sakit maagnya pun sembuh total dan tidak pernah kambuh lagi dan yang paling menggembirakan, bisa bebas mengonsumsi makanan atau buah seperti jeruk, nanas, apel, pepaya, maupun nangka yang selama ini sangat pantang dikonsumsi oleh istri saya. Begitu pula nyeri tulang punggung yang dideritanya sudah tidak pernah menghampiri lagi. Sekarang, staminanya sangat baik. Tidak gampang lelah dan nafsu makan juga sangat baik. Dengan mengonsumsi Sarang Semut dari Deherba.com, semua keluhan penyakit istri saya perlahan sembuh. Kami juga bisa berhemat karena sudah tidak lagi mengonsumsi obat kimia seperti Mylanta, Voltaren, Sangobion, dan Formaton dan Sangat menggembirakan bahwa istri saya tidak perlu dioperasi untuk mengobati kanker kulitnya." |
|
Sebelum operasi, beliau mengonsumsi Sarang Semut selama 2 bulan dan kurang lebih 2 bulan setelah operasi pun beliau terus mengonsumsi Sarang Semut. Setelah pemeriksaan di laboratorium dilakukan, sel kanker dinyatakan sudah hilang! Padahal seringkali ditemui bahkan setelah menjalani operasi, sel kanker dapat berkembang lagi, namun berkat Sarang Semut dari deherba.com, sel kanker dapat hilang dengan tuntas. Alhamdulillah usaha kami melawan kanker serviks berhasil. Semoga pengalaman ini bisa mengingatkan orang-orang agar lebih teliti dalam memilih obat yang tepat untuk penyakit yang dialaminya." |
|
Setelah mengonsumsi Sarang Semut selama 1 bulan dengan aturan pakai yang dianjurkan, saya melihat perubahan yang luar biasa pada ibu saya. Nafsu makan dan berat badannya meningkat. Wajahnya pun sudah tidak pucat lagi. Karena itu, saya lanjutkan pengobatan dengan Sarang Semut ini. Sesuai anjuran dokter, saya melakukan tes darah lagi dan hasil test darah menunjukkan bahwa ada perubahan yang mengarah pada perbaikan fungsi hati ibu saya. Saya sangat bersyukur menemukan Sarang Semut ini untuk membantu kesehatan ibu saya. Saya berharap kesehatan ibu saya bisa tetap stabil." |
|
Akhirnya saya di temani suami pergi memeriksakan diri ke dokter, setelah di periksa, dokter mengatakan sepertinya ini mengarah ke gejala kanker payudara. Dokter menyarankan untuk dibedah saja. Sepulang ke rumah, saya dan suami berdiskusi, akhirnya kami memutuskan untuk mencoba pengobatan alternatif. Saya sempat mencoba Xamptone, tapi setelah saya konsumsi tidak ada perubahan yang berarti pada diri saya. Akhirnya suami mencoba mencari lagi obat herbal yang lain melalui browsing di internet dan menemukan situs www.deherba.com. Suami saya pun segera menelpon dan membeli paket Sarang Semut Sebanyak 4 botol (paket 1 bulan) dan mulai mengonsumsinya setiap hari. Di Luar dugaan saya dan suami , dalam waktu kurang dari sebulan benjolan benjolan yang menganggu di payudara saya sudah sebagian yang hilang dan sebagian lagi sudah mengecil. Sampai sekarang ini saya masih mengonsumsi Sarang Semut untuk menyempurnakan kesembuhan saya. Terima kasih herbal Sarang Semut! Saya sangat puas, karena saya bisa pulih tanpa perlu melewati meja operasi dan perawatan medis yang cukup menguras biaya dan stamina." |
|
Selang 18 bulan saya harus menjalani operasi ringan. Ada sobekan kecil didalam kantung prostat sehingga saya harus dijahit akibat aktifitas saya yang terlalu berat setelah operasi pertama. Sewaktu tes darah HB saya 7 dan ada benjolan cukup besar di ulu hati saya. Dokter sempat keheranan tapi mungkin dokter menduga bahwa hal tersebut akibat perdarahan sewaktu operasi prostat yang lalu dan dokter mengatakan bahwa benjolan di ulu hati saya disebabkan lever saya yang bengkak yang nanti akan normal kembali. Akhirnya, saya ditranfusi darah 5 labu sebelum menjalani operasi tsb. Sekitar 1.5 bulan sejak itu kondisi saya semakin parah. HB saya kembali turun drastis menjadi 4 dan benjolan semakin besar dan keras serta bertambah menjadi tiga yang letaknya berbeda-beda di seputar perut bagian kiri. Akhirnya, dokter curiga bahwa ada sesuatu di perut saya dan menyuruh saya melakukan USG, teryata hasilnya benar ada benjolan kecil dilambung dan akarnya sudah menjalar kemana-mana. Akhirnya setelah tranfusi darah sebanyak 7 labu, benjolan tersebut diangkat dan tes PA mengatakan benjolan tersebut ganas atau kanker stadium akhir, dokter mengatakan sudah tidak bisa diapa-apakan lagi termasuk dikemoterapi, dokter bilang hanya bisa membantu dengan obat penahan sakit dan obat tidur supaya saya tidak terlalu menderita. Anak saya mencoba berkonsultasi dengan dokter-dokter ahli kanker di Bandung dan Jakarta dan semua diagnosis yang diberikan sama. Ada beberapa dokter yang menyarankan obat alternatif Sarang Semut. Saya mendapat informasi bahwa Sarang Semut bisa menyembuhkan kanker dan sudah diakui dunia bahkan sudah diajukan ke WHO untuk diakui secara klinis sebagai obat kanker. Tadinya kami menyangka itu Sarang Semut biasa dan berhubung tidak tahu cara mengolahnya saya suruh anak saya mencari informasi. Anak saya mencarinya lewat Internet dan memberikan hasilnya pada saya, ternyata Sarang Semut itu nama tumbuhan dari Papua, banyak pilihan merk dan harga. Saya menjatuhkan pilihan ke Sarang Semut produksi deherba.com. Pertama karena harganya lebih murah dibanding yang lain dan kedua sewaktu konsultasi via Telepon dan sewaktu anak saya datang langsung ke kantor Deherba, dilayani oleh seseorang yang memang mengerti medis bukan hanya pedagang. Sepuluh hari pertama sakitnya luar biasa, hampir-hampir saya menghentikannya, tapi Alhamdulillah pihak Deherba selalu menanyakan keluhan dan perkembangan kondisi saya via SMS. Jadi saya tau itu kondisi yang normal, setelah lewat sekitar 10 hari sakitnya mulai mereda, dalam waktu sebulan kondisi saya mulai normal, bisa berjalan dan mulai enak makan, luka operasi pun sembuh dengan cepat sampai-sampai dokter keheranan dan bertanya berobat kemana. Sejak itu saya menghentikan obat dokter dan setelah dua bulan pemakaian, kondisi saya benar-benar normal saya bisa beraktifitas seperti biasa, tinggal lemas yang sangat kalau saya beraktifitas terlalu banyak, karena memang HB saya masih kurang tapi dokter tidak mengharuskan transfusi karena makan saya sudah normal dan perdarahan sudah berhenti. Melihat kondisi yang berangsur-angsur membaik, ini membuat dokter saya bertanya keheranan. Ya Alhamdullillah bagi saya, yang semula dokter tadinya sudah memvonis saya tinggal menunggu waktu, dan hanya bisa membantu dengan memberikan obat penawar sakit, tapi sekarang kondisi saya sudah sehat kembali. Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Deherba atas semua arahan dan bantuannya." |
|
Awalnya dokter mendiagnosis saya terkena penyakit kolesterol. Namun, akhirnya setelah beberapa kali ke rumah sakit, dokter menemukan bahwa kanker sudah menutup seluruh paru-paru sebelah kiri saya. Karena tidak ingin dikemoterapi, saya mencoba meminum Sarang Semut. Dosisnya 3 hari sekali. Hasilnya, tidak sampai sebulan energi saya kembali pulih. Batuk yang kerap muncul pada malam hari telah sirna. Yang menggembirakan hasil rontgen menunjukkan kabut yang menutupi paru-paru sebelah kiri kini tinggal seperenam. Dokter yang memeriksa saya pun terheran-heran dan meyakinkan saya bahwa kesembuhan panyakit kanker paru-paru yang saya derita bisa didapat secepatnya." |
Pengobatan Kanker Paru-paru, Mochammad Faizal. "Sejak bulan November 2008, saya divonis oleh dokter dari RS Fatmawati mengidap kanker paru-paru. Penyakit ini menyerang saya karena riwayat kehidupan saya yang kurang sehat. Saya dianjurkan dokter untuk menjalani berbagai macam terapi pengobatan, tetapi hal tersebut tidak saya lakukan karena keterbatasan ekonomi. Akhirnya, saya beralih pada pengobatan alternatif. Singkat cerita, sudah 3 tempat pengobatan alternatif yang telah saya kunjungi dengan berbagai ramuan obat dan jamu, juga dengan berbagai macam cara penyajiannya yang rumit. Alhasil, tetap saja tidak ada perubahan signifikan pada penyakit saya ini. Suatu hari, teman saya bercerita tentang khasiat 'Sarang Semut' dari Papua yang dapat menyembuhkan tumor dan bahkan kanker. Kemudian saya melakukan browsing di internet untuk mendapatkan informasi mengenai herbal tersebut. Dan saya menemukan sebuah situs yang menawarkan produk 'Sarang Semut', yaitu www.deherba.com. Saya pun mencoba mengonsumsi produk herbal tersebut selama kira-kira 3 bulan. Hasilnya, saya dapat merasakan perubahan yang positif pada diri saya! Dulu saya tidak kuat berdiri lama dan berjalan jauh, wajah saya pucat, kedua telapak kaki dan tangan saya sering kali terasa dingin. Setelah mengonsumsi Sarang Semut, Kini, saya sudah dapat berjalan jauh dan berdiri lama, wajah saya pun sudah tidak pucat lagi, kedua telapak kaki dan tangan saya juga sudah tidak terasa dingin lagi. Bahkan sekarang, saya sudah bisa mencari kerja lagi. Meskipun sudah lebih baik, saya tetap mengonsumsi "Sarang Semut" ini agar kondisi saya menjadi lebih baik lagi dan sembuh total, juga sebagai suplemen sehari-hari." |
Pengobatan Kanker Payudara, Meyti Ngantun. "Saya memeriksakan diri ke dokter internis dan divonis mengidap kanker payudara. Karena berkembang dengan cepat maka dokter mengajurkan supaya segera diangkat melalui operasi. Menurut dokter, itu satu-satunya jalan untuk mengatasinya. Suatu ketika suami saya mendapat informasi tentang Sarang Semut. Ia meminta kepada saya untuk mencoba Sarang Semut dari Wamena. Katanya herbal tersebut sangat ampuh mengobati berbagai penyakit, termasuk untuk pengobatan kanker dan tumor. Saya pun mulai mencoba meminumnya. Oleh karena saya bertekad ingin sembuh maka saya rajin mengonsumsinya setiap sehari. Tiga hari kemudian saya mulai merasa tidak begitu sakit lagi dan saya bertekad terus mengonsumsinya. Seminggu kemudian rasa sakit sudah sangat berkurang dan benjolannya sudah agak lembek. Pada minggu ketiga di suatu pagi saya kaget dengan adanya cairan berwarna kekuning-kuningan keluar di atas puting saya dan cairan tersebut secara terus-menerus keluar dalam beberapa hari. Saya masih terus mengonsumsi Sarang Semut agar bisa sembuh benar dan ternyata luka lubang yang mengeluarkan cairan tersebut tertutup sendiri dan lukanya sembuh. Saya sangat lega dan bahagia karena saya sudah merasa sembuh berkat Sarang Semut. Kesembuhan ini terasa hingga kini. Sudah beberapa tahun ini tidak ada masalah lagi hingga saya melahirkan anak kami yang kedua. Bahkan, produksi ASI saya lancar-lancar saja dan normal sebagaimana biasa." |
Pengobatan Tumor Paru-Paru, Ir. Hamir Hamid. "Nama saya Ir. Hamir Hamid, usia 74 tahun berasal dari Jakarta. Pada tanggal 5 Juni 2007 melalui hasil rontgen torax & CT Scan, beberapa orang dokter Ahli yaitu dr. Jose Rusma, dr. Nilwan Arif (spesialis Paru), dr. Refni & Cecilia (dari R.S. Fatmawati) telah menyatakan bahwa saya mengidap tumor di paru-paru. Para dokter menganjurkan untuk melakukan biopsi serta beberapa pemeriksaan lainnya yang berkaitan dengan penyakit saya. Pada saat yang bersamaan, melalui informasi dari www.deherba.com, menantu saya, Ir. Datta Iradian mengusulkan untuk mencoba melakukan pengobatan tumor saya dengan mengonsumsi obat 'Sarang Semut Papua'. Maka sejak itu saya mulai mengonsumsi obat tersebut 3 x 2 kapsul sehari. Beberapa bulan berikutnya kembali dilakukan rontgen torax dan CT Scan, ternyata dari hasil pemeriksaan tersebut sudah tidak terdapat lagi tumor di paru-paru saya, hal ini membuat para dokter yang memvonis penyakit saya keheranan. Hingga saat ini saya masih mengonsumsi obat Sarang Semut Papua untuk proses penyembuhan lebih lanjut. Syukur Alhamdulilah berkat rahmat dan kasih sayang Allah SWT sebab melalui obat 'Sarang Semut Papua' ini penyakit saya dapat disembuhkan." |
Hipertensi dan Gangguan Fungsi Jantung, Diah Tobing - Jonggol, Bogor. "Saya menderita darah tinggi (Hipertensi) dan mengalami penebalan pembuluh darah sehingga mengganggu fungsi jantung. Dokter memberikan banyak macam obat kepada saya tapi reaksinya kurang memuaskan, harganya pun mahal. Setelah mencoba meminum Sarang Semut selama 1 bulan saja, badan terasa lebih enak, tidak mudah lelah, rasa nyeri pada jantung pun berkurang dan tekanan darah saya mulai stabil. Saya sudah mengonsumsi Sarang Semut selama kurang lebih 2 tahun dan akan terus menggunakannya." |
Penyumbatan Pembuluh Darah di Jantung, Nana Ardian - Bogor. "Saya mengalami penyumbatan pembuluh darah di jantung dan sudah berlangsung selama kurang lebih 5 bulan. Kemudian saya berkonsultasi ke dokter sekaligus menjalani berbagai terapi pengobatan. Sayangnya, belum ada perubahan yang memuaskan. Tak lama kemudian, saya berjumpa dengan salah seorang konsultan Deherba.com, sebuah situs yang menawarkan produk-produk herbal yang dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan. Beliau menyarankan saya untuk mencoba dan mengonsumsi salah satu herbal yakni "Sarang Semut" dari Papua. Saya pun mengikuti anjuran beliau. Alhamdulilah!!! Setelah saya meminum herbal Sarang Semut selama 1 minggu saja, saya dapat merasakan hasil yang memuaskan bagi kondisi kesehatan saya, nafas terasa lega dan tidak sesak lagi, rasa sakit yang mengikutinya juga hilang. Saya terus mengonsumsi produk Sarang Semut tersebut hingga sekarang." |
Benjolan Kelenjar Lemak, Ruth Damayanti - Bogor. "Saya mempunyai benjolan sebesar telur ayam dibagian ketiak saya, yang tadinya semakin membesar setiap hari. Benjolan ini sangat menggangu aktifitas saya sehari-hari sebagai seorang pelukis, karena setiap mengangkat tangan akan terasa sakit sekali diseluruh bagian lengan saya, dan urat-urat terasa menegang, bahkan saya tidak dapat merapatkan jemari saya satu sama lain. Setelah memeriksakan kondisi ini ke dokter, diberitahukan bahwa benjolan tersebut adalah kelenjar lemak dan pengobatannya dengan cara operasi. Namun, sebelum melakukan tindakan operasi saya mendapat informasi dari situs www.deherba.com bahwa herbal Sarang Semut dapat membantu menghilangkan berbagai benjolan-benjolan yang abnormal pada tubuh Saya pun mengambil paket satu bulan yang terdiri dari empat botol kapsul sarang semut (Mecodia) dan mulai mengonsumsinya setiap hari. Dan sungguh tidak terduga, belum sampai sebulan benjolan di ketiak saya sudah jauh mengecil dan terus mengecil. Sehingga sekarang aktifitas saya kembali berjalan lancar, saya bisa mengangkat kuas setinggi mungkin, tidak terasa lagi rasa sakitnya, jemari saya juga sudah bisa merapat lagi. Terima kasih herbal Sarang Semut!" |
|
Ketika memeriksakan diri ke dokter, dokter mengatakan saya harus dioperasi. Saya menolak untuk menjalani operasi karena merasa takut. Kemudian saya mencoba pengobatan alternatif pijat urat dan meminum berbagai jenis ramuan herbal, tetapi setelah sekian lama, saya sama sekali tidak melihat adanya perubahan yang berarti, yang ada benjolan malah bertambah bengkak dan terasa semakin sakit. Akhirnya, suami saya mencoba untuk browsing di internet untuk mencari herbal yang lain, dan menemukan situs www.deherba.com di Google. Lalu, suami saya pun memesan paket 1 bulan (4 botol). Sampai sekarang saya masih rutin mengonsumsi herbal tersebut. Terima Kasih Herbal Sarang Semut! |
|
Penyakit Jantung, Meyti Mangelep (40 Thn) - Jayapura, Papua. "Sudah sejak lama saya mengalami gangguan jantung. Setiap kali kaget atau mendengar berita-berita yang mengejutkan, jantung saya langsung berdebar-debar dan terasa nyeri seperti ada yang menusuk-nusuk, bahkan kadang kala agak terasa sakit di bagian jantung. Sudah beberapa kali saya memeriksakan diri ke dokter ahli jantung dan saya diberikan obat pencegah agar tidak mengalami serangan jantung. Namun, semua itu tidak banyak membantu dan tidak ada perubahan gangguan yang saya alami. Tiga setengah tahun yang lalu saya mendapatkan informasi dari teman bahwa ada sejenis ramuan obat yang bisa mengobati jantung saya. Ramuan itu namanya Sarang Semut. Saya pun membeli Sarang Semut tersebut untuk saya konsumsi dengan harapan bisa sehat kembali. Alangkah bahagianya saya, ternyata setelah tiga minggu secara terus-menerus meminum Sarang Semut, saya mengalami perubahan yang sangat besar, jantung saya tidak lagi berdebar-debar. Bahkan, rasa nyeri dan sakit pada jantung saya hilang. Sampai sekarang sudah lebih dari tiga tahun berlalu setelah saya mengonsumsi Sarang Semut. Tidak pernah lagi ada gangguan jantung seperti yang saya alami di masa lalu. Puji Tuhan saya sekarang sehat berkat Sarang Semut." |
|
Kanker Rahim, lbu Rini (65 Thn) - Jayapura, Papua. "Saya seorang ibu yang divonis oleh dokter telah mengidap kanker rahim. Namun, dokter menyarankan untuk tidak dioperasi karena alasan kondisi kesehatan saya yang sudah menurun akibat faktor umur. Namun, di sisi lain dokter juga menyampaikan kalau dibiarkan bibit kanker bisa berkembang dan menyebar. Dokter pun hanya merekomendasikan untuk mengonsumsi obat dokter. Oleh karena kurang puas, saya pun berusaha mencari alternatif lain. Atas saran dari saudara, saya pun mengonsumsi Sarang Semut. Ternyata, setelah 2 bulan mengonsumsi Sarang Semut setiap hari, kanker saya ternyata mengecil. Bahkan, saya memeriksakan kembali ke dokter, sungguh luar biasa, kanker di rahim telah hilang sama sekali." |
|
Tumor dan Gangguan Paru-Paru, Mona Pangkey (32 Thn) - Jayapura, Papua. "Saya sudah keliling periksa dari dokter ke dokter dan diberi berbagai obat. Tidak hanya itu, sudah banyak uang yang saya habiskan, tetapi tidak ada perubahan yang berarti. Begitu pula dengan ramuan obat alternatif lainnya, saya sudah mencobanya, tetap saja tidak bisa tertolong. Selain gangguan pada rahang, saya juga sebenarnya gangguan atau flek paru-paru sehingga sering batuk-batuk. Saya sangat khawatir dan gelisah karena saya sudah berkeluarga dan mempunyai seorang anak yang masih kecil. Sejak suami saya mendengar tentang khasiat tanaman Sarang Semut yang beredar di Jayapura, dia pun menyuruh saya mencoba meminumnya. Setelah saya mencoba meminumnya untuk beberapa hari, ternyata ada perubahan. Rasa sakit yang sering timbul kini mulai berkurang, batuk saya pun mereda. Akhirnya, saya pun terus mengonsumsinya hingga lebih dari satu bulan. Hasilnya sungguh di luar dugaan saya. Benjolan di rahang saya lenyap total. Flek di paru-paru pun hilang dan saya tidak pernah batuk lagi. Saya merasa penasaran dengan kenyataan ini. Saya pun pergi lagi memeriksakan diri ke dokter dan ternyata dokter mengatakan bahwa saya sudah sembuh. Dokter pun heran dan menanyakan obat yang saya konsumsi. Menurut dokter, selama ini pasien-pasiennya dengan penyakit yang sama tidak pernah bisa sembuh secepat yang saya alami. Saya sangat bersyukur dapat disembuhkan berkat Sarang Semut. Hingga kini saya tetap sehat dan bahagia bersama keluarga." |
|
Tumor di Leher, Agnes Horoni (40 Thn) - Jayapura, Papua. "Saya seorang karyawati asal Sulawesi Utara yang bekerja di sebuah perusahaan swasta di Jayapura. Selama di Jayapura saya mengalami benjolan di bagian leher sebelah kanan pada tiga tahun yang lampau. Benjolan tersebut tumbuh secara cepat hingga sudah sebesar kelereng. Saya pun memeriksakan ke dokter ahli. Dokter pun berkesimpulan bahwa yang tumbuh di leher saya adalah sejenis tumor yang bisa berkembang terus. Ia pun menganjurkan supaya segera dioperasi saja. Oleh karena saya merasa sangat khawatir dengan benjolan tersebut maka saya memutuskan supaya dioperasi saja sesuai anjuran dokter. Oleh dokter telah ditetapkan hari dan tanggal operasi. Untuk itu, sebelumnya saya menyampaikan kepada pimpinan saya, di mana saat itu pimpinan saya menganjurkan supaya jangan terburu-buru untuk dioperasi. Pimpinan saya menganjurkan supaya saya mencoba meminum jamu Sarang Semut yang menurutnya sangat berkhasiat untuk mengobati benjolan saya tersebut. Akan tetapi, suami saya menyarankan untuk tetap dioperasi karena sudah janji waktu dengan dokternya. Selama tiga minggu setelah dioperasi saya merasa aman dan tenang-tenang saja. Akan tetapi, tiba-tiba pada minggu berikutnya saya merasa tempat bekas operasi ada benjolan baru yang mulai tumbuh kembali dan berkembang secara cepat. Hal ini saya sampaikan kepada pimpinan saya dan pimpinan saya menganjurkan kembali untuk mencoba meminum jamu Sarang Semut. Akhirnya, saya pun menurutinya. Saya memulai meminum Sarang Semut dengan takaran 3 kali sehari selama satu bulan. Ternyata secara berangsur-angsur benjolan tersebut mengecil hingga akhirnya lenyap sama sekali. Bahkan, bekas sayatan pisau operasi pun tidak tampak sama sekali. Rupanya Sarang Semut benar-benar sangat dahsyat. Saya sangat bersyukur bahwa dalam beberapa tahun ini sudah tidak ada lagi gangguan dengan benjolan tersebut. Puji Tuhan saya sudah benar-benar sehat berkat Sarang Semut." |
|
Ambeien (Wasir), Bapak Hendra (68 Thn) - Jayapura. "Saya sudah mengalami ambeien sejak 48 tahun yang lalu. Selama ini untuk mengobati penyakit tersebut saya mengonsumsi obat dokter. Namun, hasilnya tidak begitu baik. Tidak hanya itu, semua jenis pengobatan alternatif pun sudah saya coba, tetapi hasilnya juga kurang memuaskan. Hingga pada suatu hari, saudara saya menyarankan untuk mengonsumsi Sarang Semut. Saya pun mulai mencoba mengonsumsinya. Sesuai dosis rekomendasi pada kemasannya, saya pun mengikutinya. Setelah mengonsumsinya beberapa hari, ambeien saya mengecil. Saya pun terus mengonsumsi Sarang Semut terus-menerus selama 2 bulan. Hasilnya, ambeien saya yang selama 40 tahun menyiksa kini hilang sama sekali dan tidak pernah muncul lagi." |
|
Melancarkan dan Meningkatkan ASI, Tri Wayat Turyanti (34 Thn) - Sentani, Jayapura-Papua. "Saya seorang ibu asal Jawa Tengah, dan suami saya berwiraswasta dan bertempat tinggal di Sentani, Jayapura. Kami dikaruniai tiga orang anak, anak pertama laki-laki dan anak kedua adalah kembar, kedua-duanya laki-laki. Saat melahirkan prosesnya berjalan normal dan sehat-sehat saja. Hanya saja setelah melahirkan kedua bayiku itu, saya mengalami kekurangan ASI. Padahal saya sangat berkeinginan untuk memberi ASI secukupnya kepada kedua bayiku sekurang-kurangnya untuk beberapa bulan ke depan. Saya berusaha mencari makanan tambahan untuk bisa meningkatkan air susu, tetapi tidak banyak tertolong sehingga terpaksa saya harus mencukupi kebutuhan ASI untuk mereka dengan memberikan tambahan susu bubuk. Pada suatu hari saya mendapatkan kiriman paket dari saudara di Wamena yang di dalamnya berisi Sarang Semut. Sarang Semut tersebut katanya dapat mempercepat pemulihan kesehatan ibu yang baru melahirkan dan juga untuk meningkatkan stamina. Saya kemudian mencoba untuk meminumnya sesuai dengan keterangan yang terdapat dalam kemasannya, yaitu 2 kali sehari. Ternyata setelah beberapa hari mengonsumsinya, saya merasa kesehatanku lebih baik dan tidak mengalami pegal-pegal. Perubahan yang luar biasa saya rasakan adalah produksi ASI-ku bertambah banyak, bahkan dapat mencukupi kebutuhan kedua bayiku. Ini adalah hal yang luar biasa dan sangat menggembirakan hati saya. Ternyata Sarang Semut sangat ampuh meningkatkan produksi ASI. Di samping itu, dengan memberikan ASI, kedua bayiku sangat sehat dan berkembang dengan baik." |
|
Nyeri Punggung, Ibu Maria (32 Thn) - Jakarta Utara. "Saya mengidap skoliosis (tulang punggung bengkok). Setiap hari saya merasa nyeri dan pegal di sekitar tulang punggung saya. Saya sudah mencoba berbagai terapi dan olah raga renang. Namun, tidak banyak membantu. Berkat saran dari teman, saya mencoba mengonsumsi Sarang Semut. Ternyata setelah meminum hasil rebusan Sarang Semut selama 10 hari, rasa pegal dan nyeri hilang. Bahkan, hingga sekarang rasa nyeri itu tidak pernah terasa kembali. Sungguh luar biasa khasiat Sarang Semut." |
|
Alergi (Bersin-bersin dan Keluar Ingus), Bryan (4 Thn) - Perumahan Citra, Jakarta Barat. "Anak saya namanya Bryan dengan umur 4 tahun. Hampir setiap pagi saat bangun tidur, anak saya selalu bersin-bersin. Bahkan, setiap kali bersin mengeluarkan ingus yang berwarna hijau kental. Karena khawatir akan perkembangan kesehatannya, saya pun memutuskan untuk membawanya ke dokter. Saat memeriksakannya, dokter mengatakan kalau anak saya itu alergi. Dokter pun memberikan resep obat. Setelah beberapa hari ternyata anak saya tetap bersin-bersin, tidak ada perubahan. Berkat saran dari saudara yang mengetahui ada sejenis jamu yang disebut Sarang Semut bisa mengatasi penyakit anak saya tersebut. Saya pun berusaha mencari jamu tersebut. Setelah mendapatkannya, saya pun memberikan kepada anak saya untuk diminum. Setelah ia mengonsumsinya selama 4 hari, ternyata hasilnya diluar dugaan saya, anak saya tidak pernah lagi bersin-bersin jika bangun tidur dan tidak mengeluarkan ingus lagi." |
|
Meningkatkan Gairah Seksual, Bapak Sarto (38 Thn) - Jayapura. "Belakangan ini saya mengalami penurunan aktivitas seksual sehingga saya merasa terganggu. Istri saya pun merasakan dampaknya. Sebenarnya saya sudah mencoba mengonsumsi ramuan tradisional, tetapi hasilnya kurang maksimal. Berkat saran teman, saya pun mengonsumsi jamu Sarang Semut. Hanya mengonsumsi selama 1 minggu berturut-turut dengan dosis 2 kali sehari, ternyata gairah seksual saya kembali normal, bahkan meningkat." |
|
Penyakit Prostat, Sakban - Deli Serdang, Sumatera Utara. "Sebelum saya mengonsumsi obat ini, saya sedang menderita penyakit susah buang air besar (Sulit BAB) dan sulit buang air kecil (Sulit BAK). Setelah saya konsultasi dan memeriksakan diri ke dokter, saya didiagnosa mengidap penyakit prostat. Kemudian, saya diberikan resep obat oleh dokter namun, pengaruhnya sangat sedikit. Maka, saya mencari obat alternatif berupa ramuan herbal. Saya suruh anak saya mencari informasi di internet tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan penyakit saya dan kemudian ditemukanlah obat Sarang Semut ini. Setelah mengonsumsi obat ini selama 3 bulan, saya mulai merasakan perubahan. Buang air kecil kembali normal, begitu juga dengan buang air besar. Badan juga semakin fit dan aktifitas pun lancar. Saya tidak merasakan efek samping sedikit pun selama saya mengonsumsi obat ini." |
(Sumber: www.deherba.com & Buku "Gempur Penyakit dengan Sarang Semut" Penulis Dr. Ir. Ahkam Subroto, Hendro Saputro)