Sabtu, 15 Januari 2011 07:00

Pengobatan Kanker Lambung

pengobatan-kanker-lambung

Sejauh ini, penderita kanker lambung di Indonesia kebanyakan berusia di atas 45 tahun dan sering terjadi pada laki-laki.

Seperti jenis kanker lainnya, penyebab kanker lambung belum diketahui secara pasti tetapi selalu berhubungan dengan tukak lambung, peradangan pada lambung yang disertai penyusutan lambung atau faktor genetik.

Dari hasil penelitian, terdapat hubungan antara kanker lambung dengan makanan yang sering dikonsumsi.

Gejala-Gejala Kanker Lambung

Berikut adalah gejala-gejala yang umum yang timbul pada penderita kanker lambung.

  • Perut terasa kembung.
  • Sesudah makan perut terasa penuh.
  • Anemia dan cepat lelah.
  • Berat badan menurun.

Jangan menunda untuk mengambil langkah-langkah penting apabila gejala-gejala yang disebutkan di atas sudah terlihat. Semakin cepat diobati semakin besar harapan untuk sembuh.

Pilihan Pengobatan Kanker Lambung

Selain secara medis, pengobatan kanker lambung juga dapat dilakukan dengan penggunaan obat kanker alami. Sarang Semut telah dimanfaatkan oleh banyak orang sebagai salah satu alternatif pengobatan kanker lambung. Mengapa demikian?

Karena khasiatnya yang luar biasa menakjubkan dalam menumpas berbagai jenis penyakit mematikan termasuk kanker. Kalau begitu, kandungan apa dalam Sarang Semut yang membuatnya bisa begitu menyembuhkan berbagai jenis kanker dan tumor?

Dr M. Ahkam Subroto, Ahli Peneliti Utama dari Pusat Bioteknologi LIPI, mengungkapkan bahwa dengan limpahnya kandungan berbagai senyawa aktif penting seperti flavonoid, tanin, polifenol, dan berbagai mineral yang berguna sebagai antioksidan dan antikanker, Sarang Semut sangat tepat digunakan sebagai obat kanker dan tumor.

Tentang manfaat antioksidan dalam membantu tubuh menumpas kanker, Dr Mangestuti Agil Apt MS (Dosen Fakultas Farmasi Universitas Airlangga Surabaya) mengatakan, "Antioksidan bekerja melindungi sel-sel tubuh agar dapat menjalankan pekerjaan dengan baik. Kalau sel bekerja dengan baik, penyakit yang mengganggu fungsi sel seperti kanker pun dapat dicegah"

Flavonoid dalam Sarang Semut berguna sebagai antioksidan sehingga baik untuk mencegah dan membantu mengobati kanker, melindungi struktur sel, meningkatkan efektivitas vitamin C, antiinflamasi, dan sebagai antibiotik. Beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan tumor/kanker yang telah terungkap diantaranya:

  • Inaktivasi karsinogen 
    » Menonaktifkan zat aktif yang menjadi penyebab kanker.
  • Antiproliferasi
    » Menghambat proses perbanyakan sel abnormal pada kanker.
  • Penghambatan siklus sel
    » Pada kanker, terjadi kegagalan pengendalian dalam  siklus pembelahan sel. Dimana sel mengalami pembelahan secara cepat dan terus menerus. Flavonoid bekerja dengan menghambat siklus pembelahan sel yang abnormal (kanker) tersebut.
  • Induksi apoptosis dan diferensiasi
    » Merangsang proses bunuh diri sel kanker.
  • Inhibisi angiogenesis
    » Menghambat pembentukan pembuluh darah baru pada sel kanker yang berperan dalam menyediakan makanan/nutrisi bagi perkembangan sel kanker. Jika sel kanker tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, sel kanker akan mati.
  • Pembalikan resistensi multi-obat.
    » Flavonoid membantu tubuh terhindar dari resistensi/kebal terhadap obat-obat yang dikonsumsi.

Selain itu, Sarang Semut mengandung Tokoferol yang juga berefek sebagai antioksidan yang efektif. Menurut Prof Dr Elin Yulinah Sukandar, Guru Besar Farmasi ITB, kandungan tokoferol itu cukup tinggi. Tokoferol berfungsi sebagai antioksidan dan antikanker.

Ia menangkal serangan radikal bebas dengan cara antidegeneratif. Maka, kandungan senyawa ini juga merupakan salah satu senyawa yang memegang peranan penting dalam proses pengobatan kanker.

Penelitian menunjukkan bahwa alfa-tokoferol pada konsentrasi 12 ppm saja sudah dapat meredam radikal bebas hingga 96%. Sedangkan Sarang Semut kaya akan antioksidan tokoferol, sampai sekitar 313 ppm.

Hal ini membuat herbal ini dikenal memiliki reaksi yang cepat dalam membantu menumpas kanker, tumor, dan berbagai bentuk benjolan yang bisa menjadi tumor atau kanker karena pasti efektivitasnya dalam menangkal radikal bebas melebihi 96%. 

Dalam uji in vitro, Sarang Semut terbukti ampuh sebagai obat kanker. Keampuhan tersebut dibuktikan oleh Qui Kim Tran dari University National of Hochiminch City bersama rekan-rekannya dari Toyama Medical and Pharmaceutical UniversityYasuhiro Tezuka, Yuko Harimaya, dan Arjun Hari Banskota. 

Dalam penelitian tersebut, mereka menggunakan Sarang Semut berbobot 2-3 kg yang kemudian diekstrak dengan berbagai pelarut seperti air, methanol, dan campuran methanol-air. Mereka lantas menumbuhkan 3 sel kanker yang amat metastasis alias mudah menyebar ke bagian tubuh lain seperti kanker serviks, kanker paru, dan kanker usus.

Masing-masing hasil ekstraksi itu lalu diberikan kepada setiap sel kanker. Hasilnya ternyata sungguh menakjubkan! Sarang Semut mempunyai aktivitas antiproliferasi yang kuat!! Yang berarti menghambat penyebaran sel-sel kanker yang sangat cepat dan abnormal.

Pernyataan-pernyataan di atas selaras dengan respon positif dari para pengguna Sarang Semut. Hal ini terlihat dari pernyataan Hendro Saputro yang telah memperkenalkan Sarang Semut sebagai tanaman obat sejak tahun 2001.

Ia mengungkapkan bahwa mereka yang mengonsumsi herbal ini banyak yang mendapatkan kesembuhan yang benar-benar tuntas, seperti pada kanker otak, kanker rahim, dan kanker prostat. Dalam Majalah Natural, Ia berkomentar seperti berikut, "Rata-rata yang meminum rebusan Sarang Semut dan mendapatkan hasil setelah seminggu bahkan ada yang 3 hari sudah terlihat hasilnya".

Contoh nyata dari komentar tersebut telah dirasakan para pelanggan Mecodia kapsul (Produk ekstrak Sarang Semut) yang terkena kanker, rata-rata melaporkan sudah mulai merasakan khasiat hanya setelah menggunakan selama 1-2 bulan saja!

Bahkan banyak pelanggan yang sudah menjalani pengobatan medis dengan obat-obat kimia, juga memadukannya dengan Mecodia, dan merasakan proses kesembuhan yang lebih cepat dari pada sebelumnya. Hal ini cocok dengan komentar Dr Dewata yang dimuat di Majalah Trubus, "Pasien yang memadukan antioksidan dan obat kimia dokter lebih cepat sembuh daripada hanya menggunakan obat kimia."

Hasil yang sama juga dirasakan penderita kanker yang sudah menggunakan herbal anti kanker lainnya seperti Noni Juice dan Keladitikus, kemudian mengombinasikannya dengan Sarang Semut. Rata-rata menyatakan bahwa proses kesembuhan yang dirasakan berangsur-angsur lebih cepat terasa!

Berbagai penelitian dan hasil positif dari penggunaan Sarang Semut sebagai obat kanker alami, tentu saja membuat herbal Sarang Semut ini dapat dijadikan sebagai salah satu pilihan terbaik sebagai alternatif pengobatan kanker usus besar, bukan hanya karena faktor ekonomis, tapi dalam beberapa kasus kesembuhan juga dapat diperoleh tanpa harus melalui proses pengobatan yang seringkali dirasa melelahkan dan menyakitkan, pembedahan, kemoterapi, dan tanpa harus mengalami berbagai efek samping negatif lainnya akibat pengobatan medis.

Sarang Semut terbukti secara ilmiah sebagai obat kanker alami yang benar-benar ampuh. Banyak orang telah diyakinkan akan khasiatnya yang mengagumkan sehingga mencobanya dalam pengobatan kanker lambung. Sebagai salah satu pengobatan kanker lambung alternatif, Sarang Semut telah membantu banyak orang mendapatkan kesembuhan dengan cara yang murah dan aman.

Tanpa perlu melakukan operasi, kemoterapi, dan biopsi. Biasanya penderita kaker bisa memperoleh kesembuhan tanpa harus mengeluarkan banyak biaya, umumnya, setelah 1-2 bulan penggunaan, tubuh sudah dapat merasakan perubahan yang berarti, kanker berhenti menjalar dan mulai mengecil skalanya.

Baca juga artikel kami lainnya tentang Pengobatan Kanker Otak.

Senin, 11 April 2011 16:00

Obat Kanker Lambung

obat-kanker-lambung

Bagaimana pesaan Anda seandainya Anda divonis menderita kanker? Boleh jadi Anda merasa ragu, terkejut, takut, cemas, tidak berdaya. Namun, bukan saatnya bagi Anda untuk meratapi keadaan dan berdiam diri menanti ajal.

Apa yang harus Anda lakukan adalah memulai perjuangan melawan keganasan kanker. Bagaimana Anda dapat memulai langkah perjuangan Anda? Informasi yang akurat dibutuhkan para penderita kanker dan orang yang mengasihi mereka sehubungan dengan metode pengobatan apa yang tersedia dan efek samping apa yang mungkin terjadi.

Artikel ini akan menjelaskan kepada Anda pilihan pengobatan secara medis yang tersedia dan mengapa herbal Sarang Semut Papua adalah salah satu pilihan tepat sebagai obat kanker lambung.

Pilihan Obat Kanker Lambung

Selain secara medis, pengobatan kanker lambung juga dapat dilakukan dengan penggunaan obat kanker alami. Sarang Semut telah dimanfaatkan oleh banyak orang sebagai salah satu alternatif pengobatan kanker. Mengapa demikian?

Karena khasiatnya yang luar biasa menakjubkan dalam menumpas berbagai jenis penyakit mematikan termasuk kanker. Kalau begitu, kandungan apa dalam Sarang Semut yang membuatnya bisa begitu menyembuhkan berbagai jenis kanker dan tumor?

Dr M. Ahkam Subroto, Ahli Peneliti Utama dari Pusat Bioteknologi LIPI, mengungkapkan bahwa dengan limpahnya kandungan berbagai senyawa aktif penting seperti flavonoid, tanin, polifenol dan berbagai mineral yang berguna sebagai anti-oksidan dan anti-kanker, maka Sarang Semut sangat tepat digunakan sebagai obat kanker dan tumor.

Dr Mangestuti Agil Apt MS (Dosen Fakultas Farmasi Universitas Airlangga Surabaya) mengatakan, "Antioksidan itu melindungi sel-sel tubuh agar dapat menjalankan pekerjaan dengan baik. Kalau sel bekerja dengan baik, penyakit yang mengganggu fungsi sel seperti kanker pun dapat dicegah".

Flavonoid dalam Sarang Semut berguna sebagai antioksidan sehingga sangat baik untuk mencegah dan membantu mengobati kanker, melindungi struktur sel, meningkatkan efektivitas vitamin C, antiinflamasi, dan sebagai antibiotik.

Tokoferol yang terdapat dalam Sarang Semut mempunyai fungsi sebagai antioksidan yang efektif. Menurut Prof Dr Elin Yulinah Sukandar, Guru Besar Farmasi ITB, kandungan tokoferol dalam Sarang Semut itu cukup tinggi. Tokoferol berfungsi sebagai antioksidan dan antikanker yang menangkal serangan radikal bebas dengan cara antidegeneratif.

Penelitian menunjukkan bahwa alfa-tokoferol pada konsentrasi 12 ppm saja sudah dapat meredam radikal bebas hingga 96%. Sedangkan Sarang Semut kaya akan antioksidan tokoferol, sampai sekitar 313 ppm. Karena itu, persentasenya dalam meredam radikal bebas penyebab kanker pasti jauh lebih tinggi lagi. Maka tidak heran herbal ini dikenal memiliki reaksi yang kuat dalam membantu menumpas kanker, tumor, dan berbagai bentuk benjolan yang bisa menjadi tumor atau kanker.

Dalam uji in vitro, terbukti bahwa Sarang Semut ampuh sebagai obat kanker. Yang membuktikan keampuhan itu adalah Qui Kim Tran dari University National of Hochiminch City bersama koleganya Yasuhiro Tezuka, Yuko Harimaya, dan Arjun Hari Banskota. Semuanya bekerja di Toyama Medical and Pharmaceutical University.

Dalam penelitiannya ini, Qui Kim Tran menggunakan Sarang Semut berbobot 2-3 kg yang kemudian diekstrak dengan berbagai pelarut seperti air, methanol, dan campuran methanol-air. Mereka lantas menumbuhkan 3 sel kanker yang amat metastasis alias mudah menyebar ke bagian tubuh lain seperti kanker serviks, kanker paru, dan kanker usus.

Masing-masing hasil ekstraksi itu lalu diberikan kepada setiap jenis sel kanker. Hasilnya ternyata sungguh menakjubkan! Sarang Semut mempunyai aktivitas antiproliferasi yang kuat! Yang berarti menghambat penyebaran sel-sel kanker abnormal dengan sangat cepat.

Berbagai ketererangan di atas selaras dengan respon positif dari para pengguna Sarang Semut. Contohnya Hendro Saputro yang telah memperkenalkan Sarang Semut sebagai tanaman obat sejak tahun 2001 mengungkapkan bahwa mereka yang mengonsumsi herbal ini banyak yang mendapatkan kesembuhan yang benar-benar tuntas, seperti pada kasus kanker otak, kanker rahim, dan kanker prostat.

Ia berkomentar seperti yang dimuat dalam Majalah Natural bahwa "Rata-rata yang meminum rebusan Sarang Semut dan mendapatkan hasil setelah seminggu bahkan ada yang 3 hari sudah terlihat hasilnya".

Hal yang sama juga dirasakan para penderita kanker yang menggunakan Mecodia yaitu produk kaspsul ekstrak Sarang Semut dari Deherba.Com, rata-rata melaporkan bahwa mereka sudah mulai merasakan khasiat Sarang Semut hanya dalam waktu 1-2 bulan saja!

Bahkan banyak pelanggan yang sudah menjalani pengobatan medis dengan obat-obat kimia, juga memadukannya dengan Mecodia, dan merasakan proses kesembuhan yang lebih cepat dari pada sebelumnya. Hal ini cocok dengan komentar Dr Dewata yang dimuat di Majalah Trubus, "Pasien yang memadukan antioksidan dan obat kimia dokter lebih cepat sembuh daripada hanya menggunakan obat kimia."

Selain obat-obat medis, ada juga yang sudah mengombinasikan Sarang Semut dengan herbal anti kanker lainnya seperti Noni Juice dan Keladi Tikus dan merasakan hasil yang sama, dimana proses kesembuhan berangsur-angsur lebih cepat terasa!

Tentu saja herbal Sarang Semut ini bisa dijadikan salah satu pilihan terbaik sebagai obat kanker lambung, bukan hanya dari segi ekonomis, tapi juga dalam beberapa kasus kesembuhan dapat diperoleh tanpa harus melalui proses pengobatan yang melelahkan dan menyakitkan karena pembedahan dan kemoterapi atau metode pengobatan lainnya. Juga tanpa harus mengalami berbagai efek samping negatif lain yang diakibatkannya.

Baca juga artikel kami lainnya tentang Obat Kanker Otak.

Diterbitkan di Artikel Tentang Kanker