HOTLINE KONSULTASI HERBAL:
0812-8187-1234 | 0818-029-100-88
Senin-Jumat, pkl. 8.30-16.00 WIB

Tanaman Harendong Tanaman Harendong Google

Manfaat Tanaman Harendong

Apakah Anda tahu tanaman Harendong? Tanaman yang satu ini sangat mudah ditemukan terutama di kawasan perkampungan. Beberapa orang sering menjadikan Harendong sebagai lalapan nasi dan sambal karena rasanya yang enak dengan baunya yang khas. Tanaman yang juga dikenal dengan nama Senggani ini, biasanya tumbuh di kawasan yang mendapatkan sinar matahari yang cukup seperti lereng gunung, daerah semak belukar yang tidak terlalu rimbun, dan lainnya.

Harendong tumbuh pada ketinggian di atas 1.650 meter di atas permukaan air laut. Cirinya dapat dikenali dari fisiknya yang tegak, dengan ketinggian antara 0,5 sampai 4 meter, bersisik, memiliki banyak cabang, dan berambut.

Daunnya sendiri tunggal, memiliki tangkai, dan letaknya berhadapan bersilangan. Sedangkan, helai daunnya berbentuk bundar telur, ujungnya lancip, tepiannya rata, dan permukaannya berambut pendek. Buahnya yang masak tampak merekah dengan warna ungu kemerahan.

Komposisi kandungan kimia yang terdapat di dalam Harendong antara lain  berupa saponin, tanin dan flavonoid. Banyak penyakit yang bisa disembuhkan oleh tanaman Harendong, mulai dari hepatitis, diare, basiler, sariawan, haid yang berlebihan, perdarahan pada bagian rahim, keracunan, berak darah, wasir darah, sariawan, dan lainnya.

Bagian tanaman yang bisa dimakan ialah daun, buah, akar dan bijinya. Wow, ternyata cukup banyak juga ya penyakit yang bisa disembuhkan dengan tanaman Harendong ini.

Pemakaian Harendong untuk Berbagai Penyakit

Keputihan—Anda keputihan? Upaya penyembuhannya bisa dilakukan dengan tanaman Harendong. Anda cukup menyiapkan sebanyak 2 genggam daun Harendong, berikut Bangle dan Jahe seukuran ibu jari.

Cuci bersih dan kemudian potong-potong seperlunya. Kemudian, masukkan 3 gelas air dan juga satu sendok makan cuka. Lalu, rebuslah sampai akhirnya tersisa sekitar 2 gelas lagi.

Setelah airnya dingin, saringlah dan minum sebanyak 2 kali dalam sehari. Anda harus minum masing-masing satu gelas tiap kali. Jika Jahe atau Banglenya habis, maka Anda bisa menggantinya dengan 3 kuncup Cempaka dan 3 biji Pinang yang sudah tua.

Disentri Basiler—Jika Anda kebetulan sedang mengalami penyakit disentri yang tak kunjung sembuh, maka bisa coba diobati dengan menggunakan tanaman Harendong ini.

Cukup siapkan aseman dan daun Harendong secukupnya untuk direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa sekitar 1 gelas saja. Setelah air rebusan tersebut dingin, minumlah sekaligus. Lakukan hal tersebut sebanyak 2 kali dalam sehari.

Sariawan—Untuk mengobati penyakit sariawan, Anda juga bisa menggunakan daun Harendong yang dicuci sampai bersih. Kemudian, bilaslah dengan air matang. Setelah dibilas, kunyahlah daun Harendong dengan campuran sedikit garam dan telanlah.

Bisul—Pengobatan bisul juga bisa dilakukan dengan daun Harendong dengan cara merebusnya sampai air rebusannya tersisa sedikit. Nah, air rebusannya itu diminum, kemudian ampasnya dibubuhkan pada bisul. Lalu, balutlah supaya daunnya tidak tercerai-berai.

Diare—Untuk mengobati diare, Anda cukup menyiapkan daun Harendong muda 1 genggam, tiga lembar daun Sembung, dan buah Manggis sebanyak 5 gram saja. Semua bahan-bahan tersebut dicuci bersih dan kemudian rebuslah dengan air sebanyak 1 setengah gelas air bersih sampai akhirnya tersisa ½ gelas saja. Setelah airnya dingin, saringlah untuk kemudian diminum sebanyak 3 kali setiap harinya.

Menetralkan Racun—Siapkan daun Harendong sekitar 60 gram untuk direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan tinggal tersisa satu gelas saja. Setelah dingin, saringlah untuk diminum.

Itulah beberapa khasiat tanaman Harendong, yang ternyata cukup banyak juga. Anda boleh percaya atau tidak, boleh menggunakannya atau tidak, namun untuk membuktikan kebenaran khasiatnya, barangkali tidak ada salahnya untuk dicoba.

Log In or Register